Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Kekhawatiran terhadap potensi kerusakan lingkungan di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat kian menguat. Sejumlah komunitas pecinta alam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendesak pemerintah agar mempercepat pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geopark.

Bentang karst Sangkulirang-Mangkalihat yang dikenal sebagai salah satu kawasan karst terbesar di Kalimantan dinilai berada dalam posisi rawan. Beberapa segmen wilayahnya disebut sudah berdekatan langsung dengan area konsesi pertambangan.

Penggiat wisata alam dari Amica Creative Explore, Andre, menilai penetapan status geopark internasional menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kawasan tersebut. Menurutnya, tanpa pengakuan resmi, ruang eksploitasi masih terbuka lebar.

“Kalau belum ditetapkan sebagai Geopark, kawasan ini sangat rentan dimasuki aktivitas yang merusak. Status UNESCO akan menjadi benteng kuat bagi kelestarian karst,” ujarnya.

Andre menambahkan, wilayah karst di Kecamatan Karangan saat ini sudah berada di titik yang mengkhawatirkan karena jaraknya yang semakin dekat dengan aktivitas pertambangan. Ia menilai keterlambatan pengakuan dapat berdampak pada hilangnya ekosistem bernilai tinggi.

Hal senada disampaikan Ketua My Trip My Adventure Kutim, Soraya. Ia mengatakan komunitas pecinta alam di Kutim sepakat mendorong pemerintah agar tidak hanya mengusulkan, tetapi juga mengawal proses pengakuan Geopark hingga tuntas.

Menurutnya, Sangkulirang-Mangkalihat bukan hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga jejak warisan budaya dan geologi yang terbentuk selama ribuan tahun. Pengakuan internasional dinilai penting untuk menjaga nilai tersebut dari ancaman kerusakan.

Sementara itu, Ketua MAPALA Sabana, Putri, menegaskan bahwa pengakuan UNESCO akan mempersempit ruang gerak perusahaan dalam melakukan eksploitasi kawasan karst. Ia menilai status geopark akan menjadi payung perlindungan yang lebih kuat dibanding regulasi lokal.

“Kalau sudah diakui UNESCO, tidak ada lagi celah bagi aktivitas yang berpotensi merusak kawasan karst,” tegasnya.

Putri berharap pemerintah daerah dan provinsi lebih serius melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan UNESCO, agar proses pengakuan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat tidak berlarut-larut.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Aldriansyah, memberikan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah daerah. Politisi Partai NasDem ini menyoroti pola keterlambatan administrasi yang terus berulang dan mengganggu ritme kerja kedewanan serta pembangunan daerah. Aldriansyah mengungkapkan bahwa masalah ini menyebabkan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD […]

  • Tim Macan Polres Kutim Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Muara Wahau

    Tim Macan Polres Kutim Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Muara Wahau

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Tim Macan Satreskrim Polres Kutai Timur menangkap seorang pria berinisial RY alias J, yang diduga menganiaya seorang perempuan hingga meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Muara Wahau, Kamis (8/10/2026). Terduga pelaku diamankan di sebuah kontrakan di Gang Barru, Kelurahan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 […]

  • Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

    Tak Ada SMA di Desa, Pelajar Sangkima Harus Menempuh 20 KM ke Kota Sangatta

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ​www.kaltim12.com/,KUTIM – Impian anak-anak Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, untuk mengenyam pendidikan menengah atas harus dibayar mahal dengan perjuangan fisik dan materi. Ketiadaan bangunan SMA di desa mereka memaksa para siswa menempuh perjalanan hingga puluhan kilometer menuju pusat Kota Sangatta setiap harinya. ​Kepala Desa Sangkima, Muhammad Alwi, mengungkapkan bahwa jarak tempuh dari pusat desa ke […]

  • Proyeksi APBD Kutim 2026 Hanya Rp4,8 Triliun, TPP Pegawai Terancam Turun Drastis

    Proyeksi APBD Kutim 2026 Hanya Rp4,8 Triliun, TPP Pegawai Terancam Turun Drastis

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Aldriansyah, mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim untuk tahun anggaran 2026 diproyeksikan hanya mencapai Rp4,8 triliun lebih. Proyeksi angka ini menjadi perhatian serius mengingat adanya potensi dampak signifikan terhadap sejumlah program, termasuk Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi seluruh pegawai, Kamis […]

  • Leny Susilawati Dorong Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Pendataan Aset Daerah

    Leny Susilawati Dorong Pemkab Kutim Kembangkan Aplikasi Pendataan Aset Daerah

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sekretaris Komisi B DPRD Kutai Timur, Leny Susilawati Anggraini, berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) segera menghadirkan aplikasi khusus untuk pendataan aset milik pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan aplikasi ini penting untuk memperkuat Manajemen Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan data yang lebih akurat dan transparan. Leny menjelaskan, aplikasi pendataan aset ini akan memberikan gambaran […]

  • ‎DPC Hanura Kutim Resmi Dilantik, Targetkan Konsolidasi hingga Akar Rumput ‎

    ‎DPC Hanura Kutim Resmi Dilantik, Targetkan Konsolidasi hingga Akar Rumput ‎

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H. Marsidik, ST., MM, resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Kutai Timur periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Hotel Royal Sangatta, Senin (26/1/2026). Dalam berbagai hal, Ketua DPC Hanura Kutim, Sumarno, menegaskan komitmen partainya untuk menjadi […]

expand_less