Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » ISPA Jadi Penyakit Terbanyak pada Anak di Kutim, Rentan Picu Stunting

ISPA Jadi Penyakit Terbanyak pada Anak di Kutim, Rentan Picu Stunting

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyakit dengan kasus terbanyak pada anak-anak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kondisi ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun dan dinilai sebagai masalah kesehatan utama yang perlu mendapat perhatian serius.

dr. Meitha Togas, Tim Pakar Dokter Indonesia Cabang Kutim, menyebut ISPA kerap menjadi alasan utama orang tua membawa anak mereka ke fasilitas kesehatan.

“Secara umum yang paling banyak itu infeksi saluran pernapasan. Dari tahun ke tahun memang selalu di atas,” ungkapnya, Kamis (11/9/2025).

Menurutnya, ISPA disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, bakteri, hingga kondisi lingkungan. Faktor eksternal seperti paparan debu, kualitas udara, dan daya tahan tubuh anak yang menurun sangat berpengaruh terhadap munculnya penyakit ini.

“Kalau kita bicara virus, itu juga ada kaitannya dengan pola makan anak. Jadi ketika daya tahan tubuh turun, anak akan lebih mudah terinfeksi penyakit,” jelasnya.

Meski belum ada data resmi jumlah kasus ISPA di Kutim, dr. Meitha menyebut sekitar 80 persen pasien anak yang datang ke layanan kesehatan menunjukkan gejala batuk, pilek, dan demam yang mengarah pada ISPA.

“Angka pastinya saya belum punya. Tapi kalau di lapangan, kasus ISPA memang mendominasi. Rata-rata keluhan anak datang ke fasilitas kesehatan itu karena batuk, pilek, dan panas,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tingginya kasus ISPA memiliki keterkaitan erat dengan risiko stunting. Anak yang sering sakit akan mengalami gangguan nafsu makan, berkurangnya asupan gizi, hingga akhirnya berisiko gagal tumbuh.

“Saling berhubungan. Anak yang sedikit-sedikit sakit, praktis nafsu makannya berkurang. Metabolisme tubuhnya juga meningkat, sehingga gizi yang masuk tidak cukup. Itu bisa memengaruhi risiko stunting,” terangnya.

dr. Meitha menekankan, perhatian pada tumbuh kembang anak sejak dini sangat penting, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Masa tersebut menjadi kunci dalam menentukan kualitas kesehatan anak ke depannya.

“Kalau kita bicara ISPA, itu tinggal dampaknya saja. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mengangkat tumbuh kembang anak sejak awal, terutama 9 bulan dalam kandungan sampai usia 2 tahun pertama,” jelasnya.

Selain faktor gizi, kebersihan lingkungan dan pola asuh keluarga juga disebut berperan besar dalam mencegah ISPA. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas pengobatan gejala.

“Namanya anak sakit, pasti makannya terganggu. Kalau ini terjadi berulang, dampaknya bisa panjang. Jadi perlu upaya bersama, orang tua, tenaga medis, dan pemerintah untuk mengurangi risiko ini,” pungkasnya.(Ciaa/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Paripurna XIX DPRD Kutim Bahas Ranperda APBD 2025

    Rapat Paripurna XIX DPRD Kutim Bahas Ranperda APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-XIX Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2024/2025 pada Kamis, 21 November 2024. Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, rapat ini menjadi momen strategis dalam membahas arah pembangunan daerah melalui penyampaian Nota Penjelasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) […]

  • Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, melaporkan sejumlah provider ke Direktorat jendral Telekomunikasi kementerian Kominfo terkait pembangunan tower dan BTS di sejumlah kecamatan di Kutim. Laporan tersebut di sampaikan Kasmidi bulang saat mengikuti rapat evaluasi Program 3435 Non T3 oleh Direktorat Telekomunikasi sebagai komitmen Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dikatakan, Pemkab […]

  • Kutim Konsolidasikan Website OPD Lewat Rakor Satu Atap

    Kutim Konsolidasikan Website OPD Lewat Rakor Satu Atap

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat integrasi informasi publik dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Website “Satu Atap”. Langkah ini bertujuan menyatukan tata kelola seluruh website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan dalam satu sistem portal terpadu. Rakor yang diadakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstik) Kutim di Hotel […]

  • Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman(Ciaa/Kaltim12)

    Kutim Dapat Kepercayaan Gelar Kejurprov Bulu Tangkis Kaltim 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Tahun ini, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Sangatta, mulai 21 hingga 25 Oktober 2025. Kegiatan yang diikuti 389 atlet dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim ini menjadi wadah pembinaan […]

  • Polres Kutai Timur Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polres Kutai Timur Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎​www.kaltim12.com/,KUTIM – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur secara resmi melepas keberangkatan armada bantuan sosial (bansos) untuk korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Kutai Timur pada pagi hari tadi, sekitar pukul 08.30 WITA, sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah terdampak. ‎​Bantuan ini ditujukan khusus bagi masyarakat […]

  • Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Permintaan Kenaikan Honor RT Hingga Rp2 Juta.

    Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Permintaan Kenaikan Honor RT Hingga Rp2 Juta.

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menanggapi permintaan forum RT Sangatta Utara yang mengajukan permintaan peningkatan honor bagi para RT hingga mencapai 2 juta rupiah. Ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kutim selasa (16 Mei 2023), Kasmidi mengatakan pihaknya tidak masalah adanya permintaan dari RT tersebut, tetapi harus dilihat dari tanggungan […]

expand_less