Pemuda Kutim Gandeng PDAM, “Sangattaqua” Siap Dongkrak PAD dan Serap Tenaga Kerja
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kaltim12.com,KUTIM– Langkah konkret ditunjukkan kalangan pemuda di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat, mereka resmi menjalin kerja sama dengan PDAM Kutim untuk mendistribusikan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) “Sangattaqua”.
Kolaborasi ini tak sekadar soal bisnis distribusi air minum, tetapi juga menjadi strategi nyata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peran pemuda pun ditempatkan sebagai motor penggerak perluasan pasar.
Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat, Habibi, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bentuk kontribusi langsung generasi muda terhadap pembangunan fiskal daerah.
“Setiap botol Sangattaqua yang kami distribusikan akan menambah omzet PDAM. Semakin besar omzet PDAM, semakin besar dividen untuk PAD Kutim. Ini cara pemuda ikut menaikkan APBD dari sektor riil,” jelas Habibi.
Ia menyebut, jaringan pemuda yang tersebar hingga tingkat desa menjadi kekuatan utama dalam memperluas distribusi produk lokal tersebut. Dalam enam bulan pertama, pihaknya menargetkan Sangattaqua dapat menembus sedikitnya 200 titik distribusi.
Sasaran pasar yang dibidik cukup luas, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hotel, sekolah, kantor pemerintahan, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis. Selain itu, pelaku UMKM juga akan dilibatkan sebagai sub-distributor.
Kepala Unit AMDK PDAM Kutim, Recky Karepowan, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing produk daerah.
“Kami fokus pada produksi, sementara distribusi diperkuat oleh pemuda. Dengan begitu, biaya distribusi bisa ditekan dan volume penjualan meningkat. Ujungnya tentu berdampak pada peningkatan PAD Kutim,” kata Recky.
Menurutnya, sinergi antara BUMD dan koperasi pemuda ini bisa menjadi model baru dalam pengembangan usaha daerah yang berkelanjutan.
Tak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, kerja sama ini juga membuka peluang kerja bagi pemuda lokal. Koperasi akan merekrut tenaga kerja untuk berbagai posisi seperti sales, pengemudi, hingga pengelola gudang dan logistik.
Selain itu, perputaran uang di daerah juga dipastikan meningkat seiring meluasnya distribusi Sangattaqua. Produk ini bahkan direncanakan menjadi air minum resmi dalam berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas pemuda.
Dari sisi promosi, Sangattaqua juga akan dibawa ke berbagai event, baik di tingkat regional maupun nasional, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk unggulan Kutai Timur.
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


