Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Bengalon Luncurkan Program “Pendekar Srikandi” Demi Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel

Bengalon Luncurkan Program “Pendekar Srikandi” Demi Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Bengalon terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan desa. Melalui program inovatif bertajuk “Pendekar Srikandi” atau Penguatan Kinerja dan SDM Tim Verifikasi Keuangan Desa, Bengalon berupaya menciptakan sistem pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, tertib, dan sesuai regulasi.

Sekretaris Camat Bengalon, Permana Lestari, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari hasil evaluasi tahun 2025 yang menemukan masih adanya desa dengan saldo kas tunai melebihi batas ketentuan serta rendahnya penerapan transaksi non-tunai.

“Program ini menjadi bagian dari aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III LAN. Kami ingin memperkuat kompetensi aparatur desa agar tata kelola keuangan semakin akuntabel,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (12/11/2025).

Ia menyebut, salah satu fokus utama program adalah peningkatan kemampuan teknis tim verifikasi kecamatan dan perangkat desa dalam menggunakan aplikasi Siskeudes. Selain itu, program ini juga mendorong penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang selaras dengan regulasi terbaru.“Dengan pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap desa mampu mengelola keuangannya secara digital, efisien, dan sesuai aturan,” tambahnya.

Pada tahap awal, pendampingan difokuskan pada empat desa, yakni Tepian Baru, Sekerat, Sepaso Timur, dan Tepian Langsat. Keempatnya diharapkan menjadi model penerapan batas saldo kas tunai maksimal Rp50 juta sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Kutim.

Meski sebagian besar desa di Bengalon telah menyesuaikan regulasi, masih ada delapan desa yang perlu memperkuat sistem administrasi keuangannya. Namun Permana optimistis, dengan pola pendampingan intensif, seluruh desa dapat memenuhi standar tersebut dalam waktu dekat.“Kami menargetkan dalam sebulan semua desa sudah menyesuaikan dengan ketentuan saldo kas tunai maksimal. Kami ingin pengelolaan keuangan desa benar-benar tertib dan akuntabel,” tegasnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada tiga desa yang lebih dulu patuh terhadap regulasi, yakni Sepaso Barat, Sepaso Selatan, dan Tepian Indah. Menurutnya, langkah disiplin yang ditunjukkan ketiga desa itu menjadi contoh bagi desa lainnya.

Selain memperkuat kapasitas teknis, program “Pendekar Srikandi” juga menanamkan nilai integritas dan akuntabilitas bagi aparatur desa. Hal ini penting untuk memastikan setiap proses pengelolaan dana publik berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kutai Timur, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah, yang menilai inisiatif Bengalon sebagai langkah nyata dalam memperbaiki sistem pemerintahan desa di tingkat akar rumput.

Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Bengalon akan menggelar pelatihan lanjutan pada Jumat (14/11/2025) dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim. Fokusnya adalah memperkuat kemampuan tim verifikator dalam mengontrol laporan keuangan melalui aplikasi Siskeudes.

“Pelatihan ini akan menjadi momentum penting bagi tim verifikasi untuk benar-benar memahami mekanisme pengawasan keuangan desa. Dengan begitu, pengelolaan dana desa di Bengalon bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kutim,”tutupnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Di tengah dominasi perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur, kini menyoroti potensi besar lain di sektor hortikultura: pisang. Komoditas ini tumbuh menjadi harapan ekonomi baru, memberikan prospek menjanjikan bagi banyak warga. Camat Kaliorang, Rusmono, mengungkapkan bahwa luas lahan pisang di wilayahnya telah mencapai sekitar 500 hektare. Ia bahkan menyebut Kaliorang sebagai […]

  • Wakil Bupati Kutim Janji Kawal 12 Poin Tuntutan Buruh hingga ke Pusat

    Wakil Bupati Kutim Janji Kawal 12 Poin Tuntutan Buruh hingga ke Pusat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Persatuan Buruh Militan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FPBM-KASBI) bersama GMNI Kutim menyampaikan penolakan terhadap konsep fleksibilitas ketenagakerjaan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan. Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi di Kantor Bupati Kutim, Kamis (10/9/2026). Massa menilai penerapan fleksibilitas secara berlebihan dapat mengurangi kepastian hubungan […]

  • Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim Insan Bowo Asmoro menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS). Kegiatan yang di gelar diBlue Sky Hotel, Balikpapan, Selasa (30/5/2023) lalu, dihadiri juga Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam hal ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim Zubair. Acara […]

  • Hanya Gegara Susah Makan, Ayah Tega Aniaya Anak Kandungnya Hingga Berujung Kematian

    Hanya Gegara Susah Makan, Ayah Tega Aniaya Anak Kandungnya Hingga Berujung Kematian

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Seorang Ayah di Sangatta Kutai Timur tega menganiaya anak kandung sendiri hanya gegara si anak malas makan. Penganiayaan itu berujung kematian terhadap bocah berusia 12 tahun tersebut. Kapolres Kutai Timur AKBP Ronni Banic, S.I.K., M.H mengatakan, pelaku berinisial MS (49) kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap anak di bawah […]

  • Air Mulai Menipis, Pemuda Kutim Hebat Minta Lahan Pertanian Terdampak El Nino Dipetakan

    Air Mulai Menipis, Pemuda Kutim Hebat Minta Lahan Pertanian Terdampak El Nino Dipetakan

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Kekhawatiran terhadap dampak El Nino mulai menjadi perhatian di sektor pertanian Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berkurangnya ketersediaan air di sejumlah lahan pertanian, khususnya wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, mendorong Pemuda Kutim Hebat meminta pemerintah segera melakukan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi terdampak. Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibi, mengatakan pemetaan penting dilakukan untuk […]

  • Amar Septianur Raih Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026

    Amar Septianur Raih Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Prestasi membanggakan diraih Amar Septianur, pelajar dari MTs Antasari Samarinda, setelah berhasil menyabet gelar Wakil II Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026 dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur tahun 2026. Ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut diikuti oleh pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Amar tampil konsisten sejak […]

expand_less