Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Bunga Bangkai Raksasa di Sitingkai Agam

Bunga Bangkai Raksasa di Sitingkai Agam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/, Lubukbasung – Satu individu bunga langka dan dilindungi jenis bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) ditemukan mekar di kebun pinang milik warga di Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu (4/12/2022) kemarin.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono di Lubukbasung, Senin, mengatakan bunga bangkai tersebut dengan tinggi mencapai 4,35 meter dan lebar lebih dari satu meter.

“Untuk ukurannya sendiri, sebagaimana dilaporkan adalah termasuk tinggi dan besar,” katanya.

Ia mengatakan, bunga pertama kali diketahui oleh pemilik kebun dua minggu lalu. Sebelumnya ia menyangka hanya sebuah tunggul kayu sisa pembersihan kebun.

Informasi tersebut diteruskan kepada Heru Nofriandi yang juga aktivis perlindungan dan pemerhati tumbuhan langka ketika berakitivitas di kebunnya.

“Temuan itu juga dilaporkan kepada BKSDA melalui Resor Konservasi Wilayah II Maninjau,” katanya.

Ia menambahkan, tumbuhan ini adalah jenis bunga bangkai raksasa dengan nama latin Amorphophallus titanum dan termasuk jenis tumbuhan yang dilindungi.

Pada saat ditemukan dalam kondisi mekar sempurna pada hari pertama. Bunga tersebut akan mekar sempurna sampai dengan membusuk dengan rentang waktu 7-10 hari.

Bunga bangkai sendiri diketahui mengalami dua fase, yaitu fase vegetatif atau berdaun yang ditandai dengan adanya batang dan daun serta berlangsung sampai dengan dua tahun, dan fase generatif atau berbunga yang berlangsung selama 7-10 hari.

“Berbeda dengan tumbuhan bunga Rafflesia Arnoldii yang disebut bunga berumah dua, bunga bangkai adalah bunga berumah satu yang memiliki bunga jantan dan betina,” katanya.

Ia mengakui, saat ini ada empat jenis bunga bangkai yang ditemukan di wilayah Agam, yakni Amorphophallus titanum, Amorphophallus gigas, Amorphophallus paoeniifolius, dan Amorphophallus variabilis.

Bunga bangkai termasuk puspa yang dilindungi menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018. (Ant/Ben/Uni)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isran Noor Serahkan DIPA dan Buku TKDD Tahun 2023 ke Asisten II Seskab Kutim

    Isran Noor Serahkan DIPA dan Buku TKDD Tahun 2023 ke Asisten II Seskab Kutim

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Zubair, pada Jum’at (2/12/2022) mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman menerima penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2023 Provinsi Kaltim. Hal tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Isran Noor di Hotel Mercure Samarinda, […]

  • Anggota DPRD Kutim Tanggapi 6 Poin Tuntutan Buruh

    Anggota DPRD Kutim Tanggapi 6 Poin Tuntutan Buruh

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/%E2%80%93 Kemeriahan Hari Buruh Internasional Di Kutai Timur menjadi daya tarik tersendiri. Selain menggelar Konvoi dan Orasi, juga disajikan hiburan dan pengundian dorprize, kegiatan tersebut di gagas oleh Forum Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kutim. Anggota DPRD asal daerah Pemilihan I (Sangatta Utara) Basti Sangga Langi mengapresiasi langkah buruh dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum […]

  • Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

    Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Bupati Kutim mengukuhkan Pengurus Anak Cabang (PPTI) di 18 kecamatan Kutim Kaltim12.com, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan memperluas peran organisasi masyarakat hingga ke tingkat kecamatan. Melalui pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) di 18 wilayah, upaya penanganan kini difokuskan lebih dekat ke masyarakat.Langkah […]

  • SILPA 2022 di Dinas Pendidikan Capai MIlliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kepala dinas Pendidikan Kutai Timur Mulyono mengakui anggaran dinas pendidikan Kutim tahun 2022 terjadi  Sisa Alokasi Penggunaan Anggaran (SILPA). Hal itu dikatakan mantan camat Rantau Pulung ini saat di temui di ruang kerjanya pada Kamis (18/05/2023) lalu. Dikatakan SILPA di dinas pendidikan terbesar di belanja pegawai seperti pembayaran gaji guru, insentif pegawai dan […]

  • Pemkab Kutim Gencarkan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Anggaran Rp352 Juta Disiapkan

    Pemkab Kutim Gencarkan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Anggaran Rp352 Juta Disiapkan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menggenjot pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan sebagai bagian dari program strategis nasional. Langkah ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membahas rencana pembentukan koperasi di 141 wilayah, terdiri dari 139 desa dan 2 kelurahan. […]

  • DPRD Kutim Dorong Penataan Infrastruktur dan Regulasi untuk Dongkrak Sektor Pariwisata

    DPRD Kutim Dorong Penataan Infrastruktur dan Regulasi untuk Dongkrak Sektor Pariwisata

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk memajukan sektor pariwisata daerah sebagai salah satu penunjang perekonomian non-tambang. Peningkatan pariwisata ini akan difokuskan melalui penataan infrastruktur dan penetapan regulasi yang komprehensif. Anggota Komisi B DPRD Kutim, David Rante, menyampaikan bahwa sektor pariwisata tidak akan bisa bertumbuh optimal tanpa […]

expand_less