Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » DPRD Kutim Pertanyakan Progres Proyek Tahun Jamak, David Rante Soroti Transparansi

DPRD Kutim Pertanyakan Progres Proyek Tahun Jamak, David Rante Soroti Transparansi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur terus menyoroti progres pelaksanaan proyek tahun jamak milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Kontrak pengerjaan proyek tersebut akan berakhir pada akhir tahun 2024, namun hingga kini DPRD belum menerima laporan resmi terkait perkembangan pelaksanaannya.

Anggota DPRD Kutim, David Rante, S.Th., mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kelancaran dan penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, transparansi dari pihak pemerintah menjadi kunci untuk memastikan proyek dapat diselesaikan tepat waktu.

“Kami belum menerima laporan dari pemerintah mengenai perkembangan proyek tahun jamak. Hal ini menjadi perhatian serius kami, mengingat sisa waktu pengerjaannya semakin sempit,” ujar David, Jumat (17/11/2024).

David, politisi dari Partai Gerindra, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek tahun jamak. Ia meminta pemerintah segera memberikan penjelasan terkait tahapan pengerjaan, sisa anggaran, serta kendala yang mungkin dihadapi.

“Proyek tahun jamak ini menyangkut kebutuhan masyarakat. Jika tidak selesai tepat waktu, akan ada dampak besar terhadap pelayanan publik. Kami minta Pemkab segera memberikan laporan lengkap, termasuk kendala yang mungkin dihadapi,” tambahnya.

David juga menyoroti pengurangan anggaran proyek tahun jamak dalam APBD Perubahan. Ia menjelaskan, dari total anggaran sebesar Rp1,3 triliun, tidak seluruhnya akan terserap. Pemerintah telah melakukan pemetaan ulang sehingga hanya Rp270 miliar yang dialokasikan kembali dalam APBD Perubahan.

“Anggaran yang dialokasikan hanya Rp270 miliar berdasarkan hasil evaluasi. Jika dibayar lebih dari itu, bisa menjadi masalah,” tegas David.

David mengungkapkan, terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp400 miliar dari tahun 2023 untuk proyek tahun jamak. Namun, setelah evaluasi, hanya sebagian yang dialokasikan kembali dalam APBD Perubahan. Pembayaran dilakukan berdasarkan progres fisik proyek di lapangan.

“Meskipun anggaran proyek dipastikan tidak akan terserap sepenuhnya, DPRD masih menunggu laporan pertanggungjawaban pemerintah untuk menilai kinerja mereka,” ujarnya.

David menegaskan, DPRD belum dapat memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah karena proyek masih berlangsung. Penilaian baru akan dilakukan setelah adanya laporan pertanggungjawaban di akhir tahun.

“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran. Oleh karena itu, laporan progres ini sangat diperlukan,” pungkasnya. (adv)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target Pembangunan Kelautan dan Perikanan di 2023

    Kejar Target Pembangunan Kelautan dan Perikanan di 2023

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kutim Fatah Hidayat menyadari akan arti penting, dari Panji Keberhasilan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur yang diberikan setiap tahunnya kepada Kabupaten/Kota di Kaltim pada saat perayaan HUT Kaltim. Diterangkannya pada beberapa bulan lalu misalnya, dimana Kasubbag Perencanaan Program DKP Provinsi Kaltim yakni Tri Hastuti turun bersama timnya. Kedatangan […]

  • Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

    Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎KUTAI TIMUR – Perusahaan tambang dan perkebunan sawit di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai dilibatkan secara lebih sistematis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Hingga saat ini, tercatat 11.973 kepala keluarga di Kutim masuk kategori keluarga berisiko stunting. ‎Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Kutim telah menurun signifikan, dari […]

  • Tak Pakai APBN, Program 1 KK 1 Sertifikat Kutim Jadi Terobosan Nasional

    Tak Pakai APBN, Program 1 KK 1 Sertifikat Kutim Jadi Terobosan Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan program 1 Kartu Keluarga (KK) 1 Sertifikat mendapat respons positif dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kutim. Program ini dinilai sebagai langkah terobosan karena pendanaannya dirancang menggunakan APBD, bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seperti skema sertifikasi tanah pada umumnya. Kepala Kantor ATR/BPN Kutai Timur, Akhmad […]

  • Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Dua pemain muda Persikutim United dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-20. Pemanggilan ini disambut bangga oleh manajemen klub, yang menyebutnya sebagai kehormatan besar bagi Persikutim United dan seluruh masyarakat Kutai Timur. Manager Persikutim United, Fauzan Arianto, menilai pemanggilan tersebut merupakan momen bersejarah dan bukti nyata keberhasilan pembinaan pemain muda […]

  • PUPR Kutim Matangkan Kajian Pembentukan UPTD Pengelolaan Folder Sangatta

    PUPR Kutim Matangkan Kajian Pembentukan UPTD Pengelolaan Folder Sangatta

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mempersiapkan langkah strategis untuk menata pengelolaan Folder Sangatta agar lebih optimal dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, yang menegaskan bahwa pihaknya kini sedang berfokus pada penyusunan kajian akademis sebagai dasar pembentukan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah). Menurut Joni, proses […]

  • DPRD Kutim Usulkan Pembangunan Sport Center dan Sekolah Olahraga di Kawasan Kudungga

    DPRD Kutim Usulkan Pembangunan Sport Center dan Sekolah Olahraga di Kawasan Kudungga

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, mengusulkan pembangunan Sport Center (Pusat Olahraga) di kawasan Stadion Kudungga, Sangatta Utara. Menurutnya, lahan luas di kawasan tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, termasuk untuk pembangunan fasilitas pendidikan olahraga. “Kami sudah usulkan proyek tahun jamak (multi-years), salah satunya pembangunan Sport Center di […]

expand_less