Breaking News
light_mode
Beranda » Advetorial » Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/, Sangatta – Keberhasilan 72 petani di Kampung Sidrap Kecamatan Teluk Pandan layak diapresiasi dan dicontoh dalam pengembangan pertanian modern. Petani-petani tersebut mampu merubah lahan gambut yang berdekatan denganjalur pipa gas PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area (Pertagas OKA), menjadi lahan penghasil komoditas sayur kangkung, bayam dan sawi.

Menggarap lahan seluas 14 hektar, para petani kemudian memulai program Pertani Mandiri Jalur Pipa Sidrap (TAMAN Sidrap) yang fokus ke konsep pertanian holtikultura semi organik yang berkelanjutan dan terintegrasi. Ketua Kelompok Tani Permata Jaya Kampung Sidrap Lasakka menerangkan, jika lahan pertanian di Sidrap itu lahan gambut yang tingkat pH tanahnya memiliki keasaman tinggi.

Sehingga jika bertani secara normal akan memakan biaya besar, agar meningkatkan produktifitas lahan. Akhirnya di awal tahun 2021, petani pihak desa bersama pihak Pertagas OKA, PPL Pertanian Teluk Pandan. Fokus ke konsep pertanian holtikultura semi organik yang berkelanjutan dan terintegrasi.

“Alhamdulillah berkat penerapan pertanian semi organik ini para petani bisa meningkatkan pendapatan hingga Rp 44 juta sepanjang tahun 2022 ini,” jelas Lasakka pada Rabu (9/11/2022).

Para petani jamur di Kampung Sidrap juga merasakan dampak positif yang sama. Program TAMAN Sidrap berhasil memberikan solusi untuk permasalahan limbah jamur. Sutrisno menceritakan inovasi pengolahan limbah baglog jamur menjadi produk kompos BAJA Kelompok Tani Permata Jaya dan juga media tanam di rumah bibit yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera (KWT Sejahtera).

“Sekarang sebanyak 3 ton/tahun limbah baglog jamur bisa dikelola menjadi kompos. Siapa sangka, limbah yang biasanya kami buang bisa digunakan untuk ibu-ibu menanam di rumah bibit” ujar Sutrisno.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim Dyah Ratnaningrum mengapresiasi kerjasama yang luar biasa antara petani=petani, PPL, maupun pihak Pertagas OKA dalam menggarap program Pertani Mandiri Jalur Pipa Sidrap (TAMAN Sidrap). Kegiatan integrasi pertanian Pertagas OKA di Kampung Sidrap merupakan program yang sangat cocok meningkatkan kualitas pertanian.

“Kelompok tani biasanya tidak terintegrasi antar kelompok, hanya berkomunikasi saja. Dengan adanya integrasi seperti ini, dapat meningkatkan produktivitas kelompok tani yang ada. Semoga, model integrasi pertanian ini dapat diterapkan dan dicontoh oleh seluruh kelompok-kelompok tani yang ada di Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Kadistanak Kutim. (ADV-KOMINFO/Ran/Uni)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Mantap Kutim Masih 34,78 Persen, APBD Anjlok ke Rp5,1 Triliun

    Jalan Mantap Kutim Masih 34,78 Persen, APBD Anjlok ke Rp5,1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi tantangan serius. Hingga 2025, persentase jalan kabupaten dengan kategori mantap tercatat baru mencapai 34,78 persen, atau hanya meningkat tipis dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 33,27 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas jalan di Kutim berjalan lambat. Padahal, infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor […]

  • Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

    Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kekhawatiran terhadap potensi kerusakan lingkungan di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat kian menguat. Sejumlah komunitas pecinta alam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendesak pemerintah agar mempercepat pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geopark. Bentang karst Sangkulirang-Mangkalihat yang dikenal sebagai salah satu kawasan karst terbesar di Kalimantan dinilai berada dalam posisi rawan. Beberapa segmen wilayahnya disebut […]

  • Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Lonjakan kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Jepu-Jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar, terutama pada momen libur Tahun Baru 2026. Sejak pagi hingga siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke pantai yang dikenal dengan panorama lautnya yang masih alami tersebut. Kepadatan pengunjung […]

  • Pemkab Kutim Ikut Pemerintah Pusat 1 Syawal 1444 H jatuh Pada Hari Sabtu

    Pemkab Kutim Ikut Pemerintah Pusat 1 Syawal 1444 H jatuh Pada Hari Sabtu

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memastikan, Pemkab Kutim mengikuti Pemerintah Pusat dalam menetapkan 1 Syawal 1444 H atau Lebaran Idul Fitri Jatuh pada hari Sabtu 22 April 2023. Hal tersebut di ungkapkan Bupati Ardiansyah usai meninjau langsung Posko Pengamanan Lebaran di pos terpadu Lebaran 2023 di simpan tiga Jalan Yos Sudarso – Aw […]

  • Ketua Fraksi Demokrat Ajak Warga Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Ketua Fraksi Demokrat Ajak Warga Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program makan bergizi gratis (MBG). Hal itu ia sampaikan saat menggelar reses di Jalan Dayung, Gang Tenggiri, RT 42, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta. Menurutnya, program MBG tidak hanya menyangkut pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi […]

  • Titik Terang Bandara Komersial Kutai Timur di Tanjung Bara

    Titik Terang Bandara Komersial Kutai Timur di Tanjung Bara

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kitai Timur – Rencana memiliki bandara komersial di Kutai Timur (Kutim) kini semakin mendekati kenyataan. Titik terang ini muncul setelah PT Kaltim Prima Coal (KPC) memberikan persetujuan penggunaan Bandara Tanjung Bara untuk penerbangan umum. Hal ini menandai pergeseran fokus Pemerintah Kabupaten dari rencana pembangunan Bandara Sangkima. Meski persetujuan telah didapatkan, Bandara Tanjung Bara masih membutuhkan […]

expand_less