Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » DLH Kutim Bergegas Benahi  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Batota

DLH Kutim Bergegas Benahi  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Batota

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA.  Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) tengah mengejar perbaikan Tempat Pembuangan akhir  (TPA) Sampah Batota , di  Sangatta Utara. Perbaikan dilakukan  karena pemerintah Kutim mendapat sanksi adminitrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akibat pengolahan sampah di TPA yang dianggap tidak ramah lingkungan karena masih menggunakan sitem open dumping.

Perbaikan yang tengah dilakukan DLH Kutim di TPA Batota diakui Kepala Dinas LH Kutim Aji Wijaya Efendi . “Kutim kena sanksi  admintrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena pengelolaan sampah di TPA Batota oleh tim Gakum KLHK dianggap tidak ramah lingkungan. Karena TPA batota masih menggunakan sistem open dumping. Sementara KLHK ingin harus menggunakan sistem sanitary  landfill,” Kepala Dinas LH Kutim Aji Wijaya Efendi kepada media ini saat ditemui di Kantor Bupati Kutim, Senin (1/9/2026)

Diakui, sanksi yang diterima pemerintah Kutim hanya sanksi administrasi, namun  tetap harus diikuti, dengan melakukan perbaikan sesuai dengan spesifikasi TPA sanitery landfill yang ramah lingkungan.  Seperti pemasangan pipa –pipa untuk pembuangan gas, penimbunan sampah yang masuk TPA itu terus dilakukan.

Sampah yang masuk TPA juga sampah yang telah dipilah, dengan memisahkan sampah organic dan non organik. Dimana sampah non organic ini dipisahkan, untuk diolah kembali. Sementara sampah organic masuk TPA.

Karena itu, untuk melakukan perbaikan dan penataan sampah di TPA, maka pihak DLH telah membeli alat berat seperti doser untuk mendorong dan menimbun sampah yang volumenya terus naik seiring pertambahan penduduk .

“jadi perbaikan ini terus kami lakukan.  Urusan sampah termasuk TPA ini  dulunya di Dinas PU. Setelah itu diserahkan ke DLH, sekitar tahun 2017. DLH tidak punya alat. TPA juga sudah ada, tinggal lanjut gunakan. Setelah diserahkan, DLH mulai dari nol, dalam mengelola sampah, karena tidak punya alat. Karena itu, dilakukan perbaikan bertahap,” katanya. (Fhany/ADV/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    Kasus Jasad Bayi di Sangatta Utara Masih Misterius Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Hingga penghujung tahun 2025, penanganan kasus penemuan jasad bayi di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum menunjukkan titik terang. Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, namun belum berhasil mengungkap identitas pelaku maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kasus ini bermula dari penemuan jasad bayi di kawasan Sungai Kanal 2, […]

  • Wakil Bupati Kutim Dorong Peningkatan Kualitas Jurnalis Melalui Uji Kompetensi Wartawan

    Wakil Bupati Kutim Dorong Peningkatan Kualitas Jurnalis Melalui Uji Kompetensi Wartawan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) memberikan atensi khusus terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Hal ini ditegaskan saat ia menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar belum lama ini. Menurutnya, sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis untuk menyempurnakan kemampuan para jurnalis yang bertugas di daerah tersebut. Usai kegiatan, Wakil […]

  • Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP(Ciaa/Kaltim12)

    STIPER dan Pemda Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Modern di Kutim

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur (Kutim) bersama pemerintah daerah berkomitmen berkolaborasi mewujudkan pertanian modern demi memperkuat ketahanan pangan di daerah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong Kutim menuju kemandirian pangan yang berbasis pada sumber daya manusia (SDM) unggul dan pemanfaatan teknologi. Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP […]

  • Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Yayasan Kampung Sedunia atau Global Village Foundation (GVF) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kutai Timur (Baznas Kutim) untuk membagikan bantuan kursi roda khusus kepada 40 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang pada tanggal 20 Mei 2023. Acara tersebut diadakan di Resto Agra Rasa, Jalan Yos Sudarso 3, […]

  • Partai Pengusung Siap Kawal Tuntas Program Listrik Desa di Kutim

    Partai Pengusung Siap Kawal Tuntas Program Listrik Desa di Kutim

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur –  Program pemasangan jaringan listrik PLN di sejumlah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dipercepat. Program yang menyasar desa-desa yang belum teraliri listrik (blank spot) ini merupakan salah satu prioritas Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang tengah berjalan. Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, menegaskan komitmen lembaganya untuk […]

  • Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

    Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kebijakan retribusi parkir di RSUD Kudungga kembali menuai perhatian publik. Kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sangatta Kutai Timur (HMI) menyampaikan kritik atas sistem tarif yang dinilai belum mengakomodasi kondisi di lapangan, khususnya bagi pengemudi ojek online (ojol) yang hanya berhenti dalam waktu singkat. Ketua Umum HMI Cabang Sangatta Kutai Timur, Siswandi, mengatakan […]

expand_less