Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kaltim12.com, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan memperluas peran organisasi masyarakat hingga ke tingkat kecamatan. Melalui pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) di 18 wilayah, upaya penanganan kini dilakukan lebih dekat ke masyarakat.

Langkah ini dipandang penting mengingat TBC masih menjadi persoalan kesehatan serius yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Pemerintah daerah menilai, keberadaan pengurus di tingkat kecamatan akan mempercepat proses penemuan kasus sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Bupati Kutim menekankan bahwa penguatan jaringan ini harus diikuti dengan kerja nyata di lapangan. Ia tidak ingin pengukuhan hanya berhenti sebagai kegiatan formal tanpa dampak langsung.

“Salah satu tugas yang terpenting itu adalah menemukan, mencatat dan melaporkan. Ini bukan hanya tugas PPTI, tapi juga harus bersinergi dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, selama ini masih terdapat kasus TBC yang belum teridentifikasi secara optimal. Kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan dalam upaya pengendalian penyakit secara menyeluruh.

Oleh karena itu, ia mendesak pentingnya sistem pelaporan yang terstruktur dan berjenjang. Setiap kasus yang ditemukan harus segera masuk ke data resmi agar bisa dilanjutkan oleh tenaga kesehatan.

“Begitu mereka mencatat, harus segera dilaporkan secara berjenjang. Karena tanpa pelaporan yang baik, penanganannya tidak akan maksimal,” katanya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa Indonesia masih berada di posisi kedua dunia dalam jumlah kasus TBC. Fakta tersebut menjadi alarm bagi daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, karakter penularan TBC yang melalui udara membuat penyakit ini berpotensi menyebar luas jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

“Kita cukup prihatin, karena TBC ini penyebarannya sangat mudah melalui udara. Maka semua pihak harus benar-benar waspada dan bergerak bersama,” ucapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa keberhasilan penanganan sangat bergantung pada konsistensi seluruh pihak dalam menjalankan langkah-langkah dasar yang telah ditetapkan.

“Kata kuncinya adalah temukan, catat dan laporkan. Jika tidak dilakukan, maka upaya penurunan angka TBC akan sulit tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PPTI Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, menyampaikan bahwa pengurus PAC yang baru saja dikukuhkan akan bertugas hingga tahun 2030. Ia menilai, peran pengurus di tingkat kecamatan menjadi ujung tombak dalam program eliminasi TBC.

Tidak hanya fokus pada penemuan kasus, PPTI juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada pasien serta mengurangi stigma negatif yang masih berkembang di masyarakat.

“Semangat kami memastikan masyarakat tidak ragu-ragu melakukan pemeriksaan. Peran aktif pengurus kecamatan sangat penting untuk mencapai target eliminasi TBC di Kutim,” tutupnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Propemberda 2026 Kutim Disorot, Raperda RT/RW Jadi Prioritas Utama Pemerintah

    Propemberda 2026 Kutim Disorot, Raperda RT/RW Jadi Prioritas Utama Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemberda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2026 mulai menjadi perhatian serius di lembaga legislatif. Anggota DPRD Kutim dari Fraksi Gerindra, David Rante, mengungkapkan bahwa terdapat total 28 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan masuk dalam Propemberda 2026. Data tersebut menunjukkan adanya 15 Raperda yang diajukan oleh Pemerintah Daerah, […]

  • DPRD dan Pemkab Kutim Sepakati Raperda Pencegahan Kebakaran dan Penyelamatan

    DPRD dan Pemkab Kutim Sepakati Raperda Pencegahan Kebakaran dan Penyelamatan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi menandatangani persetujuan bersama terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran serta Penyelamatan. Kesepakatan ini diresmikan dalam Rapat Paripurna Ke-XVIII Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024/2025 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Kompleks Perkantoran […]

  • Sandaran Masih Tertinggal, DPRD Kutim Dorong Lima Proyek Multiyears Masuk Program 2028

    Sandaran Masih Tertinggal, DPRD Kutim Dorong Lima Proyek Multiyears Masuk Program 2028

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya mempercepat pembangunan di Kecamatan Sandaran kembali ditegaskan Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Akhmad Sulaiman. Ia menilai kawasan pesisir di ujung timur Kutim itu masih jauh tertinggal, terutama dari sisi aksesibilitas antar desa. Karena itu, ia meminta agar lima usulan proyek tahun jamak dari Dapil V dapat masuk dalam program pembangunan multiyears […]

  • Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Kholid, kembali menegaskan pentingnya memberi ruang bagi anak-anak disabilitas dalam setiap kegiatan pemerintah. Dalam FGD PUG di Sangatta, ia menyampaikan bahwa anak-anak dengan keterbatasan fisik maupun intelektual sering terabaikan dalam event-event OPD. Ia meminta agar seluruh OPD mulai membuka kesempatan bagi mereka untuk tampil dalam kegiatan resmi, […]

  • Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    Anggaran Multi Years Kutim Susut Rp900 Miliar, Sejumlah Proyek Terancam Dihapus

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Nilai proyek tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC) yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, dipastikan menyusut menjadi Rp1,2 triliun. Angka ini berkurang sekitar Rp900 miliar dari rencana awal pemerintah. Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, membenarkan hal tersebut saat ditemui di Kantor DPRD Kutim, Senin (17/11). Menurutnya, pemangkasan nilai anggaran ini […]

  • Sandaran Miliki Beragam Objek Pariwisata

    Sandaran Miliki Beragam Objek Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Membangun sektor pariwisata di Kutai Timur tak dapat dilakukan sebagaimana hikayat Bandung Bondowoso, membangun seribu candi dalam waktu satu malam. Diperlukan kekuatan yang melibatkan semua elemen untuk saling bahu-membahu, menghadapi berbagai aral rintangan, sebelum menikmati manisnya kesuksesan layaknya daerah yang sudah terkenal destinasi wisatanya diluaran sana. Bupati Ardiansyah Sulaiman mengaku, ia mengenalkan […]

expand_less