Breaking News
light_mode
Beranda » Parlementaria » Ketua DPRD Kutim Buka Peluang Pinjaman Daerah hingga Rp2,5 Triliun

Ketua DPRD Kutim Buka Peluang Pinjaman Daerah hingga Rp2,5 Triliun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, mengungkapkan adanya peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pinjaman ke pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat pembiayaan pembangunan daerah. Wacana tersebut muncul seiring menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah.

“Pemerintah pusat saat ini membuka peluang bagi daerah untuk melakukan pinjaman langsung ke pusat,” ujar Jimmi,Sabtu (8/11/2025)

Ia menjelaskan, potensi pinjaman yang dapat diambil Kutim cukup besar. Berdasarkan hasil komunikasi dengan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah, pemerintah daerah masih memiliki potensi “kurang bayar” dan “kurang salur” yang bisa dijadikan jaminan pinjaman.

“Kami mendapat penjelasan bahwa potensi kurang bayar kita masih lebih dari Rp1 triliun. Jadi pinjaman bisa mencapai 2,5 kali lipat atau sekitar Rp2,5 triliun,” ungkapnya.

Menurut Jimmi, wacana pinjaman ini harus dibahas secara mendalam antara DPRD dan pemerintah daerah agar tidak menimbulkan beban keuangan di masa depan.

“Kemampuan membayar kembali harus benar-benar dihitung dengan cermat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pinjaman ini idealnya digunakan untuk membiayai proyek produktif, bukan untuk belanja rutin. “Kalau dipakai untuk pembangunan infrastruktur yang bisa menumbuhkan ekonomi, itu sangat baik,” katanya.

Jimmi juga menyebut pemerintah pusat mendorong daerah agar lebih aktif memanfaatkan fasilitas keuangan untuk mempercepat pembangunan. “Pemerintah pusat ingin daerah lebih mandiri secara fiskal dan tidak hanya bergantung pada transfer dana,” jelasnya.

Namun ia mengingatkan, mekanisme dan validasi keuangan daerah tetap menjadi faktor utama yang harus disetujui oleh Kementerian Keuangan. “Semuanya tergantung pada hasil validasi potensi finansial daerah kita,” ucapnya.

Menurut Jimmi, langkah ini bisa menjadi peluang strategis jika dikelola secara hati-hati dan transparan. “Kalau digunakan secara bijak, pinjaman daerah justru bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kutim,” tutupnya.(Adv/DPRD)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PKS Sampaikan Catatan Kritis pada RAPBD Kutim 2026

    Fraksi PKS Sampaikan Catatan Kritis pada RAPBD Kutim 2026

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur menyampaikan Pandangan Umum terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-XIII, Senin (25/11/2025). Ketua Fraksi PKS, Akbar Tanjung, SP, menegaskan bahwa fraksinya mendukung penyusunan anggaran selama alokasi belanja diarahkan secara efektif dan berpihak kepada masyarakat. “Kami pada prinsipnya mendukung upaya pemerintah dalam […]

  • Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Laut Kutai Timur (Kutim) kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga mancing. Ajang Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di perairan Sangatta berlangsung meriah, diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Dari hasil penjurian akhir, Dara Manisku Fishing Team berhasil menyabet juara umum dengan total poin 63,40, disusul Camar Laut […]

  • Petani Kutim Kini Gunakan Irigasi Pintar, Kontrol Air Hanya Lewat Smartphone

    Petani Kutim Kini Gunakan Irigasi Pintar, Kontrol Air Hanya Lewat Smartphone

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Inovasi baru dalam sektor pertanian mulai diterapkan oleh petani di Kutai Timur. Melalui bantuan Bank Indonesia, petani kini menggunakan alat irigasi berbasis internet yang dapat dikontrol langsung melalui smartphone. Kabid DTPHP Kutim, Wahyudi Nur, menjelaskan bahwa teknologi ini menjadi solusi efisien bagi petani hortikultura di tengah tantangan cuaca ekstrem. “Petani bisa mengatur kapan penyiraman […]

  • Bupati Ardiansyah Sulaiman Hadiri wisuda angkatan ke-III SDIT 2 Darusalam

    Bupati Ardiansyah Sulaiman Hadiri wisuda angkatan ke-III SDIT 2 Darusalam

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri acara wisuda angkatan ke-III Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) 2 Daarussalam. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sabtu (27/5/2023) pagi tersebut Mengangkat tema “Nusantara Wonderful, Jadikan Generasi Alpha Yang Unggul” Pada sambutannya Bupati Ardiansyah mengatakan Jaringan Sekolah Islam Terpadu […]

  • Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal melalui sektor pariwisata. Pada Kalender Event Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, dua event kebudayaan unggulan Kutim, yakni Festival Lom Plai dan Festival Sekerat, resmi masuk sebagai agenda daerah. Pengusulan dua event tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim sebagai strategi mempromosikan kekayaan […]

  • Dana Hibah Ormas di Kutim Capai Rp1 Miliar, Kesbangpol Temukan Sejumlah Organisasi Fiktif

    Dana Hibah Ormas di Kutim Capai Rp1 Miliar, Kesbangpol Temukan Sejumlah Organisasi Fiktif

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan penyaluran dana hibah tahun ini dilakukan secara selektif. Dari 11 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diusulkan sebagai penerima, hanya tujuh yang dinyatakan lolos verifikasi. Empat lainnya terpaksa dicoret lantaran terindikasi fiktif dan tidak memenuhi persyaratan administratif. Kepala Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, mengungkapkan […]

expand_less