Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Kasus Serangan Buaya Naik, Polisi Minta Warga Bengalon Jauhi Sungai Sementara

Kasus Serangan Buaya Naik, Polisi Minta Warga Bengalon Jauhi Sungai Sementara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM — Meningkatnya laporan kemunculan dan serangan buaya di wilayah Sungai Bengalon mendorong aparat kepolisian untuk mengeluarkan imbauan serius kepada masyarakat.

Warga diminta mengurangi bahkan menghentikan sementara aktivitas di sekitar sungai demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.

Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto menyampaikan imbauan tersebut pada Jumat (3/4/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi guna mencegah terjadinya korban jiwa di tengah meningkatnya aktivitas buaya di perairan tersebut.

Menurut Kapolres, tren kemunculan buaya dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian bersama, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Bengalon.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar Sungai Bengalon, untuk sementara waktu mengurangi aktivitas di sungai, seperti mandi, mencuci, maupun mencari ikan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Ia menambahkan, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan mengingat potensi bahaya yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Aktivitas sehari-hari yang sebelumnya dianggap aman kini berisiko tinggi jika dilakukan tanpa kehati-hatian.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap warga dapat memahami situasi ini dan mematuhi imbauan yang telah disampaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar bantaran sungai. Ia menilai, anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terhadap ancaman tersebut.

“Kami juga meminta kepada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain di sekitar sungai. Ini sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan pemantauan terhadap keberadaan buaya di kawasan Sungai Bengalon. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan dan pengendalian situasi di lapangan.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, terutama jika ditemukan buaya yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Kapolres juga meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan apabila melihat tanda-tanda kemunculan buaya di sekitar lingkungan mereka. Informasi dari warga akan sangat membantu petugas dalam melakukan tindakan lebih lanjut.

“Jika ada tanda-tanda keberadaan buaya, segera laporkan kepada pihak berwenang agar bisa segera kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga keselamatan di lingkungan sekitar, khususnya di kawasan rawan seperti Sungai Bengalon.

Pihak kepolisian juga memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keamanan warga di wilayah tersebut.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Joni Abdi Setia, menargetkan proses pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk pengelolaan Folder Sangatta dapat rampung pada tahun 2026. Pembentukan lembaga ini dinilai krusial untuk memastikan pengelolaan kawasan berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Joni menjelaskan bahwa saat […]

  • Pemkab Kutim Targetkan Tuntas Bayar Utang Rp 1,34 T pada Desember Demi Kesehatan Fiskal

    Pemkab Kutim Targetkan Tuntas Bayar Utang Rp 1,34 T pada Desember Demi Kesehatan Fiskal

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan komitmen kuat untuk melunasi seluruh kewajiban utang daerah senilai sekitar Rp 1,34 triliun sebelum menutup tahun anggaran 2023. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa penyelesaian utang ini adalah agenda utama yang harus dituntaskan pada Desember ini. Dalam keterangannya usai rapat koordinasi, Ardiansyah menjelaskan bahwa pembayaran […]

  • Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

    Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kebijakan retribusi parkir di RSUD Kudungga kembali menuai perhatian publik. Kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sangatta Kutai Timur (HMI) menyampaikan kritik atas sistem tarif yang dinilai belum mengakomodasi kondisi di lapangan, khususnya bagi pengemudi ojek online (ojol) yang hanya berhenti dalam waktu singkat. Ketua Umum HMI Cabang Sangatta Kutai Timur, Siswandi, mengatakan […]

  • BKPP Kutim Akan Usulkan 2500 Formasi CPNS dan P3K Kemenpan RB

    BKPP Kutim Akan Usulkan 2500 Formasi CPNS dan P3K Kemenpan RB

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Misliansyah mengakui belum mengajukan pengusulan kebutuhan formasi CPNS dan P3K ke Pemerintah Pusat. Hal tersebut diungkapan Misliansyah saat ditemui sejumlah awak media di kantor sekretariat Bupati Kutai Timur belum lama ini. Dikatakannya, pihaknya belum mengajukan usulan tersebut di karenakan portal pengusulan formasi […]

  • Jalur Hauling Ditutup, Truk Masuk Jalan Umum: Keselamatan Warga Desa Sekerat Terabaikan

    Jalur Hauling Ditutup, Truk Masuk Jalan Umum: Keselamatan Warga Desa Sekerat Terabaikan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Aktivitas truk perusahaan yang melintas di jalan umum Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menuai keresahan serius dari masyarakat. Truk bermuatan berat tersebut dinilai mengancam keselamatan warga karena melewati kawasan permukiman yang setiap hari digunakan untuk aktivitas masyarakat. Kekhawatiran warga meningkat setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk perusahaan. Seorang […]

  • Fraksi Persatuan Indonesia Raya Tekankan Pentingnya Optimalisasi APBD 2025

    Fraksi Persatuan Indonesia Raya Tekankan Pentingnya Optimalisasi APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Dalam pandangan umumnya di Rapat Paripurna XX DPRD Kutai Timur, Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR) menekankan pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ketua Fraksi PIR menyampaikan harapan agar setiap masukan dan catatan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi dapat diterima sebagai […]

expand_less