Angga Redi, Bidik Kadin Kutim sebagai Pilar Ekonomi dan Rumah Besar Pengusaha Lokal
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kaltim12.com,KUTIM – Angga Redi Niata menegaskan komitmennya untuk membawa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah sekaligus rumah besar bagi para pengusaha lokal. Hal itu disampaikannya usai mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Kadin Kutim periode 2026–2031.
Dalam keterangannya, Angga menyebut Kadin harus mampu mengambil peran strategis di tengah derasnya arus investasi yang diprediksi akan semakin meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, momentum tersebut tidak boleh dilewatkan tanpa keterlibatan aktif pengusaha lokal.
“Kadin harus hadir sebagai pilar ekonomi daerah. Tidak hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai wadah yang benar-benar mampu mengakomodasi dan memperjuangkan kepentingan pengusaha lokal,” ujar Angga.
Ia menilai, selama ini masih banyak pelaku usaha di daerah yang belum mendapatkan akses dan peluang yang seimbang dalam proyek-proyek besar. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Kadin untuk berbenah.
“Kita tidak ingin pengusaha lokal hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi pelaku utama di daerahnya sendiri, baik sebagai kontraktor, penyedia jasa, maupun pelaku UMKM,” tegasnya.
Angga juga menyoroti pentingnya peningkatan daya saing pelaku usaha lokal. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia, manajemen usaha, hingga akses terhadap informasi dan jaringan menjadi kunci agar pengusaha daerah mampu bersaing dengan pelaku usaha dari luar.
“Kita harus jujur mengakui bahwa masih ada keterbatasan. Tapi di situlah peran Kadin, menjadi jembatan untuk meningkatkan kapasitas dan membuka peluang kolaborasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan pengusaha dari luar daerah tetap diperlukan, terutama dalam menghadapi skala investasi yang besar. Namun, kerja sama tersebut harus memberikan ruang belajar dan manfaat nyata bagi pengusaha lokal.
“Kolaborasi itu penting, tapi harus berimbang. Pengusaha lokal harus mendapatkan transfer pengetahuan dan pengalaman agar bisa berkembang,” katanya.
Selain fokus pada penguatan ekonomi, Angga juga menekankan pentingnya pembenahan internal organisasi Kadin Kutim. Ia menilai, organisasi sebesar Kadin harus memiliki sistem yang profesional dan fasilitas yang memadai.
“Kita ingin Kadin Kutim berdiri dengan gagah, profesional, dan memiliki sekretariat yang representatif. Ini penting untuk menunjang koordinasi dan pelayanan kepada anggota,” ungkapnya.
Angga menilai, tanpa organisasi yang kuat, peran Kadin sebagai penggerak ekonomi akan sulit terwujud. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk melakukan penataan kelembagaan jika dipercaya memimpin.
Dalam visinya, Angga mengusung semangat “Maju Bersama, Sejahtera Bersama” sebagai landasan dalam membangun sinergi antara pengusaha lokal, pemerintah, dan investor. Ia optimistis, dengan kerja sama yang baik, Kutim dapat menjadi daerah yang maju dengan ekonomi yang inklusif.
“Kalau semua bergerak bersama, saya yakin kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Ini yang menjadi tujuan utama,” ucapnya.
Sementara itu, proses pencalonan Ketua Kadin Kutim saat ini telah memasuki tahapan penting. Panitia Musyawarah Kabupaten (Mukab) V telah menutup masa pendaftaran bakal calon, dengan tiga nama yang resmi mengembalikan formulir.
Selain Angga Redi Niata, dua kandidat lainnya yang turut bersaing adalah Ahlang Edi dan Sesthy S Bumbungan. Ketiganya akan mengikuti tahapan selanjutnya sebelum pemilihan ketua definitif.
Dengan dinamika yang berkembang, Mukab V Kadin Kutim diprediksi akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Angga pun berharap proses tersebut berjalan transparan dan demokratis.
“Yang terpenting adalah bagaimana Kadin ke depan bisa benar-benar memberikan manfaat bagi pengusaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.(K12/*)
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


