Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Lima Desa di Bengalon Terendam Banjir, BPBD Kutim: Waspada Buaya dan Air Kiriman

Lima Desa di Bengalon Terendam Banjir, BPBD Kutim: Waspada Buaya dan Air Kiriman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta – Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari mengakibatkan lima desa di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, terendam banjir. Desa yang terdampak antara lain Sepaso, Sepaso Selatan, Sepaso Timur, Sepaso Barat, dan Tepian Langsat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur langsung menurunkan tim ke lokasi untuk membantu evakuasi dan penanganan warga yang terdampak. Kepala BPBD Kutim, Idris Syam, menyatakan bahwa personel sudah berada di lapangan sejak kemarin. “Tim kami telah mendirikan tenda pemantauan dan menyalurkan bantuan logistik berupa beras, minyak, mi instan, telur, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya saat wawancara via telfon Jumat, (9/5/2025).

Idris menyebut beberapa titik banjir terparah berada di Desa Sepaso Selatan pada RT 01 hingga RT 10, serta di beberapa jalan utama seperti Jalan 10 November, Jalan Sepat, Jalan Mangga, Jalan Pemuda, Sungai Raden, dan Sebongkok Ujung. Selain itu, genangan air juga dilaporkan di Kembak Ujung dan Keranok (Sepaso Timur), serta wilayah Perdau (Sepaso Barat).

Kondisi di Desa Tepian Langsat juga mengkhawatirkan. Debit air terus meningkat akibat tingginya curah hujan. Berdasarkan data dari pos pantau sungai di Jembatan Perdau, permukaan air naik 2 cm dari hari sebelumnya dan telah melewati batas pengukuran alat. Saat ini, status banjir ditetapkan sebagai Waspada.

Lebih jauh, Idris juga memperingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemunculan hewan buas, terutama buaya. “Bengalon identik dengan buaya, dan saat banjir, mereka sering muncul mencari makan. Kami minta warga untuk mengawasi anak-anak dan tidak mandi di genangan air,” tegasnya.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai sekolah atau fasilitas umum lain yang terdampak. Namun BPBD terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan perangkat desa setempat.

“Saya belum mendapatkan informasi mengenai sekolah yang terdampak,”tambahnya.

Pihak BPBD juga menyebutkan penyebab utama banjir adalah kiriman air dari wilayah hulu, yakni dari Muara Wahau, Telen, dan Bengalon sendiri.(C)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Kutim Matangkan Kajian Pembentukan UPTD Pengelolaan Folder Sangatta

    PUPR Kutim Matangkan Kajian Pembentukan UPTD Pengelolaan Folder Sangatta

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mempersiapkan langkah strategis untuk menata pengelolaan Folder Sangatta agar lebih optimal dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, yang menegaskan bahwa pihaknya kini sedang berfokus pada penyusunan kajian akademis sebagai dasar pembentukan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah). Menurut Joni, proses […]

  • Empat Mantan Anggota DPRD Kutai Timur dari Demokrat Nyatakan Dukungan untuk KB-Kinsu

    Empat Mantan Anggota DPRD Kutai Timur dari Demokrat Nyatakan Dukungan untuk KB-Kinsu

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Empat tokoh politik yang juga mantan anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Demokrat menyatakan dukungan penuh kepada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, DR. H. Kasmidi Bulang, ST., MM, dan H. Kinsu, S.Ak. Keputusan mereka didasarkan pada keyakinan kuat terhadap visi dan misi pasangan ini, yang mereka anggap mampu […]

  • Mahyunadi Minta Digitalisasi Atlet Menjangkau Kecamatan hingga Temukan Bibit Berpotensi

    Mahyunadi Minta Digitalisasi Atlet Menjangkau Kecamatan hingga Temukan Bibit Berpotensi

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meminta digitalisasi olahraga tidak hanya berfungsi mengelola data atlet yang sudah terdaftar, tetapi juga digunakan untuk menemukan dan memetakan bibit atlet potensial hingga tingkat kecamatan. Pernyataan itu disampaikan Mahyunadi saat memberikan sambutan dalam acara Pelatihan Pembuatan Aplikasi dan Website serta Pelatihan Digitalisasi Atlet Kutim di Kantor KONI […]

  • Kebakaran Hutan di Kaltim Masih Terkendali, Terutama Kutim

    Kebakaran Hutan di Kaltim Masih Terkendali, Terutama Kutim

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya masih dalam kondisi terkendali. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Puncak Karhutla secara nasional yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Senin (7/9/2026). Rakor digelar secara daring melalui Zoom Meeting […]

  • Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Dr. Tyty Novel Paembonan, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur agar lebih aktif dalam menyosialisasikan program beasiswa. Ia berharap informasi terkait program ini diumumkan secara luas, khususnya di kantor desa dan sekolah-sekolah, agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi tersebut. “Saya meminta pemerintah agar […]

  • Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

    Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Upaya penertiban pedagang yang berjualan di trotoar dan atas parit di sejumlah kawasan pasar di Kutai Timur belum bisa berjalan maksimal. Penyebab utamanya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum mampu menyediakan lokasi relokasi yang layak bagi para pedagang pasar tumpah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur mengakui, penertiban tanpa solusi tempat usaha […]

expand_less