Sayyid Anjas Kembali Pimpin FORKI Kutai Timur 2026–2030
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kutai Timur, – Sayyid Anjas kembali terpilih memimpin Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Kutai Timur untuk masa bakti 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Sidang Pleno Musyawarah Cabang (Muscab) FORKI Kutim di Hotel Five Styles Kutai Permai, Sangatta, Kamis (30/7/2026), menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI Kalimantan Timur, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur, serta perwakilan berbagai perguruan karate ini digelar menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Ketua Panitia Muscab FORKI Kutim, Sukransyah, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wadah silaturahmi sekaligus forum utama untuk memilih nakhoda baru yang akan memimpin organisasi FORKI Kutai Timur ke depan.
”Ini kita berkumpul sebagai wadah silaturahmi, sebagai wadah nomor satu kita khususnya untuk memilih nakhoda kita yang baru untuk memimpin jalannya organisasi ini ke depan,” katanya.
Ia menyebut, FORKI Kutai Timur cukup berbangga atas capaian prestasi pada sejumlah ajang, di antaranya kejuaraan provinsi di Samarinda, Kutai Barat, serta perolehan medali pada Porprov di Berau yang disebutnya sebagai pencapaian bersejarah bagi daerah tersebut.
”Kita cukup berbangga, kemarin dari berbagai macam kejuaraan provinsi di Samarinda, kejuaraan provinsi di Kutai Timur sendiri, kemudian ada satu yang di Kabupaten Kutai Barat. Pencapaian medali kita alhamdulillah, dan Porprov yang di Berau kemarin luar biasa,” paparnya.
Sukransyah mengakui persiapan pelaksanaan muscab tergolong sangat singkat, hanya sekitar dua hari efektif, sehingga ia meminta maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) FORKI Kutai Timur Sayid Anjas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya selama ini berjalan kondusif tanpa ada konflik berarti antarperguruan maupun jajaran pengurus.
”Selama ini, kami di FORKI Kutai Timur ini baik-baik saja dan tidak ada sedikit konflik atau bagaimana. Kalau yang kecil-kecil teknis itu biasa,” ujarnya.
Ia menyebut, salah satu evaluasi penting selama masa kepengurusannya adalah komitmen untuk tidak lagi merekrut atlet dari luar daerah dan sepenuhnya mengandalkan pembinaan atlet lokal jelang Porprov 2026.
”Kali ini kami sudah sepakati, kami tidak akan lagi ambil atlet dari luar, semuanya dari Kutai Timur,” terangnya.
Ketua KONI Kutai Timur Rudi Hartono menyampaikan hasil Muscab segera diajukan untuk mendapat legalisasi Surat Keputusan (SK) dari Pengprov FORKI Kaltim guna mempercepat pencairan anggaran pembinaan atlet.
”Kalau besok diantar ke KONI untuk dimintakan rekomendasi, saya langsung tanda tangan, tinggal di provinsi. Kalau bisa Senin sudah ada SK barunya,” tutupnya. [FA]
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


