Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Mutasi Pejabat Dinilai Wajar, Perak Kutim Ingatkan Jabatan Sekwan Harus Selektif

Mutasi Pejabat Dinilai Wajar, Perak Kutim Ingatkan Jabatan Sekwan Harus Selektif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Kebijakan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai hal wajar dalam dinamika birokrasi pemerintahan.

Ketua Pergerakan Rakyat Kutim (Perak), Sabaruddin, menegaskan mutasi bukanlah hal baru, melainkan bagian dari upaya memperbaiki sistem kerja agar pemerintahan berjalan lebih efektif.

“Mutasi itu hal yang sering terjadi, wajar, dan selalu ada di kalangan pemerintahan. Itu hak dari seorang pimpinan daerah, hak dari seorang kepala daerah, dan hak dari seorang bupati,” ujarnya saat diwawancarai media, Rabu (27/8/2025).

Ia menjelaskan, mutasi jabatan memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, meningkatkan kinerja aparatur dengan menempatkan pejabat yang tepat di posisi sesuai kapasitasnya. Kedua, memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan karier serta menambah pengalaman.

“Yang ketiga, mutasi itu juga untuk rotasi jabatan. Tujuannya supaya tidak stagnan, ada penyegaran, sekaligus meningkatkan kemampuan pejabat dalam mengemban tugas,” tambahnya.

Sabaruddin meyakini keputusan Bupati dan Wakil Bupati Kutim dalam menentukan pejabat telah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, setiap pejabat yang dilantik sudah melewati proses panjang sebelum akhirnya dipercaya menduduki jabatan tertentu.

“Kami yakin mutasi ini sudah digodok dengan baik. Orang-orang yang diberi amanah tentu merupakan yang terbaik di kalangan ASN Kutim. Pejabat juga harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kapasitas dan keahliannya,” ucapnya.

Meski demikian, Perak Kutim tetap mengingatkan agar pemerintah daerah selektif dalam menempatkan pejabat, terutama pada posisi strategis. Salah satunya adalah jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kutim yang kini menjadi sorotan publik.

Menurutnya, posisi Sekwan sangat krusial karena berperan sebagai penghubung komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Seorang Sekwan dituntut memiliki kapasitas tinggi agar koordinasi dua arah bisa terjaga, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan seimbang dan kondusif.

“Sekwan itu harus punya kapasitas lebih. Ia harus mampu menjembatani dua kepentingan, eksekutif dan legislatif. Kalau orangnya tidak tepat, koordinasi bisa tersendat, bahkan berpotensi mengganggu agenda penting DPRD,” tegasnya.

Ia mencontohkan, kisruh yang muncul belakangan ini tak lepas dari persoalan penempatan Sekwan yang dinilai belum sesuai harapan. Padahal, kata dia, seluruh kepentingan rakyat Kutim pada akhirnya bermuara di DPRD.

“Kalau Sekwan tidak mampu menjadi penghubung, yang rugi adalah rakyat. Sebab, banyak agenda DPRD yang menyangkut kepentingan masyarakat bisa terhambat,” tuturnya.

Kendati demikian, Sabaruddin menegaskan Perak Kutim tetap mendukung langkah pemerintah daerah sepanjang dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi.

“Kami tidak menyepelekan jabatan lain. Semua jabatan yang terkena mutasi harus diisi orang kompeten. Tapi Sekwan ini paling riskan karena posisinya sangat strategis,” ujarnya lagi.

Menutup pernyataannya, Sabaruddin meminta semua pihak tidak lagi memperpanjang polemik mutasi. Menurutnya, masyarakat lebih membutuhkan pembangunan nyata dibanding kisruh politik yang berkepanjangan.

“Sudahlah, hentikan kisruh ini. Rakyat hanya butuh pembangunan dan kerja nyata. DPRD juga harus kembali fokus pada tugas dan tanggung jawabnya. Harapan kami, Kutim bisa maju, hebat, dan sejahtera sesuai visi bupati dan wakil bupati,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zona Merah COVID-19 di Kaltim, Hanya di Kota Balikpapan

    Zona Merah COVID-19 di Kaltim, Hanya di Kota Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Kondisi perkembangan kasus COVID-19 di Kalimantan Timur terus mengalami perubahan yang sangat signifikan. Bahkan zona merah kini hanya satu daerah. Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kaltim Senin (5/12/2022), satu daerah yang masih berzona merah yakni Balikpapan. Tercatat empat daerah berzona orange yaitu, Berau, Samarinda, Paser dan Penajam Paser Utara. Sedangkan lima […]

  • DPMDes Kutim Finalisasi Indikator Evaluasi Dana RT, Tekankan Data Validasi

    DPMDes Kutim Finalisasi Indikator Evaluasi Dana RT, Tekankan Data Validasi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sedang menyusun dan mematangkan rumusan indikator evaluasi untuk program Dana Rukun Tetangga (RT). Langkah ini diambil untuk memastikan efektivitas program dalam mencapai target pembangunan yang diinginkan di tingkat masyarakat paling bawah. Kepala DPMDes Kutim, Muhammad Basuni, menjelaskan bahwa meskipun mekanisme pelaksanaan […]

  • Kawal Rencana Kerja 2025, Akbar Tanjung Tekankan Pentingnya Kehadiran OPD saat Paripurna

    Kawal Rencana Kerja 2025, Akbar Tanjung Tekankan Pentingnya Kehadiran OPD saat Paripurna

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Akbar Tanjung, memberikan atensi khusus terhadap dinamika rapat paripurna yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dalam pandangannya, kehadiran fisik para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam forum resmi dewan merupakan hal yang […]

  • Pastikan Produk Aman, Dinkes Kutim Perketat Pengawasan Obat, Makanan, dan Kosmetik

    Pastikan Produk Aman, Dinkes Kutim Perketat Pengawasan Obat, Makanan, dan Kosmetik

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) memastikan akan memperketat pengawasan peredaran obat, makanan, dan kosmetik di wilayah Kutim sepanjang tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat sekaligus tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang digelar pada awal tahun. Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Juwana Sri Kurniawati, menegaskan bahwa pengawasan tersebut menjadi prioritas, […]

  • Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dalam Pondok di Sangatta Selatan

    Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dalam Pondok di Sangatta Selatan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kutim – Suasana dikawasan Jalan Poros Sangatta-Bontang RT 03, Gang Solata, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mendadak mengundang perhatian warga setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia didalam pondoknya, Senin (21/9/2026) pagi. Pria tersebut diketahui berinisial AS, berusia sekitar 40 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam pondok […]

  • DPRD Kutim: Pengawasan Ketat Bimtek Aparatur Wajib Diterapkan

    DPRD Kutim: Pengawasan Ketat Bimtek Aparatur Wajib Diterapkan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Katim12.com,KUTIM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi, mendesak adanya pengawasan yang sangat ketat terhadap setiap kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang diajukan oleh aparatur pemerintah daerah. Jimmi menegaskan bahwa tidak semua bimtek layak dilaksanakan, terutama yang tidak memiliki urgensi nyata dan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Penegasan ini muncul seiring […]

expand_less