Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Pilihan » Masyarakat Kutim Menggugat, Desak Evaluasi Pejabat, Bupati Janji Tindaklanjuti

Masyarakat Kutim Menggugat, Desak Evaluasi Pejabat, Bupati Janji Tindaklanjuti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Suara massa menggema di halaman Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim), Selasa (28/10/2025) sore. Ratusan warga yang tergabung dalam Seruan Aksi Masyarakat Kutim Menggugat menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah menepati janji-janji pembangunan yang selama ini dinilai tidak kunjung direalisasikan.

Koordinator Lapangan aksi, Arsil, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan bentuk keprihatinan atas lemahnya kinerja perangkat daerah yang berdampak langsung pada masyarakat di berbagai kecamatan.

“Penuntutan kami sederhana. Apa yang sudah menjadi janji Bupati saat kunjungan kerja ke kecamatan dan desa, tolong segera direalisasikan,” ujar Arsil.

Ia menyoroti bahwa banyak program pembangunan yang dijanjikan pemerintah daerah tak kunjung terlaksana, sementara beberapa kebijakan justru dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. Kondisi itu, kata dia, menunjukkan lemahnya perencanaan dan koordinasi antarperangkat daerah.

“Sekda, BPKAD, Bappeda, Bapenda, sampai bagian pengadaan barang dan jasa itu harus diaudit. Banyak program yang ngaco. Yang diminta masyarakat tidak diterbitkan, yang tidak diminta malah keluar,” tegasnya.

Arsil menambahkan, jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah, pihaknya siap menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar. Ia bahkan mengancam akan memboikot pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di 18 kecamatan.

“Kalau Bupati tidak mengaudit, tidak merevisi, dan tidak mengevaluasi seluruh perangkatnya, maka kami akan boikot Musrenbang,” ujarnya disambut sorakan massa.

Menanggapi desakan tersebut, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, dan Kepala Satpol PP Fata Hidayat, turun langsung menemui perwakilan massa untuk mendengar aspirasi mereka.

Ardiansyah mengakui bahwa tuntutan masyarakat bersifat normatif dan dapat diterima sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia menjelaskan, sejumlah program memang mengalami keterlambatan akibat kendala fiskal dari pemerintah pusat, terutama dalam penyaluran transfer ke daerah (TKD).

“Pada dasarnya semua bisa kita akomodir. Beberapa program memang tertunda karena faktor keuangan, tapi insyaallah tahun depan sebagian akan kita gulirkan kembali,” ucap Ardiansyah menenangkan massa.

Bupati Kutim, Ardiansyah menemui para unjuk rasa di halaman kantor

Terkait desakan evaluasi terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan sejumlah OPD, Ardiansyah menegaskan bahwa langkah pembenahan internal akan dilakukan. Ia menilai evaluasi penting untuk memperkuat koordinasi dan memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita akan evaluasi seluruh perangkat daerah. Tidak ada manusia yang sempurna dalam bekerja. Kalau ada kekurangan, itu tugas kami untuk memperbaikinya,” ungkapnya.

Bupati juga menanggapi aspirasi masyarakat adat Basap yang menuntut pembangunan perkampungan khusus. Ia menyebut, hal itu sudah dalam tahap pembahasan di tingkat pemerintah daerah.

“Perkampungan Basap sudah kita bahas, dan insyaallah siap kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Ardiansyah mengapresiasi aksi yang digelar dengan tertib dan damai. Ia menilai, suara rakyat adalah energi penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah.

“Saya mengapresiasi aksi ini. Pemerintah tidak anti kritik. Justru kami butuh masukan agar Kutim bisa lebih baik ke depan,” tutupnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Titik Terang Bandara Komersial Kutai Timur di Tanjung Bara

    Titik Terang Bandara Komersial Kutai Timur di Tanjung Bara

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kitai Timur – Rencana memiliki bandara komersial di Kutai Timur (Kutim) kini semakin mendekati kenyataan. Titik terang ini muncul setelah PT Kaltim Prima Coal (KPC) memberikan persetujuan penggunaan Bandara Tanjung Bara untuk penerbangan umum. Hal ini menandai pergeseran fokus Pemerintah Kabupaten dari rencana pembangunan Bandara Sangkima. Meski persetujuan telah didapatkan, Bandara Tanjung Bara masih membutuhkan […]

  • Alih Fungsi Lahan Masif, Benua Baru “Impor” Pangan dari Samarinda

    Alih Fungsi Lahan Masif, Benua Baru “Impor” Pangan dari Samarinda

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketahanan pangan di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, menghadapi tantangan serius akibat masifnya alih fungsi lahan pertanian pangan menjadi perkebunan kelapa sawit. Fenomena ini membuat wilayah yang memiliki potensi lahan luas tersebut justru bergantung pada pasokan luar daerah untuk kebutuhan pokok. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benny, mengungkapkan kekhawatirannya terkait degradasi […]

  • Penataan Permukiman Batu Ampar Dipercepat Usai Kebakaran Besar, Pemkab Siapkan Langkah Strategis

    Penataan Permukiman Batu Ampar Dipercepat Usai Kebakaran Besar, Pemkab Siapkan Langkah Strategis

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat mendorong penataan ulang permukiman di Kecamatan Batu Ampar pascakebakaran besar yang menghanguskan puluhan rumah warga di Desa Batu Timbau. Langkah ini dinilai mendesak mengingat kebakaran serupa telah berulang dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak yang semakin besar terhadap masyarakat. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa […]

  • Mahyunadi Tegaskan: Meski Anggaran Tipis, Jalan Rusak Tetap Jadi Prioritas

    Mahyunadi Tegaskan: Meski Anggaran Tipis, Jalan Rusak Tetap Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur-Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam membangun daerah. Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, memastikan program perbaikan dan pembukaan jalan baru tetap menjadi prioritas utama tahun ini.“Anggaran memang terbatas, tapi bukan berarti kita berhenti. Justru saat seperti ini, kita harus kreatif mencari cara agar pembangunan tetap jalan,” ujar Mahyunadi, […]

  • Pengendalian Inflasi Jadi Prioritas, Pemkab dan DPRD Kutim Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga

    Pengendalian Inflasi Jadi Prioritas, Pemkab dan DPRD Kutim Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama DPRD Kutim terus memperkuat langkah pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar secara virtual bersama pemerintah pusat, dengan fokus mengantisipasi potensi kenaikan harga sejumlah komoditas dalam beberapa pekan ke depan. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, […]

  • Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA-Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr.H .Nurullah, M.Pd hadir di Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  yang digelar oleh masyarakat Suku Dayak Kenya yang berada di Dusun Rindang Benua jl. Poros Sangatta Bontang KM.10 Kecamatan Sangatta Selatan Kutai Timur,Sabtu(27/05/2023). Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Timur  Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. […]

expand_less