Ketua Fraksi Nasdem Soroti Serapan Rendah APBD Kutai Timur 2024
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
- print Cetak

oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sangatta – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang, mengkritisi rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur Tahun 2024 menjelang akhir tahun. Hingga saat ini, serapan anggaran baru mencapai 20,25 persen atau Rp1,847 triliun dari total alokasi sebesar Rp9,123 triliun.
Kajan menyebut angka tersebut masih jauh dari yang diharapkan, terutama dengan adanya peningkatan target pendapatan dan alokasi belanja dalam APBD Perubahan 2024. Ia menilai bahwa percepatan pelaksanaan program sangat diperlukan untuk memastikan anggaran dapat terealisasi secara maksimal.
lebih lanjut ia menambahkan, Dalam APBD Perubahan 2024, target pendapatan daerah ditingkatkan sebesar 43 persen, dari Rp9,148 triliun menjadi Rp13,066 triliun. Sementara itu, belanja daerah meningkat hingga 62 persen, dari Rp9,123 triliun menjadi Rp14,801 triliun.
“Kenaikan anggaran ini bertujuan untuk mendukung berbagai sektor pembangunan yang ada di Kutai Timur. Namun, pelaksanaannya harus dioptimalkan agar dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kajan.
Fraksi Nasdem, lanjut Kajan, memandang penyesuaian anggaran tersebut sudah sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. “Kami percaya bahwa kebijakan ini telah dirancang secara hati-hati untuk menjamin efektivitas dan efisiensi penggunaan dana. Sekarang yang terpenting adalah memastikan serapan anggaran berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Kajan juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan program pembangunan, mengingat anggaran yang dialokasikan memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat.
Dengan waktu yang tersisa di tahun anggaran 2024, Kajan berharap pemerintah dapat mengejar target serapan dan melakukan evaluasi yang komprehensif agar realisasi anggaran dapat berjalan lebih baik.
![]()
- Penulis: Redaksi


