Breaking News
light_mode
Beranda » Kominfo Kutim » Pastikan Program Tepat Sasaran, Bupati Ardiansyah Instruksikan Validasi Faktual Data Anak Putus Sekolah

Pastikan Program Tepat Sasaran, Bupati Ardiansyah Instruksikan Validasi Faktual Data Anak Putus Sekolah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus berkomitmen meningkatkan akurasi data kependudukan guna memastikan efektivitas program pembangunan, khususnya di sektor pendidikan. Terkait hal ini, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, memberikan atensi khusus terhadap validitas data anak putus sekolah di wilayah Kutim.

Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersinergi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera melakukan langkah proaktif berupa verifikasi dan validasi ulang data secara menyeluruh di lapangan.

Bupati Ardiansyah menegaskan pentingnya sinkronisasi data administrasi dengan kondisi riil di masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul adanya temuan ketidaksesuaian data di lapangan, di mana terdapat anak yang tercatat sebagai siswa putus sekolah secara administrasi, namun secara faktual masih aktif menempuh pendidikan.

“Saya meminta jajaran Dukcapil untuk mengoptimalkan pendataan keluarga dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sangat penting bagi kita untuk mendapatkan data riil di lapangan agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar presisi,” tegas Bupati Ardiansyah,Jumat (21/11/2025).

Sebagai pembelajaran, Bupati mencontohkan temuan di kawasan Sangatta Utara, tepatnya di Jalan Sulawesi. Tim lapangan menemukan adanya selisih informasi saat melakukan konfirmasi langsung kepada warga, di mana data anak putus sekolah yang tercatat ternyata tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan oleh orang tua.

Merespons dinamika tersebut, Bupati meminta jajarannya mengubah pola kerja dengan tidak hanya menunggu data masuk, melainkan jemput bola melakukan pengecekan detail menggunakan metode by name by address (berdasarkan nama dan alamat). Langkah ini krusial untuk mencegah terjadinya kesalahan sasaran dalam penganggaran maupun intervensi program strategis daerah, seperti pengentasan kemiskinan dan program wajib belajar.

“Data yang valid adalah kunci utama. Metode by name by address harus segera diterapkan untuk memastikan tidak ada anak-anak Kutim yang membutuhkan bantuan justru terlewat, atau sebaliknya. Langkah ini harus segera dilaksanakan demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.(Adv/Kominfo)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kutai Timur Tangkap Pengedar Narkoba di Muara Wahau, Sita 163 Gram Sabu

    Polres Kutai Timur Tangkap Pengedar Narkoba di Muara Wahau, Sita 163 Gram Sabu

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Timur kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika. Seorang pria berinisial MHA (27) ditangkap di Desa Nehes Liah Bing, Kecamatan Muara Wahau, pada Sabtu, 10 Mei 2025 sekitar pukul 03.30 Wita. Penangkapan dilakukan di kediaman pelaku yang berada di Jalan Log Pond RT 006. Dari hasil penggeledahan, petugas […]

  • DPRD Kutim Gencar Sosialisasikan Perda Retribusi Daerah untuk Dongkrak PAD

    DPRD Kutim Gencar Sosialisasikan Perda Retribusi Daerah untuk Dongkrak PAD

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengintensifkan sosialisasi terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Retribusi Daerah. Upaya ini dilakukan sebagai strategi penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kutim, […]

  • Perusahaan Rusia Lirik Blok East Natuna

    Perusahaan Rusia Lirik Blok East Natuna

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Jakarta – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengungkapkan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Rusia, Zarubezhneft tertarik untuk masuk ke pengelolaan lapangan gas Blok East Natuna. Adapun saat ini Zarubezhneft memiliki 50 persen hak partisipasi di salah satu proyek migas lepas pantai […]

  • STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (STIPER), Dr. Ismail Fahmy Almadi, S.Pi., MP., menyatakan kesiapan dalam menyambut program bantuan pendidikan “Gratis POL” yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Program ini ditujukan untuk meringankan beban biaya kuliah mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Kaltim. “Karena kita berada di wilayah Kalimantan Timur, tentu kami siap […]

  • Irma Hatika Ramadani, Remaja Kutim Siap Harumkan Nama Kaltim di Ajang Miss Teenager Indonesia 2025

    Irma Hatika Ramadani, Remaja Kutim Siap Harumkan Nama Kaltim di Ajang Miss Teenager Indonesia 2025

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Semangat dan tekad tinggi terpancar dari sosok Irma Hatika Ramadani, gadis 15 tahun asal Kutai Timur (Kutim) yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam ajang bergengsi Miss Teenager Indonesia 2025. Tak sekadar berparas manis, Irma hadir membawa misi besar, membuktikan bahwa remaja Kaltim mampu bersaing, berprestasi, dan menginspirasi di tingkat nasional. […]

  • Koperasi Merah Putih di Kutim Belum Bergerak, Pemkab Tunggu Kejelasan dari Pusat

    Koperasi Merah Putih di Kutim Belum Bergerak, Pemkab Tunggu Kejelasan dari Pusat

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Program pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ternyata belum berjalan maksimal, meski sudah terbentuk sejak beberapa bulan lalu. Hingga kini, koperasi tersebut belum menunjukkan aktivitas nyata di lapangan. Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, membenarkan bahwa koperasi ini baru sebatas tahap pembentukan dan pengesahan akta. Pemerintah daerah hanya […]

expand_less