Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Polsek Sangatta Utara Kawal Aksi Damai Soal Pemadaman Listrik, PLN dan Massa Sepakati Tindak Lanjut

Polsek Sangatta Utara Kawal Aksi Damai Soal Pemadaman Listrik, PLN dan Massa Sepakati Tindak Lanjut

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta – Polsek Sangatta Utara memastikan aksi damai Aliansi Masyarakat Takut Gelap Kutim di Kantor Cabang PLN Sangatta, Selasa (29/9/2026), berlangsung aman dan tertib. Pengamanan dilakukan sekaligus membuka ruang dialog antara massa aksi dengan manajemen PLN terkait persoalan pemadaman listrik yang berulang di Kabupaten Kutai Timur.

Aksi yang berlangsung di Kantor PLN Cabang Sangatta, Jalan Yos Soedarso IV, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, tersebut diikuti sekitar 30 orang. Massa membawa spanduk, bendera dan pengeras suara serta menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kejelasan penyebab pemadaman, transparansi informasi dan peningkatan keandalan pasokan listrik.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang hadir langsung dalam proses pengamanan sekaligus mengikuti pertemuan antara perwakilan massa dan manajemen PLN. Polisi memastikan penyampaian aspirasi berjalan sesuai koridor keamanan dan tidak mengganggu situasi kamtibmas di sekitar lokasi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PLN, sekitar 20 perwakilan massa diterima oleh manajemen PLN Cabang Sangatta, Hery. Dialog membahas sejumlah persoalan yang disampaikan massa, mulai dari penyebab pemadaman, standar pelayanan, keterbukaan informasi, langkah pemulihan hingga peningkatan keandalan sistem kelistrikan.

Korlap aksi M. Aldair Ananda mengatakan, massa meminta PLN memberikan penjelasan secara terbuka mengenai persoalan pemadaman listrik yang disebut telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

Aspirasi lainnya mencakup permintaan langkah pemulihan yang konkret dan terukur, keterbukaan jadwal serta penyebab gangguan, evaluasi pelayanan, peningkatan investasi dan keandalan sistem, hingga pemenuhan hak pelanggan terkait kompensasi apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Yang kami dorong adalah adanya kejelasan dan tindak lanjut konkret terhadap persoalan kelistrikan di Kutai Timur. Aspirasi masyarakat jangan berhenti sebagai catatan, tetapi harus ada penyelesaian yang dapat dipantau,” demikian substansi aspirasi yang disampaikan perwakilan massa dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, manajemen PLN Cabang Sangatta yang diwakili Hery menerima aspirasi yang disampaikan dan mengikuti proses pembahasan bersama perwakilan massa.

Hasil pertemuan kemudian dituangkan dalam notulen yang ditandatangani perwakilan Aliansi Masyarakat Takut Gelap Kutim dan Manajemen PLN Cabang Sangatta. Dokumen tersebut memuat sejumlah poin tuntutan, termasuk keterbukaan informasi, penjelasan mengenai akar persoalan pemadaman, langkah pemulihan dengan target waktu, peningkatan keandalan jaringan serta rencana penguatan sistem kelistrikan.

Selain itu, massa juga meminta adanya forum pertanggungjawaban publik yang melibatkan PLN, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk memaparkan perkembangan penyelesaian persoalan kelistrikan di Kutai Timur.

Dari sisi pelayanan kepolisian, kehadiran Polsek Sangatta Utara tidak hanya berfokus pada pengamanan massa, tetapi juga memastikan proses penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib dan kondusif.

Pendekatan dialog menjadi bagian penting dalam pengamanan kegiatan tersebut. Polisi berada di tengah proses komunikasi antara masyarakat dan pihak PLN sehingga aspirasi dapat disampaikan tanpa berkembang menjadi gangguan keamanan.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menjaga situasi kamtibmas selama masyarakat menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai ketentuan.

Penandatanganan notulen menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut karena selanjutnya dapat menjadi dasar bagi masyarakat untuk memantau tindak lanjut atas aspirasi yang telah disampaikan kepada PLN. (*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  •  PUPR Kutim Siapkan Spot Mancing di Kawasan Folder Sangatta, Hadirkan Fasilitas Rekreasi yang Lebih Teratur

     PUPR Kutim Siapkan Spot Mancing di Kawasan Folder Sangatta, Hadirkan Fasilitas Rekreasi yang Lebih Teratur

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Joni Abdi Setia, menegaskan bahwa kawasan Folder Sangatta akan mendapatkan penataan khusus, termasuk penyediaan spot memancing sebagai bagian dari pengembangan sarana rekreasi untuk masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari rencana besar penataan ulang folder agar fungsi teknis […]

  • Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur merencanakan, untuk memanfaatkan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu penanganan inflasi terhadap kelompok nelayan. Kepala DKP Suriansyah pada Rabu (2/11/2022) menerangkan, hal ini bersamaan dengan kepentingan dalam menangani inflasi di daerah. Terlebih adanya kebijakan berkaitan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat beberapa kelompok […]

  • Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    Transformasi Digital Desa di Kutim Belum Maksimal, BPemdes: Kendala Utama Masih di Sinyal Internet

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya pemerintah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mendorong transformasi digital dinilai belum berjalan optimal. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPemdes) Kutai Timur, Muhammad Basuni, menegaskan bahwa hambatan terbesar dalam digitalisasi pelayanan publik di desa hingga saat ini adalah keterbatasan sinyal internet. Menurut Basuni, sudah ada beberapa desa yang […]

  • DPRD Kutim Dorong Pemerintah Rampungkan Kegiatan Tak Prioritas di 2026

    DPRD Kutim Dorong Pemerintah Rampungkan Kegiatan Tak Prioritas di 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Anjas, meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam merencanakan kegiatan tahun 2026. Ia menilai penurunan pendapatan daerah hingga sekitar 3,9 persen menjadi alasan kuat untuk memperketat efisiensi anggaran. Anjas menyebut kondisi ini harus disikapi dengan kebijakan penghematan di setiap sektor. “Kami menyarankan pemerintah untuk bisa merampingkan kegiatan […]

  • Bupati Minta Brida Buat Agenda Tahunan Penyerahan Sertifikat HKI dan Lomba Inovasi Daerah

    Bupati Minta Brida Buat Agenda Tahunan Penyerahan Sertifikat HKI dan Lomba Inovasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan lomba inovasi daerah yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Untuk itu, dalam acara penyerahan 121 sertifikat yang berlangsung di Ruang Meranti Kantor Sekretariat Pemkab Kutim, Ardiansyah meminta agar acara seperti ini dijadikan agenda tahunan. “Saya apreasiasi acara ini. […]

  • DPRD Kutim Perketat Standar Mutu Proyek, Dorong Penerapan Sistem Penilaian Kinerja Kontraktor

    DPRD Kutim Perketat Standar Mutu Proyek, Dorong Penerapan Sistem Penilaian Kinerja Kontraktor

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Komisi C menyoroti maraknya temuan proyek konstruksi yang dikerjakan secara tidak profesional atau asal-asalan. Sorotan ini mencakup berbagai skala pekerjaan, mulai dari proyek bernilai besar hingga pekerjaan Penunjukan Langsung (PL). Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan menjadi […]

expand_less