Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Dua Pekan Berlatih, Andri Benyamin Sukses Jalankan Tugas Pembentang Bendera HUT RI di Kutim

Dua Pekan Berlatih, Andri Benyamin Sukses Jalankan Tugas Pembentang Bendera HUT RI di Kutim

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kaltim12.com,KUTIM – Dua pekan menjadi waktu yang harus dimanfaatkan Andri Benyamin untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas penting dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kutai Timur (Kutim). Siswa SMA Negeri 1 Sangatta Selatan itu dipercaya sebagai pembentang bendera Merah Putih.

Bagi Andri, kesempatan tersebut bukan tugas yang biasa. Ini menjadi kali pertama dirinya dipercaya berada di posisi pembentang bendera dalam upacara tingkat Kabupaten Kutim.

Waktu persiapan yang relatif singkat membuat Andri bersama anggota pasukan lainnya harus menjalani latihan secara serius. Berbagai gerakan dan tahapan pengibaran terus dipelajari agar seluruh proses dapat berlangsung sesuai ketentuan.

Selama dua pekan, latihan menjadi bagian dari rutinitas yang harus dijalani. Andri dituntut menjaga kedisiplinan, ketepatan gerakan serta kekompakan dengan petugas lain yang berada dalam satu rangkaian pengibaran.

“Latihannya sekitar dua minggu. Kami harus benar-benar fokus karena waktunya cukup singkat untuk mempersiapkan semuanya,” ujar Andri.

Andri Benyamin dari SMA Negeri 1 Sangatta Selatan sebagai pembentang bendera, Marten Ozi Fery Febrian Wejaya dari SMA Negeri 1 Muara Wahau sebagai Danpok, serta Mettew Alin Grifith dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara sebagai penggerek bendera.

Persiapan tersebut kemudian diuji saat prosesi pengibaran bendera berlangsung. Andri ikut serta bersama Komandan Kelompok (Danpok) Marten Ozi Fery Febrian Wejaya dari SMA Negeri 1 Muara Wahau dan penggerek bendera Mettew Alin Grifith dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Ketiganya memiliki tugas yang berbeda, namun berada dalam satu rangkaian yang membutuhkan koordinasi. Kesalahan kecil dapat mempengaruhi prosesi sehingga komunikasi dan konsentrasi menjadi hal yang sangat diperhatikan.

Menjelang pelaksanaannya, rasa gugup sempat dirasakan Andri. Apalagi, tugas tersebut merupakan pengalaman perdananya. Namun, ia berusaha mengendalikan perasaan tersebut dengan mengingat kembali materi yang telah dipelajari selama latihan.

Menurut Andri, latihan yang berulang membuat dirinya lebih siap ketika harus berhadapan langsung dengan suasana upacara. Ia berusaha menjalankan setiap gerakan sesuai instruksi dan menjaga fokus hingga seluruh proses selesai.

“Waktu pelaksanaannya memang sempat menegangkan, tapi setelah mulai menjalankan tugas saya berusaha fokus. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Keberhasilan menjalankan tugas tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi Andri. Ia merasa bangga karena dapat ikut mengambil bagian dalam peringatan kemerdekaan sekaligus membawa nama sekolahnya.

Selain pengalaman teknis, Andri juga mendapatkan pelajaran mengenai tanggung jawab dan kerja sama. Menurutnya, keberhasilan pengibaran tidak hanya bergantung pada satu orang, melainkan hasil dari latihan dan koordinasi seluruh anggota.

Ia berharap pengalaman selama menjadi pembentang bendera dapat menjadi bekal untuk menghadapi kegiatan lainnya di masa mendatang. Ia juga ingin mempertahankan kedisiplinan yang diperolehnya selama mengikuti pelatihan.

“Semoga pengalaman ini bisa menjadi motivasi bagi saya untuk terus disiplin dan memberikan yang terbaik. Saya juga berharap teman-teman pelajar lainnya bisa ikut aktif dalam kegiatan positif,” ucapnya.

Bagi Andri, dua pekan latihan akhirnya terbayar dengan tuntasnya tugas sebagai pembentang bendera. Momen tersebut sekaligus catatan menjadi penting dalam perjalanan pendidikannya sebagai siswa SMA Negeri 1 Sangatta Selatan.

Keberhasilannya bersama Marten Ozi Fery Febrian Wejaya dan Mettew Alin Grifith menjadi bagian dari rangkaian pengibaran Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI di Kutim. Tugas yang dijalankan dalam waktu singkat itu meninggalkan pengalaman berharga bagi ketiganya.

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Digital: Data Center Pemkab Kutim Diupayakan Berubah dari Statis Menjadi Dinamis

    Transformasi Digital: Data Center Pemkab Kutim Diupayakan Berubah dari Statis Menjadi Dinamis

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah mengakselerasi upaya pengembangan infrastruktur data terpusat, yakni Data Center, untuk mendukung terwujudnya pemerintahan berbasis data. Data center yang bertujuan menjadi sumber pengambilan keputusan bagi Bupati ini didorong untuk berubah dari kondisi statis menjadi dinamis. Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Kutim, […]

  • Lebih dari 253 Ribu Warga di Kutim Dijamin Hak Kesehatan, Jadi Rujukan Nasional UHC

    Lebih dari 253 Ribu Warga di Kutim Dijamin Hak Kesehatan, Jadi Rujukan Nasional UHC

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang pelayanan publik. Lebih dari 253 ribu warga Kutim kini telah dijamin hak kesehatannya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sebuah capaian yang mengantarkan Kutim menjadi rujukan nasional dalam pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC). Capaian tersebut ditandai dengan diraihnya UHC Award 2026 […]

  • Tak Sekedar Bicara, Tapi Menginspirasi : Kisah Perempuan Kutim di Pelatihan Public Speaking

    Tak Sekedar Bicara, Tapi Menginspirasi : Kisah Perempuan Kutim di Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Bicara di depan umum bukan lagi sekadar menyampaikan pesan, tetapi menjadi alat untuk menginspirasi dan menggerakkan. Hal inilah yang tercermin dalam pelatihan public speaking yang digelar di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutai Timur, Jumat 01 Agustus 2025. Sebanyak 25 perempuan dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan yang diprakarsai oleh Yohana Fransiska, pendiri […]

  • Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    Masyarakat Ikuti Rakor Pengelolaan Cagar Budaya – Sejarah Kutim

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Bengalon – Keterliatan masyarakat dalam menata kajian sejarah dan kewilayahan harus dilibatkan secara penuh, agar esensi nilai-nilai yang muncul kepermukaan tidak jauh atau bahkan tak melekat pada masyarakat di lokasi tersebut. Di Bengalon ada beberapa cagar budaya yang berkaitan erat dengan sejarah awal perkembangan pemukiman dan penduduk, di wilayah tersebut seja era jaman penjajahan […]

  • RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Masyarakat di pedalaman Kutai Timur diminta tak perlu khawatir dengan pelayanan kesehatan yang memadai dan profesional, dalam wilayah tempat tinggal mereka. Jika selama ini masyarakat pedalaman harus menempuh waktu yang lumayan panjang dari tempat tinggal mereka, menuju ke RSUD Kudungga Sangatta. Maka untuk tahun 2023 mendatang, warga tak perlu jauh-jauh ke Sangatta […]

  • Distanak Laksanakan Vaksin PMK Kedua – Bupati Suntik Sapi di Kaubun

    Distanak Laksanakan Vaksin PMK Kedua – Bupati Suntik Sapi di Kaubun

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Kaubun – Pemerintah Republik Indonesia menetapkan lima kunci penanganan dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Hal itu dikenal dengan 5 M, dimulai dari Memberikan vaksin pada ternak sehat, menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang, membatasi lalu-lintas ternak dan produk ternak. Lalu selanjutnya mengisolasi ternak sakit dan ternak baru, dan melaksanakan stamping […]

expand_less