Breaking News
light_mode
Beranda » Kominfo Kutim » Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

Bank Sampah Kalpataru Bukit Pelangi Jadi Model Pengelolaan Limbah Anorganik di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan perkantoran. Salah satu langkah terobosan yang kini dijalankan adalah pengembangan Bank Sampah Kalpataru di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara.

Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DLH Kutim, Dewi, menyebut program ini menjadi model pengelolaan limbah anorganik yang melibatkan langsung aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim.“Kalpataru ini kita jadikan contoh bahwa kantor pemerintahan pun bisa ikut berperan dalam pengurangan sampah plastik dan kertas. Jadi bukan hanya masyarakat yang dituntut peduli,” ujarnya, Jumat (7/11/2025)

Bank sampah ini mulai aktif sejak tahun lalu dan kini telah memiliki puluhan nasabah tetap dari kalangan pegawai negeri, tenaga kontrak, dan petugas kebersihan. Setiap bulannya, ratusan kilogram sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, dan kaleng berhasil dikumpulkan dan dijual kembali ke pengepul.

Dewi menjelaskan bahwa sistemnya sederhana, namun efektif. Setiap kantor atau individu yang menjadi nasabah buku tabungan sampah. Hasil penjualan akan dikonversi ke dalam bentuk saldo yang dapat diambil dalam jangka waktu tertentu.“Nilainya mungkin tidak besar, tapi yang paling penting adalah kesadaran yang tumbuh. Sampah jadi punya nilai ekonomi, bukan sekedar limbah,” tambahnya.

DLH Kutim kini tengah mendorong agar semua instansi di Bukit Pelangi ikut bergabung menjadi nasabah aktif. Upaya ini sekaligus untuk menanamkan budaya kerja bersih dan hemat di lingkungan birokrasi. Selain menjadi tempat pengumpulan, Bank Sampah Kalpataru juga difungsikan sebagai pusat edukasi lingkungan. ASN yang bergabung akan mendapat pembekalan mengenai pemilahan sampah dan konsep Reduce-reuse-recycle (3R) untuk diterapkan di kantor masing-masing. 

“Kalau pegawai di kantor sudah sadar memilah sampah, maka contoh baik itu akan menular ke rumah tangganya. Jadi efeknya berlipat ganda,” tutupnya .(Adv/Kominfo)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Pemerintahan Akuntabel, Kutim Gencarkan Transformasi Kearsipan Digital

    Menuju Pemerintahan Akuntabel, Kutim Gencarkan Transformasi Kearsipan Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui pengelolaan arsip yang modern dan terintegrasi. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dirpusip), langkah tersebut diwujudkan lewat kegiatan Sosialisasi Kearsipan dan Pemberian Penghargaan Kinerja Kearsipan Perangkat Daerah serta Pengenalan Aplikasi Srikandi, yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, […]

  • Pertanian Jadi Leading Sektor, Pemkab Kutim Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal

    Pertanian Jadi Leading Sektor, Pemkab Kutim Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmen menjadikan pertanian sebagai leading sektor pembangunan jangka panjang. Tidak hanya berfokus pada produksi bahan mentah, Pemkab Kutim kini mendorong hilirisasi berbagai komoditas lokal agar nilai tambahnya meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) […]

  • Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, melaporkan sejumlah provider ke Direktorat jendral Telekomunikasi kementerian Kominfo terkait pembangunan tower dan BTS di sejumlah kecamatan di Kutim. Laporan tersebut di sampaikan Kasmidi bulang saat mengikuti rapat evaluasi Program 3435 Non T3 oleh Direktorat Telekomunikasi sebagai komitmen Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dikatakan, Pemkab […]

  • Bupati Kutim Inginkan PDAM Tirta Tuah Benua Kembangkan Bisnis Lain

    Bupati Kutim Inginkan PDAM Tirta Tuah Benua Kembangkan Bisnis Lain

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menginginkan Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua mengembang usaha lain selain tugas utamanya memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat. Hal tersebut di Katakan Bupati Ardiansyah saat di temui oleh para awak media usai menghadiri silaturahmi akbar Masyarakat Paguyuban di ruang Meranti Kantor bupati Kutai Timur pada Selasa […]

  • Tak Pakai APBN, Program 1 KK 1 Sertifikat Kutim Jadi Terobosan Nasional

    Tak Pakai APBN, Program 1 KK 1 Sertifikat Kutim Jadi Terobosan Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan program 1 Kartu Keluarga (KK) 1 Sertifikat mendapat respons positif dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kutim. Program ini dinilai sebagai langkah terobosan karena pendanaannya dirancang menggunakan APBD, bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seperti skema sertifikasi tanah pada umumnya. Kepala Kantor ATR/BPN Kutai Timur, Akhmad […]

  • Kemenag Kubar Gelar Rakor Percepatan Penanganan Ruislag Tanah Wakaf

    Kemenag Kubar Gelar Rakor Percepatan Penanganan Ruislag Tanah Wakaf

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Kutai Barat – Masalah wakaf tanah tidak bisa di kesampingkan begitu saja, setelah pewakif menyerahkan tanah berharga yang mereka miliki serta menyampaikan niatnya atas harta tersebut kepada nadzir (pengawas, red). Kewajiban nadzir selanjutnya adalah mengamankan tanah tersebut, dari hal yang tidak diinginkan dengan mendaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten […]

expand_less