Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kutim Klaim Taat RTRW, Fakta: Permukiman hingga Proyek Masuk Kawasan TNK

Kutim Klaim Taat RTRW, Fakta: Permukiman hingga Proyek Masuk Kawasan TNK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Capaian ketaatan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2025 yang mencapai 100 persen menuai sorotan. Pasalnya, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan kesempurnaan sebagaimana yang tercantum dalam Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) tersebut.

Angka ketaatan RTRW yang maksimal itu justru berbanding terbalik dengan berbagai persoalan tata ruang yang masih terjadi di Kutim sepanjang tahun lalu. Sejumlah masalah bahkan dinilai belum terselesaikan hingga kini.

Beberapa persoalan yang mencuat di antaranya keberadaan kawasan permukiman yang masih berada dalam konsesi perusahaan pertambangan, hingga tumpang tindih kepemilikan lahan yang kerap memicu konflik di masyarakat.

Selain itu, terdapat pula permukiman warga yang berada di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK). Kondisi ini menunjukkan bahwa penataan ruang di daerah tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar.

Tak hanya permukiman, proyek pemerintah daerah juga ditemukan berada di dalam kawasan TNK. Hal ini semakin memperkuat anggapan bahwa implementasi RTRW belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana.

Salah satu temuan mencolok terjadi pada akhir 2025, saat Balai TNK menemukan adanya proyek pembangunan jaringan irigasi tambak di D.I Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, yang masuk kawasan konservasi tersebut.

Proyek senilai Rp3,8 miliar itu diketahui melintasi kawasan TNK sepanjang kurang lebih 106 meter. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyatakan bahwa proyek tersebut tidak memengaruhi capaian ketaatan RTRW yang telah dilaporkan.

“Itu kan membantu warga yang punya empang. Empang itu sudah ada sebelum Kutim definitif,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan proyek tersebut lebih kepada upaya membantu masyarakat, khususnya yang menggantungkan hidup dari sektor tambak.

Ia juga menegaskan bahwa secara umum tidak ada persoalan serius yang memengaruhi capaian RTRW meskipun proyek tersebut berada di kawasan yang secara aturan memiliki batasan tertentu.

“Aman aja itu, memang RTRW itu masuk wilayah kawasan. Tapi itu untuk masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, pernyataan tersebut tidak serta-merta meredam kritik. Banyak pihak menilai bahwa capaian 100 persen ketaatan RTRW belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Sepanjang 2025, DPRD Kutim diketahui menerima banyak keluhan masyarakat terkait persoalan tumpang tindih lahan yang belum terselesaikan. Hal ini menjadi indikator bahwa persoalan tata ruang masih menjadi isu krusial di daerah tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim: Pemerintah Belum Ajukan Rencana Proyek Multiyears ke Banggar

    DPRD Kutim: Pemerintah Belum Ajukan Rencana Proyek Multiyears ke Banggar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), dr.Novel Tyty Paembonan, menyoroti belum adanya penyampaian resmi dari pemerintah daerah terkait rencana pembangunan infrastruktur melalui skema tahun jamak (multiyears) dalam pembahasan APBD 2026. Menurutnya, pemerintah sebelumnya menyebut akan memulai program multiyears pada tahun depan, terutama di sektor pembangunan jalan. Namun hingga kini, DPRD khususnya Badan Anggaran […]

  • DPRD Kutim Desak Bappeda Data Ulang Kantong Parkir Sangatta, Soroti Belum Optimalnya Retribusi

    DPRD Kutim Desak Bappeda Data Ulang Kantong Parkir Sangatta, Soroti Belum Optimalnya Retribusi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur dari Fraksi Partai Gerindra, David Rante, menyoroti belum optimalnya pengelolaan dan pendataan kantong-kantong parkir di Sangatta. Hal ini diungkapkan David Rante usai rapat dengar pendapat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), yang menunjukkan minimnya lokasi parkir resmi yang terdata dan beroperasi sesuai regulasi. David […]

  • Rizali Hadi : Manfaat Bimtek SKP untuk Pengejawantahan Sasaran Pemerintah

    Rizali Hadi : Manfaat Bimtek SKP untuk Pengejawantahan Sasaran Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/. Sangatta – Sekretaris Kabupaten Kutai Timur Rizali Hadi menyebutkan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap Aparatur Sipil Negara terkait Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), bertujuan untuk memperjelas peran, hasil, hingga tanggungjawab pegawai. Hal tersebut didorong pelaksanaannya oleh Peraturan Menteri (Permen) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Apartur Sipil Negara, yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara […]

  • Bupati Running Fest 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 2.583 Pelari dari Berbagai Daerah

    Bupati Running Fest 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 2.583 Pelari dari Berbagai Daerah

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA – Sebanyak 2.583 pelari dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur memadati kawasan Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (27/9/2026) pagi, untuk mengikuti Bupati Running Fest Kutai Timur 2026. Ajang tersebut resmi dibuka Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pelajar, masyarakat umum hingga kelompok master. Antusiasme […]

  • Trotoar dan Ruang Publik Ramah Disabilitas Masuk Kategori Anggaran Responsif Gender

    Trotoar dan Ruang Publik Ramah Disabilitas Masuk Kategori Anggaran Responsif Gender

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Kholid, menjelaskan bahwa implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) tidak hanya berbicara mengenai program untuk perempuan saja, tetapi juga terkait pembangunan fisik yang memberi akses setara bagi seluruh masyarakat. “Banyak yang salah paham. Mereka mengira PUG hanya menyediakan ruang laktasi atau layanan khusus perempuan. Padahal membangun trotoar ramah disabilitas […]

  • Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Laut Kutai Timur (Kutim) kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga mancing. Ajang Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di perairan Sangatta berlangsung meriah, diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Dari hasil penjurian akhir, Dara Manisku Fishing Team berhasil menyabet juara umum dengan total poin 63,40, disusul Camar Laut […]

expand_less