Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Foto » Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Rapat Paripurna DPRD Kutai Timur (Kutim) dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 menjadi momen penting bagi Fraksi Partai Demokrat untuk menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Pandi Widiarto, juru bicara Fraksi Demokrat, menyoroti estimasi pendapatan daerah tahun 2025 yang mencapai Rp11,151 triliun. Ia menyebut angka tersebut sebagai pencapaian yang fantastis, namun mengingatkan pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Angka ini sangat fantastis untuk sebuah kabupaten. Fraksi Partai Demokrat menyarankan agar pemerintah lebih giat menggali potensi daerah yang dapat dijadikan pendapatan asli daerah (PAD) dan tidak hanya mengandalkan transfer dari pusat,” ungkap Pandi.

Fraksi Demokrat juga menekankan perlunya pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap pelaksanaan APBD, mengingat pengalaman tahun 2023 dan 2024 yang masih menghadapi keterlambatan dalam penyerapan anggaran.

“Pengawasan yang efektif dapat mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan program-program yang telah direncanakan berjalan sesuai tujuan. Hal ini harus menjadi perhatian bersama bagi seluruh anggota DPRD,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fraksi Demokrat menyarankan pemerintah untuk melakukan lelang dini terhadap kegiatan dan pengadaan barang atau jasa guna menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun yang berpotensi menimbulkan sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) besar. Hal ini merujuk pada amanat MoU antara Mendagri, Kepala LKPP, dan Kepala BPKP Nomor 2 Tahun 2021 tentang pengadaan dini atas barang atau jasa di lingkungan pemerintah daerah.

Selain itu, Pandi juga mendorong pemerintah untuk beralih dari proses pengadaan manual menuju transaksi melalui katalog elektronik lokal dan toko daring, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diubah dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang atau Jasa.

“Kami percaya bahwa langkah ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah,” ujar Pandi.

Dengan pendapatan daerah yang besar, Fraksi Demokrat berharap Pemkab Kutim dapat lebih inovatif dan efektif dalam mengelola anggaran, sekaligus memastikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Kutai Timur. (adv)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cakupan Layanan PDAM Kutim Masih 34,04 Persen, Namun Secara Teknis Tembus 82 Persen

    Cakupan Layanan PDAM Kutim Masih 34,04 Persen, Namun Secara Teknis Tembus 82 Persen

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Cakupan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih berada di angka 34,04 persen jika dilihat dari sisi administratif wilayah. Meski demikian, dari sisi teknis pelayanan, capaian distribusi air bersih justru telah melampaui target dengan angka mencapai lebih dari 80 persen. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, […]

  • Sandaran Miliki Beragam Objek Pariwisata

    Sandaran Miliki Beragam Objek Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Membangun sektor pariwisata di Kutai Timur tak dapat dilakukan sebagaimana hikayat Bandung Bondowoso, membangun seribu candi dalam waktu satu malam. Diperlukan kekuatan yang melibatkan semua elemen untuk saling bahu-membahu, menghadapi berbagai aral rintangan, sebelum menikmati manisnya kesuksesan layaknya daerah yang sudah terkenal destinasi wisatanya diluaran sana. Bupati Ardiansyah Sulaiman mengaku, ia mengenalkan […]

  • STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (STIPER), Dr. Ismail Fahmy Almadi, S.Pi., MP., menyatakan kesiapan dalam menyambut program bantuan pendidikan “Gratis POL” yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Program ini ditujukan untuk meringankan beban biaya kuliah mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Kaltim. “Karena kita berada di wilayah Kalimantan Timur, tentu kami siap […]

  • Kutim Perkuat Kabupaten Layak Anak, DP3A Ajak Dunia Usaha Wujudkan ‘Perusahaan Layak Anak’

    Kutim Perkuat Kabupaten Layak Anak, DP3A Ajak Dunia Usaha Wujudkan ‘Perusahaan Layak Anak’

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi Kabupaten Layak Anak (KLA). Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah mendorong sinergi lintas sektor dengan melibatkan dunia usaha melalui inisiatif Perusahaan Layak Anak (PLA). Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni, […]

  • Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

    Kutim Perluas Jaringan Penanganan TBC, PPTI Didorong Aktif di Lapangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Bupati Kutim mengukuhkan Pengurus Anak Cabang (PPTI) di 18 kecamatan Kutim Kaltim12.com, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan memperluas peran organisasi masyarakat hingga ke tingkat kecamatan. Melalui pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) di 18 wilayah, upaya penanganan kini difokuskan lebih dekat ke masyarakat.Langkah […]

  • Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Aldriansyah, memberikan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah daerah. Politisi Partai NasDem ini menyoroti pola keterlambatan administrasi yang terus berulang dan mengganggu ritme kerja kedewanan serta pembangunan daerah. Aldriansyah mengungkapkan bahwa masalah ini menyebabkan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD […]

expand_less