Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎KUTAI TIMUR – Perusahaan tambang dan perkebunan sawit di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai dilibatkan secara lebih sistematis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Hingga saat ini, tercatat 11.973 kepala keluarga di Kutim masuk kategori keluarga berisiko stunting.

‎Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Kutim telah menurun signifikan, dari 29 persen pada 2023 menjadi 20,6 persen pada 2024.

‎Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi, menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers di Hotel Royal Victoria, Rabu (19/11/2025).

‎Junaidi menjelaskan bahwa sektor swasta memegang peran penting dalam percepatan penanganan keluarga berisiko stunting. Sejumlah perusahaan besar disebut telah meminta data By Name By Address untuk mengetahui lokasi dan kondisi keluarga sasaran sebagai dasar penyusunan program Corporate Social Responsibility (CSR).

‎“Saat ini banyak perusahaan yang meminta pemetaan by name by address. KPC bahkan akan mengundang seluruh kontraktor besarnya untuk rapat bersama kami. Mereka ingin melihat data lengkap dan menentukan siapa melakukan apa,” ujarnya saat diwawancarai doorstop.

‎Selain perusahaan tambang, beberapa perusahaan sawit skala besar di Kutim juga telah menyampaikan minat serupa untuk terlibat langsung dalam program percepatan penurunan stunting.

‎Junaidi mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan tambang terbesar di Kutim akan menggelar pertemuan khusus dalam waktu dekat untuk membahas langkah kolaboratif. Media juga rencananya akan diundang dalam agenda tersebut.

‎“Saya belum bisa menyebutkan jadwalnya, tetapi beberapa perusahaan sudah meminta bertemu setelah melihat data BNBA keluarga berisiko stunting. Untuk KPC, dalam waktu dekat kita akan bertemu. Teman-teman media nanti mohon hadir,” katanya.

‎Menurutnya, perusahaan sebenarnya sudah menjalankan berbagai program CSR, seperti penyediaan air bersih, pemberdayaan masyarakat, hingga bantuan kesehatan. Namun sebagian program belum menyasar keluarga yang benar masuk kategori berisiko stunting.

‎“Selama ini perusahaan bukan tidak peduli. Mereka peduli, hanya saja sasarannya kurang tepat. Banyak program sudah bagus, tetapi tidak menyentuh keluarga yang ada dalam data stunting,” jelasnya sambil berjalan menuju area lobi hotel.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdikbud Kutim Matangkan Pelaksanaan TKA Paket A, B, dan C Tahun 2026

    Disdikbud Kutim Matangkan Pelaksanaan TKA Paket A, B, dan C Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C Tahun 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Februari 2026, di Hotel Royal Victoria, Sangatta. Kegiatan ini bertujuan […]

  • Bukit Asalea, Magnet Wisata Baru Swarga Bara yang Menawan

    Bukit Asalea, Magnet Wisata Baru Swarga Bara yang Menawan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Swarga Bara di Kutai Timur kini memiliki daya tarik wisata alam baru selain Telaga Batu Arang, yakni Bukit Asalea. Dengan panorama alam yang indah dan suasana sejuk, bukit ini semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, meyakini bahwa Bukit Asalea memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi […]

  • Fraksi PPP DPRD Kutim Apresiasi Rancangan APBD 2025, Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Kreatif

    Fraksi PPP DPRD Kutim Apresiasi Rancangan APBD 2025, Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kutai Timur memberikan apresiasi positif terhadap rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutai Timur Tahun 2025. Fraksi ini menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras pemerintah daerah dalam memprioritaskan penganggaran untuk komponen belanja daerah. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PPP, Ramadhani, SH, dalam Rapat […]

  • Pemkab Kutim Siapkan Jalan Desa Sebagai Alternatif di Bengalon

    Pemkab Kutim Siapkan Jalan Desa Sebagai Alternatif di Bengalon

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi  meminta agar pemerintah pusat melakukan perbaikan permenan di Jembatan Lembak yang tergerus  air.  Sebab ada kesempatan melakukan perbaikan mengingat saat ini musim kemarau. Permintaan itu diutarakan Mahyunadi menanggapi kondisi ujung jembatan Lembak yang sebelumnya telah diakukan perbaikan sementara dengan dilapisi plat besi oleh Dinas PU Kaltim, namun kini […]

  • Jalan Mantap Kutim Masih 34,78 Persen, APBD Anjlok ke Rp5,1 Triliun

    Jalan Mantap Kutim Masih 34,78 Persen, APBD Anjlok ke Rp5,1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi tantangan serius. Hingga 2025, persentase jalan kabupaten dengan kategori mantap tercatat baru mencapai 34,78 persen, atau hanya meningkat tipis dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 33,27 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas jalan di Kutim berjalan lambat. Padahal, infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor […]

  • Kutim Raih WTP, Wabup Kasmidi Bulang “Kita sudah Kerja Keras”

    Kutim Raih WTP, Wabup Kasmidi Bulang “Kita sudah Kerja Keras”

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Kutim 2022. Tentunya, hasil tersebut menjadi kabar baik yang diterima Pemkab Kutim, sebab dua tahun berturut-turut mendapatkan Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Wakil bupati Kutim Kasmidi Bulang mengucapkan terima kasih kepada seluruh […]

expand_less