Breaking News
light_mode
Beranda » Advetorial » Proyeksi APBD Kutim 2026 Hanya Rp4,8 Triliun, TPP Pegawai Terancam Turun Drastis

Proyeksi APBD Kutim 2026 Hanya Rp4,8 Triliun, TPP Pegawai Terancam Turun Drastis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUTAI TIMUR –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Aldriansyah, mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim untuk tahun anggaran 2026 diproyeksikan hanya mencapai Rp4,8 triliun lebih. Proyeksi angka ini menjadi perhatian serius mengingat adanya potensi dampak signifikan terhadap sejumlah program, termasuk Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi seluruh pegawai, Kamis (20/11/2025)

Meskipun demikian, Aldriansyah menyebutkan masih ada peluang penambahan anggaran yang cukup besar, yang dapat terjadi pada APBD Perubahan. Potensi penambahan tersebut berasal dari Dana Kurang Salur tahun 2024 dari Pemerintah Pusat, yang nilainya diperkirakan mencapai Rp1,9 triliun.

“Anggaran kita tahun 2026 memang diperkirakan hanya Rp4,8 triliun. Namun, ada harapan penambahan jika dana kurang salur tahun 2024 dari pusat dapat ditransfer ke Kutim,” jelas Aldriansyah.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kutim tengah berupaya keras mengurus pencairan dana kurang salur tersebut. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Syafur, diketahui sedang berada di Jakarta untuk melakukan koordinasi intensif. Walau demikian, Aldriansyah menegaskan, meskipun dana kurang salur tersebut berhasil dicairkan dalam waktu dekat, penggunaannya baru dapat direalisasikan pada APBD Perubahan tahun 2026.

Dampak paling nyata dari penurunan proyeksi APBD 2026 ini, lanjutnya, adalah pada alokasi untuk biaya operasional pegawai, khususnya TPP. Berdasarkan aturan, anggaran untuk gaji dan tunjangan pegawai (PNS dan PPPK) maksimal hanya 30 persen dari total APBD.

Dengan proyeksi APBD Rp4,8 triliun, artinya alokasi maksimal untuk gaji dan tunjangan hanya sekitar Rp1,44 triliun. Perhitungan ini mengindikasikan bahwa TPP pegawai Kutim berpotensi mengalami pemangkasan yang cukup besar, diperkirakan mencapai 60 hingga 80 persen.

“Penurunan persentase TPP ini diperkirakan akan sangat signifikan. Namun, besaran pasti persentase penurunannya masih akan dibahas lebih lanjut dan disepakati bersama dengan pihak eksekutif,” tutup Aldriansyah, menekankan bahwa pembahasan mendalam mengenai kebijakan ini akan segera dilakukan.(Adv/DPRD)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    PUPR Targetkan Pembentukan UPTD Folder Sangatta pada 2026, Pengelolaan Kawasan Akan Lebih Terpadu

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Joni Abdi Setia, menargetkan proses pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk pengelolaan Folder Sangatta dapat rampung pada tahun 2026. Pembentukan lembaga ini dinilai krusial untuk memastikan pengelolaan kawasan berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Joni menjelaskan bahwa saat […]

  • Puluhan Tabung LPG 3 Kg Diuji, Disperindag Kutim Pastikan Hak Konsumen Terjaga

    Puluhan Tabung LPG 3 Kg Diuji, Disperindag Kutim Pastikan Hak Konsumen Terjaga

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, KUTIM – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Bidang Kemetrologian melakukan pengawasan dan pengujian Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) LPG 3 kilogram guna memastikan hak konsumen tetap terlindungi. Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Sangkulirang Energi Utama yang berlokasi […]

  • Drone Pertanian dari BI Permudah Pemupukan dan Penyemprotan di Kutim

    Drone Pertanian dari BI Permudah Pemupukan dan Penyemprotan di Kutim

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Petani di Kutai Timur kini menikmati kemudahan baru dalam aktivitas pertanian berkat hadirnya teknologi drone pertanian bantuan Bank Indonesia (BI). Alat canggih ini membantu mempercepat proses pemupukan dan penyemprotan pestisida di lahan sawah. Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, menjelaskan bahwa penggunaan drone di sektor pertanian sudah mulai diterapkan […]

  • Lima Desa di Bengalon Terendam Banjir, BPBD Kutim: Waspada Buaya dan Air Kiriman

    Lima Desa di Bengalon Terendam Banjir, BPBD Kutim: Waspada Buaya dan Air Kiriman

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari mengakibatkan lima desa di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, terendam banjir. Desa yang terdampak antara lain Sepaso, Sepaso Selatan, Sepaso Timur, Sepaso Barat, dan Tepian Langsat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur langsung menurunkan tim ke lokasi untuk membantu evakuasi dan penanganan warga yang terdampak. Kepala […]

  • Bupati Kutim Inginkan PDAM Tirta Tuah Benua Kembangkan Bisnis Lain

    Bupati Kutim Inginkan PDAM Tirta Tuah Benua Kembangkan Bisnis Lain

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menginginkan Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua mengembang usaha lain selain tugas utamanya memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat. Hal tersebut di Katakan Bupati Ardiansyah saat di temui oleh para awak media usai menghadiri silaturahmi akbar Masyarakat Paguyuban di ruang Meranti Kantor bupati Kutai Timur pada Selasa […]

  • Pemkab Kutim Revisi RTRW agar Selaras dengan Provinsi Kaltim

    Pemkab Kutim Revisi RTRW agar Selaras dengan Provinsi Kaltim

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar selaras dengan RTRW Provinsi Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan kebijakan provinsi dan kebutuhan perkembangan wilayah. Plt. Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, […]

expand_less