Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

Pisang: Komoditas Unggulan Baru di Kaliorang, Siap Geser Dominasi Sawit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Di tengah dominasi perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur, kini menyoroti potensi besar lain di sektor hortikultura: pisang. Komoditas ini tumbuh menjadi harapan ekonomi baru, memberikan prospek menjanjikan bagi banyak warga.

Camat Kaliorang, Rusmono, mengungkapkan bahwa luas lahan pisang di wilayahnya telah mencapai sekitar 500 hektare. Ia bahkan menyebut Kaliorang sebagai penghasil pisang terbesar di Kutai Timur.

“Pisang menjadi salah satu komoditas yang paling banyak ditanam karena mudah dirawat dan cepat panen. Dari menanam sampai panen hanya butuh beberapa bulan,” jelas Rusmono, sabtu (15/11/2025)

Jenis yang paling banyak dibudidayakan adalah pisang kepok krecek, yang memiliki permintaan tinggi. Rusmono menjelaskan bahwa produksi pisang Kaliorang bahkan sempat menembus pasar ekspor ke Belgia melalui kerja sama dengan pihak swasta, PT Mutigo.

Sayangnya, setelah kontrak kerja sama dua tahun berakhir, ekspor tersebut terhenti karena tidak adanya perpanjangan pendampingan. Meski demikian, petani tetap optimistis karena pasar lokal masih kuat, dengan pemasaran utama ke Kutai Timur dan Bontang.

Rusmono menyebutkan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah biaya distribusi yang tinggi. Karena Kaliorang tidak memiliki pelabuhan ekspor langsung, pengiriman harus dilakukan melalui jalur darat yang memakan ongkos besar. “Kalau ongkos bisa ditekan, kita bisa bersaing dengan daerah lain seperti Sulawesi,” tuturnya.

Pemerintah kecamatan saat ini gencar mendorong dukungan dari dinas terkait untuk memfasilitasi pemasaran yang lebih luas dan hilirisasi produk.

“Kita ingin pisang tidak hanya dijual mentah, tapi juga diolah jadi produk turunan,” ujar Rusmono.

Ia optimistis bahwa pisang akan menjadi komoditas andalan baru setelah sawit. “Kaliorang punya potensi besar, tinggal dukungan dan pasar yang perlu diperkuat,” pungkasnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

    Karst Sangkulirang-Mangkalihat Terancam Ekspansi Tambang, Komunitas Kutim Minta Status UNESCO Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Kekhawatiran terhadap potensi kerusakan lingkungan di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat kian menguat. Sejumlah komunitas pecinta alam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendesak pemerintah agar mempercepat pengakuan kawasan tersebut sebagai UNESCO Global Geopark. Bentang karst Sangkulirang-Mangkalihat yang dikenal sebagai salah satu kawasan karst terbesar di Kalimantan dinilai berada dalam posisi rawan. Beberapa segmen wilayahnya disebut […]

  • Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur merencanakan, untuk memanfaatkan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu penanganan inflasi terhadap kelompok nelayan. Kepala DKP Suriansyah pada Rabu (2/11/2022) menerangkan, hal ini bersamaan dengan kepentingan dalam menangani inflasi di daerah. Terlebih adanya kebijakan berkaitan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat beberapa kelompok […]

  • ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    ‎Sangatta – Yayasan Solidaritas Indonesia bersama Dinas Perkebunan Kutai Timur menggelar Lokakarya Penguatan Akses Petani Swadaya terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Kamis, (3/9/2026), di Hotel Royal Victoria, Sangatta. ‎ ‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, dan diikuti perwakilan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perkebunan Kutai Timur, […]

  • Wakil Bupati Siap Bawa Sengketa Lahan MKC ke Kementerian Kehutanan

    Wakil Bupati Siap Bawa Sengketa Lahan MKC ke Kementerian Kehutanan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA.  Sengketa lahan di Kutai timur (Kutim) antara perusahan dan masyarakat terus berlanjut. Sengketa melibatkan perusahan perkebunan dan masyarakat, termasuk dengan warga transmigrasi, yang memang memiliki legalitas lahan dari pemerntah, namun banyak dicaplok perusahan perkebunan. Karena ‘kuatnya’ perusahan, sengketa lahan berlangsung bertahun-tahun namun tak  ada penyelesaian. Seperti dialami ratusan warga Satuan Pemukiman (SP) 8 di […]

  • RKAB Pertambangan Kembali Normal, Angin Segar bagi Pertumbuhan Ekonomi Kutai Timur

    RKAB Pertambangan Kembali Normal, Angin Segar bagi Pertumbuhan Ekonomi Kutai Timur

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Pemerintah Kutai Timur (Kutim) berharap, perubahan  Rencana Kerja Angaran Biaya (RKAB) pertambangan terutama  batu bara, yang kembali normal, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kutai Timur.  Sebab, akibat RAKB dipangkas pemerintah pusat,  pertumbuhan ekonomi Kutim tahun lalu, hanya  naik 1,5 peren, mengingat Produk Domestik Regional  Bruto Kutim, sangat tergantung pada pertambangan batu bara.  “Saya […]

  • 32 Proyek Multiyears DPRD Kutim Senilai Rp2,1 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas

    32 Proyek Multiyears DPRD Kutim Senilai Rp2,1 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Jimmi, mengungkapkan bahwa setidaknya 32 usulan proyek telah diajukan dalam pembahasan awal proyek tahun jamak atau multiyears (MY) pertama. Meski demikian, Jimmi menyebut jumlah usulan ini masih sangat mungkin untuk berkurang seiring proses pembahasan, Kamis (20/11/2025). Usulan proyek yang mencapai puluhan item tersebut, […]

expand_less