Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

Embung Banyu Langi, Dari Irigasi Jadi Destinasi Wisata Andalan Desa Suka Maju

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUTAI TIMUR – Sebuah transformasi inspiratif terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur. Embung Banyu Langi, yang dulunya hanya berfungsi sebagai penampungan air hujan untuk keperluan irigasi pertanian, kini menjelma menjadi destinasi wisata lokal yang ramai dikunjungi warga.

Berada di kawasan strategis dengan pemandangan alam yang menawan, embung ini disulap menjadi ruang terbuka publik yang menarik, berkat inisiatif dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, BUMDes, dan Pokdarwis setempat.

Kepala Desa Suka Maju, Muhammad Usman, menjelaskan bahwa ide awal pengembangan wisata ini muncul dari kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi yang murah, mudah diakses, dan tetap menyatu dengan alam sekitar.

“Awalnya embung ini dibangun hanya untuk menampung air. Tapi kami melihat peluang besar. Tempatnya indah, potensinya sayang kalau dibiarkan begitu saja,” kata Usman, Rabu (06/08/2025).

Kini, Embung Banyu Langi tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang wisata, seperti wahana perahu bebek, kolam pemancingan, taman bermain anak, panggung hiburan, hingga deretan warung UMKM yang menjual makanan dan produk lokal.

Luas kawasan embung mencapai sekitar 7,8 hektare. Pengelolaannya dilakukan secara kolaboratif melalui BUMDes dan Pokdarwis, yang sebagian besar terdiri dari warga desa itu sendiri.

“Transformasi ini bukan hanya soal membangun fisik, tapi juga membangun semangat gotong royong dan kesadaran warga akan potensi desanya,” ujar Usman.

Perubahan fungsi embung tersebut juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Sejumlah warga mulai membuka usaha, seperti penyewaan pelampung, jasa pemandu wisata, dan warung makan, yang semula hanya buka saat akhir pekan, kini bisa beroperasi setiap hari.

Ani, salah satu pelaku UMKM di kawasan tersebut, mengaku penghasilannya meningkat sejak kawasan embung ramai dikunjungi. “Dulu cuma buka Sabtu-Minggu, sekarang setiap hari ada pengunjung. Alhamdulillah, bisa bantu ekonomi keluarga,” tuturnya.

Setiap akhir pekan, kawasan embung dipadati pengunjung, tidak hanya dari Desa Suka Maju, tapi juga dari desa dan kecamatan tetangga. Banyak yang datang bersama keluarga untuk menikmati udara segar, piknik, atau sekadar melepas penat dari rutinitas harian.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga menyambut baik inisiatif ini. Salah satu bentuk dukungan yang direncanakan adalah pembangunan fasilitas glamping (glamour camping) agar embung ini bisa menjadi destinasi wisata alam bermalam.

Meski pada awalnya sempat muncul keraguan dari sebagian warga, seiring waktu, keberhasilan transformasi ini membuktikan bahwa potensi lokal bisa menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikelola secara bijak dan kolaboratif.

“Sekarang, warga yang dulu ragu malah jadi yang paling aktif terlibat. Ini bukan cuma soal wisata, tapi soal bagaimana kita membangun desa bersama-sama,” pungkas Usman.

Embung Banyu Langi kini menjadi bukti nyata bahwa desa punya potensi luar biasa yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Dari embung sederhana, menjadi ikon kebanggaan warga, dan contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kutim.(Ciaa/)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim Telusuri Data Air, Lahan, dan Bangunan Perusahaan untuk Pastikan Hak Pajak Daerah

    DPRD Kutim Telusuri Data Air, Lahan, dan Bangunan Perusahaan untuk Pastikan Hak Pajak Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam menggali potensi baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat dukungan penuh dari DPRD Kutim. Selain melakukan sosialisasi Perda No. 4 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, DPRD juga mulai menelusuri berbagai sumber pajak yang dinilai belum tergarap maksimal, terutama dari perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di […]

  • Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    Festival Lom Plai dan Sekerat Resmi Masuk Kalender Event Kaltim 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal melalui sektor pariwisata. Pada Kalender Event Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, dua event kebudayaan unggulan Kutim, yakni Festival Lom Plai dan Festival Sekerat, resmi masuk sebagai agenda daerah. Pengusulan dua event tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim sebagai strategi mempromosikan kekayaan […]

  • Sebanyak 148.261 Personil Gabungan Dikerahkan Dalam Operasi Mahakam 2023

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, SANGATTA – Polres Kutai Timur menggelar apel pasukan operasi ketupat 202. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sebagaimana instruksi dari kapolri Jendra Listyo Sigit. Apel tersebut dipusatkan di halaman Mapolres Kutim, Senin (17/05/2023). Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memimpin upacara operasi ketupat Mahakam 2023, dan Ketua DPRD Joni, Dandim 0909/KTM Inf Adi Swastika, […]

  • SILPA 2022 di Dinas Pendidikan Capai MIlliaran Rupiah

    • calendar_month Jumat, 28 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kepala dinas Pendidikan Kutai Timur Mulyono mengakui anggaran dinas pendidikan Kutim tahun 2022 terjadi  Sisa Alokasi Penggunaan Anggaran (SILPA). Hal itu dikatakan mantan camat Rantau Pulung ini saat di temui di ruang kerjanya pada Kamis (18/05/2023) lalu. Dikatakan SILPA di dinas pendidikan terbesar di belanja pegawai seperti pembayaran gaji guru, insentif pegawai dan […]

  • Polres Kutim Ungkap Kasus Kematian Perempuan di Muara Wahau

    Polres Kutim Ungkap Kasus Kematian Perempuan di Muara Wahau

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Timur bersama Polsek Muara Wahau mengungkap dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan berinisial D (27) meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Poros Muara Wahau SP 1, RT 15, Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, Kamis (8/10/2026). Seorang pria berinisial J, yang diketahui merupakan suami siri korban, […]

  • Teluk Pandan Siap Dukung Swasembada Pangan, Tengkulak Jadi Kendala Petani

    Teluk Pandan Siap Dukung Swasembada Pangan, Tengkulak Jadi Kendala Petani

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA.  Masyarakat Kecamatan Teluk Pandan siap mendukun swasembada pangan terutama hortikultura yang menjadi potensi daerah mereka. Dimana beberapa tanaman yang cocok ditaman masyarakat di  sana cukup berhasil seperti semangka, melon dan sayuran lainnya. Namun yang jadi kendalan itu tengkulak, yang biasa menekan harga serendah mungkin sehingga belum dapat dinikmati masyarakat dengan maksimal. “Jadi kendala pemasaran  […]

expand_less