Breaking News
light_mode
Beranda » Kominfo Kutim » Drone Pertanian dari BI Permudah Pemupukan dan Penyemprotan di Kutim

Drone Pertanian dari BI Permudah Pemupukan dan Penyemprotan di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Petani di Kutai Timur kini menikmati kemudahan baru dalam aktivitas pertanian berkat hadirnya teknologi drone pertanian bantuan Bank Indonesia (BI). Alat canggih ini membantu mempercepat proses pemupukan dan penyemprotan pestisida di lahan sawah.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, menjelaskan bahwa penggunaan drone di sektor pertanian sudah mulai diterapkan sejak satu hingga dua tahun terakhir. Bantuan ini disalurkan ke kelompok tani melalui Upja Kaubun.“Drone pertanian ini sangat membantu petani karena bisa melakukan pemupukan dan penyemprotan jauh lebih cepat dibandingkan cara manual,” kata Dessy, Minggu (9/11/2025)

Ia menuturkan, drone yang diberikan mampu memproses satu hektare lahan hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Hal ini tentu menjadi efisiensi besar dalam penggunaan waktu, tenaga, dan biaya.Selain itu, teknologi ini juga membantu petani menjaga keselamatan kerja karena mereka tidak perlu lagi membawa cairan pestisida secara langsung di lapangan. Menurut Dessy, penerapan drone menjadi langkah awal transformasi pertanian di Kutim menuju sistem pertanian modern.“Kita ingin petani tidak lagi tertinggal secara teknologi, dan drone ini membuktikan bahwa mereka bisa beradaptasi,” katanya.

DTPHP Kutim juga mendukung penggunaan alat ini melalui pelatihan singkat bagi operator dan kelompok penerima manfaat.“Pelatihan ini penting agar petani bisa mengoperasikan drone secara aman dan efektif, serta memahami cara perawatannya,” imbuhnya.

Ia berharap, ke depan penggunaan drone tidak hanya terbatas pada satu kelompok, melainkan bisa mencakup wilayah lain yang memiliki potensi pertanian besar.
Dengan waktu kerja yang lebih singkat, produktivitas petani otomatis meningkat. Petani bisa fokus pada aspek lain seperti pengolahan hasil dan pengendalian hama.
Dessy menegaskan, BI telah memberikan contoh konkret tentang bagaimana lembaga non-pertanian dapat berkontribusi pada sektor pangan.“Ini bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi inovatif di lapangan,” tutupnya.(Adv/Kominfo)

 

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Ajak Pihak Swasta Ikut Perbaiki Jalan di Kutai Timur

    PUPR Ajak Pihak Swasta Ikut Perbaiki Jalan di Kutai Timur

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur mengajak pihak swasta yang beroperasi di wilayah tersebut untuk berpartisipasi dalam memperbaiki dan memelihara infrastruktur jalan. Pemerintah daerah menilai, kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah sangat penting agar pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Plt. Kepala Dinas PUPR […]

  • Hadiri Stadium General Stiper, Ketua DPRD Kutim Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis Secara Ilmiah

    Hadiri Stadium General Stiper, Ketua DPRD Kutim Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis Secara Ilmiah

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, mengingatkan mahasiswa agar mampu mengembangkan pola pikir kritis dalam menanggapi persoalan pembangunan daerah. Namun, ia menegaskan, sikap kritis itu harus disampaikan secara ilmiah, bukan melalui tindakan anarkis. ‎Pesan tersebut disampaikan Jimmi saat menghadiri Stadium General di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Kutim, Kamis (11/9/2025). Ia menilai […]

  • Cerita Desa dari Lensa Anak Muda: 10 Vlog Terbaik Kutim 2025 Terpilih

    Cerita Desa dari Lensa Anak Muda: 10 Vlog Terbaik Kutim 2025 Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Lomba Vlog “Explore Potensi Desa Kutim 2025” resmi mengumumkan 10 peserta terbaik yang berhasil lolos ke tahap akhir. Dari puluhan video kreatif yang masuk, para finalis ini dinilai mampu menangkap esensi desa dengan cara yang menyentuh, segar, dan autentik menghadirkan kisah-kisah lokal dari sudut pandang generasi muda, Disiarkan langsung melalui akun Instagram […]

  • Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Di tengah dominasi perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur, kini menyoroti potensi besar lain di sektor hortikultura: pisang. Komoditas ini tumbuh menjadi harapan ekonomi baru, memberikan prospek menjanjikan bagi banyak warga. Camat Kaliorang, Rusmono, mengungkapkan bahwa luas lahan pisang di wilayahnya telah mencapai sekitar 500 hektare. Ia bahkan menyebut Kaliorang sebagai […]

  • Disorot Soal THM Ilegal, Satpol PP Kutim Pastikan Penutupan Tetap Berjalan

    Disorot Soal THM Ilegal, Satpol PP Kutim Pastikan Penutupan Tetap Berjalan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Sorotan publik terhadap maraknya Tempat Hiburan Malam (THM) ilegal di Kutai Timur kembali mengarah ke kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kutim, Fatah Hidayat, menegaskan bahwa institusinya tidak pernah menutup mata, apalagi melakukan pembiaran terhadap aktivitas usaha yang melanggar aturan. Fatah menyampaikan bahwa setiap tindakan penertiban […]

  • Ketua DPRD Kutim Soroti Minimnya Standar Keamanan Kebakaran di Kantor Pemerintahan

    Ketua DPRD Kutim Soroti Minimnya Standar Keamanan Kebakaran di Kantor Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyoroti belum optimalnya sistem keamanan kebakaran di sejumlah kantor pemerintahan di daerah tersebut. Hal ini menyusul hasil peninjauan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) yang menunjukkan sebagian besar fasilitas belum memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan. Menurut Jimmi, fokus utama Damkar selama ini lebih banyak tertuju […]

expand_less