Breaking News
light_mode
Beranda » Parlementaria » DPRD Kutim Soroti Absennya SKPD Saat Sosper Pajak Daerah

DPRD Kutim Soroti Absennya SKPD Saat Sosper Pajak Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda No. 4 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Perda No. 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kecamatan Telen. Kegiatan yang digelar pada 10 November itu dihadiri langsung oleh Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bahcok Riandi.

Menurut Bahcok, warga tampak sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menyebut, kesempatan seperti ini jarang didapatkan warga Telen, terlebih ketika dilaksanakan langsung di wilayah mereka. “Makanya, dengan sosper kali ini, mereka sangat antusias mengikutinya. Karena itu, kesempatan kali ini dimanfaatkan untuk bertanya apa yang mereka kurang pahami,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Namun di balik antusiasme warga, Bahcok turut menyoroti absennya sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub). Padahal, banyak pertanyaan masyarakat yang berkaitan langsung dengan urusan perpajakan kendaraan bermotor. Hadirnya Dishub dinilai penting karena warga ingin mengetahui secara jelas kendaraan apa saja yang seharusnya menggunakan pelat nomor Kutai Timur. “Sayangnya, Dishub tidak hadir, padahal ini yang harusnya dikejar,” tegasnya.

Meski begitu, Bahcok tetap memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan sejumlah penegasan, terutama kepada perwakilan perusahaan yang hadir. Ia meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kutim untuk segera memutasi kendaraan operasional mereka yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah.

Menurutnya, kendaraan yang beroperasi dan menikmati fasilitas daerah seperti jalan yang dibangun dari APBD Kutim, seharusnya memberikan kontribusi kembali melalui pembayaran pajak di Kutim. Dengan demikian, penerimaan pajak daerah dapat meningkat dan kembali digunakan untuk pembangunan.“Karena mereka operasionalnya di Kutim, gunakan fasilitas di Kutim, seperti jalan yang dibangun dari APBD Kutim, maka harus mereka bayar pajak di Kutim. Toh, ini tidak jadi beban perusahaan, karena mobil memang niscaya harus bayar pajak, dimanapun berasal. Karena itu sebaiknya pelat nomornya pakai pelat Kutim, agar pajaknya masuk Kutim,” jelasnya.(Adv/DPRD)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim Sambut Baik Pembangunan Strategis MYC, Kunci Menuju Kutim Emas 2045

    DPRD Kutim Sambut Baik Pembangunan Strategis MYC, Kunci Menuju Kutim Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis melalui skema Multi Years Contract (MYC) atau kontrak tahun jamak. Dukungan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutim, Akbar Tanjung, yang menilai penetapan skema MYC untuk periode 2026–2027 […]

  • Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    Pemkab Kutim Siapkan 6.000 Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Melalui program perumahan rakyat, Pemkab menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah murah dan renovasi 5.000 rumah tidak layak huni secara bertahap hingga tahun 2029. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program tersebut […]

  • Konsentrat Nanas Tanpa Pengawet, Inovasi Sehat dari Kutai Timur

    Konsentrat Nanas Tanpa Pengawet, Inovasi Sehat dari Kutai Timur

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali melahirkan inovasi di bidang pertanian. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP), kini hadir produk konsentrat nanas murni tanpa bahan pengawet yang dikembangkan langsung dari hasil panen Nanas Himba Kutim di Desa Himba Lestari, Kecamatan Batu Ampar. Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Kutim, Wahyudi Noor, menjelaskan produk ini merupakan […]

  • Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

    Fraksi Demokrat DPRD Kutim Tekankan Pengawasan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Rapat Paripurna DPRD Kutai Timur (Kutim) dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 menjadi momen penting bagi Fraksi Partai Demokrat untuk menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024). Pandi Widiarto, juru bicara Fraksi Demokrat, menyoroti estimasi pendapatan […]

  • Wabup Kasmidi Bulang :”Kami Sdang Menyusung Formula Untuk Menaikkan Gaji Honorer Pengajar TPA

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) saat ini tengah merumuskan program untuk meningkatkan tunjangan bagi para pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di 18 Kecamatan yang ada. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kasmidi Bulang saat memberikan sambutan pada kegiatan pemberian bantuan paket lebaran (Sembako) bagi para pengajar honorer Madrasah dan pengajar TPA garapan Lazismu Kutim, di BPU Kecamatan Sangatta Utara pada […]

  • Disbun Kutim Dorong Pengendalian Hama Sawit Ramah Lingkungan, Manfaatkan Bunga hingga Predator Alami

    Disbun Kutim Dorong Pengendalian Hama Sawit Ramah Lingkungan, Manfaatkan Bunga hingga Predator Alami

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Disbun Kutim) terus mendorong pelaku usaha perkebunan, baik perusahaan maupun swadaya, untuk menerapkan sistem pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memenuhi standar sertifikasi perkebunan berkelanjutan. Penelaah Teknik Kebijakan Disbun Kutim, Nurul Aliah, menjelaskan bahwa pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) […]

expand_less