Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Nyawa Warga Jadi Taruhan, Aktivitas Bus Tambang Kembali Diprotes di Kutim

Nyawa Warga Jadi Taruhan, Aktivitas Bus Tambang Kembali Diprotes di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Sebuah spanduk bernada keras terpampang di pinggir jalan umum, menjadi simbol kemarahan warga atas lalu lalang bus dan truk tambang yang dinilai mengancam keselamatan publik.

Dalam spanduk tersebut, warga menegaskan bahwa nyawa manusia tidak seharusnya dikorbankan demi kepentingan bisnis. Pesan itu mencerminkan keresahan masyarakat yang setiap hari harus berbagi ruang jalan dengan kendaraan operasional perusahaan berukuran besar.

Tak hanya menyoroti risiko kecelakaan, spanduk itu juga menyindir lemahnya pengawasan pemerintah daerah. Kalimat bernada kritis terhadap sikap pemda menjadi penegasan kekecewaan warga yang menilai belum ada tindakan tegas meski korban jiwa terus berjatuhan.

Ketua G20 Mei Kabupaten Kutai Timur, Erwin Febrian Syuhada, menilai protes tersebut sebagai peringatan serius atas buruknya pengelolaan aktivitas kendaraan perusahaan di jalan umum.

Menurutnya, kecelakaan yang berulang menunjukkan adanya kelalaian sistemik dalam menjamin keselamatan masyarakat.

“Ketika korban terus berjatuhan dan mayoritas berasal dari kelompok rentan, itu menandakan keselamatan publik belum menjadi prioritas. Aktivitas ekonomi tidak boleh dibayar dengan nyawa warga,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Ia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir, kecelakaan maut dengan pola serupa terus terjadi di Sangatta. Seluruh insiden melibatkan kendaraan operasional perusahaan yang melintas di jalur utama yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Tragedi pertama terjadi pada 10 April 2025, ketika seorang anak berusia 12 tahun berinisial H meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan perusahaan di Simpang Tikungan Sahara, Sangatta Utara. Korban saat itu tengah membantu orang tuanya yang bertugas membersihkan jalan.

Peristiwa serupa kembali terulang pada 1 September 2025. Seorang anak berusia enam tahun berinisial MAR tewas setelah terlindas bus roda enam di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Gang Rajawali, Sangatta. Insiden tersebut memicu duka mendalam sekaligus kemarahan warga.

Kasus terbaru terjadi pada Rabu malam (28/1/2026). Seorang pemuda berusia 25 tahun berinisial A meninggal dunia di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan bus Mercedes Benz di Jalan Yos Sudarso IV, Road 9, Sangatta.

Rangkaian kecelakaan tersebut dinilai memiliki benang merah yang jelas, yakni keterlibatan kendaraan operasional perusahaan di jalan umum.

Fakta ini mempertegas bahwa persoalan keselamatan lalu lintas di Sangatta bukan lagi insiden terpisah, melainkan masalah serius yang belum ditangani secara menyeluruh.

G20 Mei menilai pemasangan spanduk bukan sekadar luapan emosi, melainkan sinyal darurat atas ancaman nyata yang dihadapi warga setiap hari. Jalan umum, kata Erwin, seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat, bukan jalur industri berisiko tinggi.

Sebagai langkah solusi, G20 mei mendesak pemerintah daerah segera menetapkan trayek khusus bagi bus dan kendaraan operasional perusahaan. Pemisahan jalur industri dan jalur sipil dinilai sebagai langkah mendesak untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Selain itu, G20 Mei juga mendorong pembangunan terminal atau hub khusus bus perusahaan di luar pusat kota, serta pengaturan jam operasional kendaraan tambang agar tidak melintas pada jam sibuk warga, terutama pagi dan sore hari.

“Ini bukan ancaman, melainkan peringatan terakhir. Jika tidak segera ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret, maka tragedi serupa hanya tinggal menunggu waktu,” tegasnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, KUTIM – Lonjakan harga beras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) selama bulan suci Ramadan dipicu tingginya biaya distribusi dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ketergantungan terhadap pasokan luar wilayah membuat harga beras di pasaran sulit menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional. Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual di tingkat […]

  • Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya pemerintah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mendorong transformasi digital dinilai belum berjalan optimal. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPemdes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa hambatan terbesar dalam digitalisasi pelayanan publik di desa hingga saat ini adalah keterbatasan sinyal internet. Menurut Basuni, sudah ada beberapa desa yang […]

  • Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

    Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Sebuah transformasi inspiratif terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur. Embung Banyu Langi, yang dulunya hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan untuk keperluan irigasi pertanian, kini menjelma menjadi destinasi wisata lokal yang ramai dikunjungi warga. Berada di kawasan strategis dengan pemandangan alam yang menawan, embung ini disulap menjadi ruang terbuka […]

  • Diduga Induk dan Anak, Beruang Madu Makin Sering Muncul di Permukiman Warga

    Diduga Induk dan Anak, Beruang Madu Makin Sering Muncul di Permukiman Warga

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Warga Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, kembali dibuat resah dengan kemunculan beruang madu yang semakin sering terlihat di sekitar permukiman. Satwa liar tersebut bahkan dilaporkan mendekati rumah warga dalam beberapa hari terakhir. Kemunculan beruang ini diketahui bukan pertama kali terjadi. Berdasarkan keterangan warga dan pemerintah desa, keberadaan satwa tersebut sudah terpantau sejak menjelang […]

  • Ketua DPRD Kutim: Wajib Pajak Adalah Urat Nadi Pembangunan Daerah

    Ketua DPRD Kutim: Wajib Pajak Adalah Urat Nadi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah menunaikan kewajibannya dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kontribusi pajak memiliki peran vital sebagai sumber utama pendapatan asli daerah (PAD) yang menopang pertumbuhan ekonomi. “Wajib pajak ini adalah urat nadi dan jantung hati dari pembangunan ekonomi kita,” ujar Jimmi, Jumat […]

  • Faizal Rachman Resmi Menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim 2025–2030

    Faizal Rachman Resmi Menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim 2025–2030

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – DPP PDI Perjuangan menetapkan Faizal Rachman sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Timur untuk periode 2025–2030 melalui SK bernomor 23.06/KPTS/KP/DPP/XI/2025 yang resmi diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Kalimantan Timur di Hotel Novotel Balikpapan. Acara tersebut turut dihadiri Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Dalam SK tersebut, selain mengangkat Faizal sebagai ketua, […]

expand_less