Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Aldriansyah Ingatkan Potensi Proyek Jadi Utang Akibat Lambatnya Administrasi Pemerintah

Aldriansyah Ingatkan Potensi Proyek Jadi Utang Akibat Lambatnya Administrasi Pemerintah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Anggota DPRD Kutai Timur dari Dapil 5, Aldriansyah, memperingatkan pemerintah daerah akan bahaya membengkaknya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) atau munculnya utang kegiatan. Peringatan ini disampaikan politisi Partai NasDem tersebut menyusul banyaknya laporan mengenai lambatnya proses administrasi pembangunan di lapangan.

Aldriansyah menekankan bahwa keterlambatan birokrasi ini berdampak langsung pada masyarakat dan kontraktor. Banyak warga yang telah dijanjikan pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan atau renovasi tempat ibadah, kini merasa was-was karena realisasi fisik belum berjalan maksimal padahal waktu semakin sempit.

“Masyarakat menunggu kepastian. Jangan sampai ujung-ujungnya tidak terealisasi. Apalagi masyarakat sudah tahu di tempat mereka mau dibangunkan ini-itu, tapi kalau ujungnya kacau karena administrasi, masyarakat yang kecewa,” kata Aldriansyah, Rabu (26/11/2025)

Kekhawatiran utama Aldriansyah adalah jika proyek-proyek tersebut tidak tuntas dibayar tahun ini, maka akan membebani APBD tahun depan sebagai utang. Ia meminta pemerintah segera melakukan percepatan agar anggaran yang besar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, bukan sekadar angka di atas kertas. “Saya berharap supaya tidak terjadinya terhutang di tahun depan. Pada hari ini masih banyak anggaran yang belum benar-benar terealisasi karena terlambat dari sisi administrasi,” jelasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil 5, ia mengaku sering menerima aspirasi terkait mandeknya kegiatan akibat kendala kertas kerja birokrasi.

“Di lapangan saat ini kami menerima begitu banyak keluhan di masyarakat tentang proses administrasi dari pemerintah yang terlambat, ini isu yang sebenarnya sudah lama kami ingatkan,” tutup Aldriansyah.(Adv/DPRD)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim 2026 Resmi Diluncurkan, Angkat Tema “Pelajar Etam, Garda Depan Membangun Nusantara”

    Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim 2026 Resmi Diluncurkan, Angkat Tema “Pelajar Etam, Garda Depan Membangun Nusantara”

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 resmi diluncurkan dengan mengusung tema “Pelajar Etam, Garda Depan Membangun Nusantara” serta slogan “Learning Today, Leading Tomorrow.” Ajang ini menjadi wadah pengembangan diri bagi generasi muda Bumi Etam yang diharapkan mampu tampil sebagai pelajar visioner, inspiratif, dan siap berkontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa. Sejak […]

  • Dua Kali Salurkan Bantuan, Aliansi Masyarakat Kutim dan Pemuda Kutim Hebat Terus Dukung Relawan Karhutla

    Dua Kali Salurkan Bantuan, Aliansi Masyarakat Kutim dan Pemuda Kutim Hebat Terus Dukung Relawan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Dukungan masyarakat terhadap relawan yang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan terus berlanjut. Aliansi Masyarakat Kutim bersama Pemuda Kutim kembali menyalurkan bantuan ke posko relawan untuk kedua kalinya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Silvi dan Habibi sebagai bentuk kepedulian terhadap para relawan yang masih berjuang di lapangan. Donasi […]

  • TPA Batota Beralih ke Sanitary Landfill, DLH Kutim Butuh Tambahan Alat Berat

    TPA Batota Beralih ke Sanitary Landfill, DLH Kutim Butuh Tambahan Alat Berat

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara bertahap melakukan pembenahan Tempat Pebuangn Akhir (TPA) sampah, di Batota, Sangatta Utara, setelah beralih dari TPA open dumping ke TPA Sanitary landfill. Pembenahan itu dilakukan bertahap, dengan menambah beberapa peralatan secara bertahap, untuk kebutuhan proses pengolahan sampah. Demikian dikatakan PLT Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan limbah B3 Dinas […]

  • Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) sebagai upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pertanian. Namun, ia juga menyoroti perlunya pengembangan pusat pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri. Pandi menjelaskan, hilirisasi […]

  • Debut Perdana,Indah Cahyani Zaenur Raih Dua Gelar Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026

    Debut Perdana,Indah Cahyani Zaenur Raih Dua Gelar Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,Samarinda – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Indah Cahyani Zaenur, pelajar SMAN 1 Loa Janan, dalam ajang Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026. ‎Pada ajang pageant tingkat provinsi tersebut, Indah berhasil meraih dua gelar sekaligus, yakni Puteri Pelajar Pariwisata Kaltim 2026 dan Puteri Pelajar Favorit Kaltim 2026. ‎Keikutsertaan Indah dalam ajang ini menjadi pengalaman yang sangat […]

  • Yusri Yusuf Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan di Rantau Pulung Segera Dilakukan

    Yusri Yusuf Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan di Rantau Pulung Segera Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yusri Yusuf, menyoroti kondisi infrastruktur di Dapil II, khususnya jalan di Kecamatan Rantau Pulung, yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari tetapi juga mengancam keselamatan dalam situasi darurat. “Jalan Rantau Pulung ini merupakan jalan kabupaten. Perlu diperhatikan, kasihan jika […]

expand_less