Breaking News
light_mode
Beranda » Kaltim » Pemerataan Akses Internet untuk Siswa di Pedalaman dan Pesisir

Pemerataan Akses Internet untuk Siswa di Pedalaman dan Pesisir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/, Sangatta – Penempatan akses internet gratis di pedalaman dan pesisir Kutim, tidak mesti berada di kantor desa setempat. Tetapi bisa pula berada pada lokasi-lokasi yang dianggap tebuka dan mudah diakses masyarakat.

Tentu upaya yang dilakukan pemerintahan Ardiansyah Sulaiman – Kasmidi Bulang tersebut, masuk dalam pemerataan akses pendidikan di daerah. Apalagi pada saat pandemi terjadi dan pasca pandemi, teknologi imformasi menjadi ujung tombak pemerataan pendidikan yang berkeadilan untuk masyarakat.

“Bapak Jokowi memilih orang (Menteri Pendidikan Nadiem, red) bukan karena umurnya, tetapi memilih orang yang punya visi kedepan. Kita juga tahu, di sosmed pembahasan mengenai UN yang berbeda jauh dari masa lalu termasuk perihal kurikulum merdeka,” jelas Wakil Bupati Kasmidi Bulang pada Kamis (3/11/2022).

Wakil Bupati Kasmidi Bulang menyebutkan keadilan berupa mendapatkan fasilitas penunjang pendidikan, jadi perhatian utama dari pemerintahan Ardiansyah Sulaiman – Kasmidi Bulang (ASKB). Upaya ini berkaitan pula dalam hal mendukung kurikulum merdeka, gerakkan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem A Makarim.

“Kita sudah memberikan akses internet gratis untuk membantu siswa di pedalaman dan pesisir, yang ditempatkan di desa masing-masing. Kalaupun masih ada kendala, karena desa tertentu memiliki luas wilayah yang besar dan membutuhkan titik-titik hotspot internet banyak,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kutim Ery Mulyadi telah menyampaikan perkembangan pembanguan kepada Wakil Bupati. Tentang bantuan dari pemerintah pusat terkait program pembangunan desa “Merdeka Signal”, dimana untuk Kutim ada sebanyak 56 desa yang akan dibangun fasilitas menara dan BTS untuk penguat signal.

“Ini adalah program yang sangat layak di masa pasca pandemi Covid-19, karena juga berkaitan dengan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat terkait teknologi informasi,” jelas Ery. (ADV-KOMINFO/Ran/War)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Multi Years Di Kutim Dinilai Tidak Melalui Perencanaan Matang

    Proyek Multi Years Di Kutim Dinilai Tidak Melalui Perencanaan Matang

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KALTIM12,Sangatta – Anggota DPRD Kutim Alfian Aswad Menyoroti Lambatnya proyek yang didanai dengan pola kontrak tahun jamak (multi years contract/MYC). Menurutnya,  hingga saat ini progres MYC ini belum terlihat padahal DPRD sudah menyetujui anggaran proyek tersebut.”Sudah disetujui, tinggal kami (DPRD Kutim) mengAnggu hasil dari Pemkab. Seharusnya itu sudah berjalan,”ungkap Alfian saat di temui Wartakutim.com di […]

  • DPRD Kutim Akan Tinjau Lokasi Sengketa Lahan di Sepaso Selatan

    DPRD Kutim Akan Tinjau Lokasi Sengketa Lahan di Sepaso Selatan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Ketua Komisi A DPRD Kutai Timur (Kutim), Eddy Markus Palinggi, menanggapi permintaan masyarakat Sepaso Selatan, Bengalon, terkait sengketa lahan dengan PT. Kemilau Indah Nusantara (PT. KIN). Masyarakat menginginkan digelarnya hearing atau rapat dengar pendapat bersama DPRD Kutim dan manajemen PT. KIN untuk mencari solusi atas permasalahan pembebasan lahan. Eddy menegaska,  permasalahan ini mendapat […]

  • 29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Sebanyak 29 warga Kabupaten Kutai Timur telah resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang II Tahun 2024. Penetapan ini dilakukan melalui upacara resmi yang dipimpin oleh Sekjen Kementerian Pertahanan RI di Balikpapan, Rabu (20/11/2024). Program Komcad merupakan bagian dari kebijakan pertahanan nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber […]

  • Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA. Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas, menyoroti rendahnya realisasi anggaran APBD Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 yang dianggap belum mencapai target. Menurutnya, penyerapan anggaran yang rendah akan berdampak langsung pada berbagai program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterima www.kaltim12.com/, realisasi anggaran APBD Kutai Timur tahun 2024 baru […]

  • Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Di tengah dominasi perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur, kini menyoroti potensi besar lain di sektor hortikultura: pisang. Komoditas ini tumbuh menjadi harapan ekonomi baru, memberikan prospek menjanjikan bagi banyak warga. Camat Kaliorang, Rusmono, mengungkapkan bahwa luas lahan pisang di wilayahnya telah mencapai sekitar 500 hektare. Ia bahkan menyebut Kaliorang sebagai […]

  • Pemkab Kutim Dorong Transformasi Ekonomi Melalui Penguatan Sektor Pertanian

    Pemkab Kutim Dorong Transformasi Ekonomi Melalui Penguatan Sektor Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menilai ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari peran sektor pertanian yang selama ini menjadi fondasi pembangunan daerah. Meski kontribusinya terhadap perekonomian masih di bawah sektor pertambangan, pemerintah daerah terus berupaya mendorong transformasi besar di bidang pertanian untuk memperkuat kemandirian pangan.Di tengah dominasi sumber daya alam tak terbarukan […]

expand_less