Breaking News
light_mode
Beranda » Advetorial » Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Yayasan Kampung Sedunia atau Global Village Foundation (GVF) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kutai Timur (Baznas Kutim) untuk membagikan bantuan kursi roda khusus kepada 40 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang pada tanggal 20 Mei 2023.

Acara tersebut diadakan di Resto Agra Rasa, Jalan Yos Sudarso 3, Sangatta Utara, dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pamkesra) Puniso Suryo Renggono, Kepala Baznas Kutim Masnip Sofyan, Founder GVF Mr. Andi, Yayasan Mata Hati Banyuwangi, PPDI Kalimantan Timur, serta beberapa undangan lainnya.

Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Organisasi GVF yang turut berkontribusi membantu masyarakat, khususnya anak-anak dengan keistimewaan ini. Ia menyatakan bahwa anak-anak tersebut membutuhkan dukungan dan perhatian serius dari semua orang, dan kolaborasi ini merupakan bentuk yang baik dan perlu terus dikembangkan. Poniso Suryo Renggono juga berharap bahwa kolaborasi antara GVF dan pemerintah dapat berlanjut dan mengembangkan kerjasama di bidang sosial lainnya. Ia menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah, dan ia akan terus mengawal kegiatan semacam ini, termasuk melibatkan Dinas Sosial (Dinsos).

Sebelumnya, Kepala Baznas Kutim, Masnip Sofyan, menyatakan bahwa sebanyak 40 anak dari Kutim dan Bontang akan menerima bantuan kursi roda khusus, yang akan dibagikan secara bertahap.

“Pada hari itu, sebanyak 30 kursi roda dibagikan, sementara sisanya akan diberikan keesokan harinya.,”sebutnya.

Sofyan menjelaskan bahwa kursi roda ini didesain khusus sesuai dengan ukuran tubuh anak-anak penerima, dan tidak boleh diperjualbelikan secara umum. Jika ada penerima bantuan yang sudah tidak membutuhkan lagi, Sofyan mengimbau agar kursi roda tersebut dikembalikan ke Baznas agar bisa disalurkan kepada orang yang membutuhkannya

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara GVF, Ulfa, menyampaikan bahwa pemberian kursi roda khusus secara gratis merupakan bagian dari gerakan kepedulian khusus kepada anak-anak penyandang disabilitas. Gerakan ini telah dilakukan sejak tahun 1998 oleh organisasi nirlaba Wheelchairs For Kids (WFK) yang berasal dari Perth, Australia. WFK telah membantu memberikan sekitar 60 ribu kursi roda di 90 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Kalimantan Timur (Kaltim), GVF sebagai penyalur bantuan dari WFK telah memberikan 170 kursi roda kepada anak-anak (ADV)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Sekerat “Berkat Dukungan Pemkab Kutim Sekerat Makin Berkembang

    Kades Sekerat “Berkat Dukungan Pemkab Kutim Sekerat Makin Berkembang

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGALON – Kepala Desa Sekerat Sunandhika mengaku merasa bahagai dengan di selenggarannya Bazar Promosi UMKM Roadshow di wilayahnya. Hal ini diungkapkan Kades Sekerat saat ditemui dipelaksanaan Bazar Promosi UMKM Roadshow, di pantai sekerat pada Selasa (25/4/2023) malam. Dikatakannya, berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kegiatan tersebut bisa terlaksana dan pihak perusahaan seperti PT […]

  • Raperda Keolahragaan Dorong Kutim Bangun Industri Olahraga Modern Berbasis Digital

    Raperda Keolahragaan Dorong Kutim Bangun Industri Olahraga Modern Berbasis Digital

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dunia olahraga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap memasuki era baru. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Keolahragaan yang tengah dibahas DPRD Kutim membawa visi besar “Mendorong lahirnya industri olahraga modern yang berbasis digital dan multidisiplin”. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Keolahragaan, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa olahraga modern tidak lagi hanya berbicara soal […]

  • Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

    Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Rapat Paripurna DPRD Kutai Timur (Kutim) dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 menjadi momen penting bagi Fraksi Partai Demokrat untuk menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024). Pandi Widiarto, juru bicara Fraksi Demokrat, menyoroti estimasi pendapatan […]

  • Ketua DPRD Kutim Buka Peluang Pinjaman Daerah hingga Rp2,5 Triliun

    Ketua DPRD Kutim Buka Peluang Pinjaman Daerah hingga Rp2,5 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, mengungkapkan adanya peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pinjaman ke pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat pembiayaan pembangunan daerah. Wacana tersebut muncul seiring menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah. “Pemerintah pusat saat ini membuka peluang bagi daerah untuk melakukan pinjaman langsung ke pusat,” […]

  • APBD Tahun 2026 Turun, DPRD Bantu Pemerintah Cari ‘Tambahan’

    APBD Tahun 2026 Turun, DPRD Bantu Pemerintah Cari ‘Tambahan’

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur (Kutim) tahun 2026 diproyeksi hanya sekitar Rp4,8 triliun lebih. Dengan APBD yang turun drastis, dibanding tahun 2024 dengan nilai Rp14 triliun lebih atau APBD 2025 dengan nilai Rp8 triliun lebih, DPRD Kutim turun tangan. Terutama mensosialisasikan Perda No4 Tahun 2025 yang merupakan perubahan Perda No […]

  • Padi Apung Jadi Solusi Pertanian di Lahan Rawa dan Tergenang

    Padi Apung Jadi Solusi Pertanian di Lahan Rawa dan Tergenang

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Teknologi padi apung kini mulai diperkenalkan sebagai solusi alternatif untuk petani di wilayah Kutai Timur yang memiliki lahan berair dan sulit dicetak menjadi sawah konvensional. Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, mengatakan bahwa teknologi ini menjadi jawaban bagi petani di daerah rawan banjir agar tetap bisa menanam padi.“Padi apung […]

expand_less