Cegah Kecelakaan di Kalangan Pelajar, Polres Kutim Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUTAI TIMUR – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur menggelar kegiatan edukatif bertajuk Police Go to School.
Kegiatan ini berlangsung di Yayasan Pendidikan Prima Swadiri Bersama (YPPSB) Sangatta dan diikuti antusias oleh para pelajar, guru, serta staf sekolah, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif Polres Kutim untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya keselamatan berkendara, pemahaman dasar tentang aturan lalu lintas, serta prosedur pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang benar.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi hukum berlalu lintas di kalangan generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pelajar merupakan kelompok usia produktif yang cukup rentan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk pelajar yang bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sadar hukum dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Budaya tertib lalu lintas harus ditanamkan sejak di bangku sekolah,” ujarnya.
Dalam sesi sosialisasi, pelajar dibekali dengan pemahaman mengenai berbagai aspek keselamatan, mulai dari pentingnya penggunaan helm dan sabuk pengaman, bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, hingga risiko fatal dari pelanggaran lalu lintas.
Sebagai pelengkap, Satlantas juga menggelar simulasi ujian teori SIM. Para siswa dikenalkan pada bentuk soal pilihan ganda yang biasa dihadapi dalam ujian SIM, termasuk pemahaman marka jalan dan situasi lalu lintas yang umum terjadi di lapangan.
“Ini pengalaman pertama saya belajar soal ujian SIM. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan kalau sudah paham aturannya,” ungkap Ardinof, siswa kelas XII IPA yang mengikuti kegiatan tersebut.
Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan coaching clinic berkendara yang aman. Personel Satlantas memberikan pelatihan langsung tentang posisi berkendara yang stabil, cara memeriksa kendaraan sebelum digunakan, hingga teknik menghindari kecelakaan seperti blind spot dan rem mendadak.
Direktur YPPSB Sangatta, Endah Wulandari, menyambut positif kegiatan ini. Ia mengapresiasi Polres Kutim yang dinilai peduli terhadap keselamatan siswa, terutama karena banyak pelajar sudah mulai mengendarai kendaraan pribadi ke sekolah.
“Edukasi ini sangat penting karena menyentuh langsung kehidupan sehari-hari siswa. Harapannya mereka bisa lebih bertanggung jawab dan sadar risiko jika tidak tertib berlalu lintas,” tuturnya.
Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Haris Meihendra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa edukasi ini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat.
“Dengan edukasi yang konsisten dan pendekatan yang tepat, kami yakin para pelajar bisa menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” jelasnya.(Ciaa/)
![]()
- Penulis: Redaksi


