Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Kolaborasi Perbankan dan Pemerintah Kunci Atasi Masalah Permodalan UMKM Kutai Timur

Kolaborasi Perbankan dan Pemerintah Kunci Atasi Masalah Permodalan UMKM Kutai Timur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Akses permodalan masih menjadi kendala utama yang dihadapi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kutai Timur (Kutim). Meskipun perbankan, termasuk BPR dan BPD, telah membuka diri, banyak pelaku usaha yang masih enggan mengajukan pinjaman karena kekhawatiran terhadap risiko dan besaran bunga.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Teguh Budi Santoso, mengakui fenomena ini. “Sudah kita arahkan ke bank, tapi banyak yang mundur. Katanya takut, enggak mau kredit karena takut enggak bisa bayar,” ujar Teguh, Rabu (12/11/2026)

Teguh menjelaskan bahwa sebenarnya bank cukup terbuka, namun kendala sering kali datang dari kesiapan pelaku UMKM itu sendiri. Banyak usaha kecil di Kutim yang belum memiliki laporan keuangan dan catatan usaha yang rapi, padahal hal tersebut adalah syarat mutlak bagi bank untuk menilai kelayakan pinjaman. “Kalau mau pinjam ya harus ada bukti usaha, ada omzet, ada laporan. Kalau enggak ada, bank juga susah percaya,” tambahnya.

Oleh karena itu, Dinas Koperasi mengambil peran aktif mengedukasi pelaku usaha, salah satunya dengan melatih cara membuat pembukuan sederhana. Upaya ini dilakukan agar bank dapat menilai kelayakan usaha mereka dengan lebih mudah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menjajaki pembentukan lembaga keuangan mikro daerah yang diharapkan bisa menjadi jembatan permodalan dengan bunga yang lebih lunak. Namun, Teguh menekankan pentingnya semangat kemandirian. “Pemerintah bantu memfasilitasi, tapi pelaku usaha juga harus berani ambil langkah,” tegasnya.

Teguh menilai kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha adalah kunci utama. Pihaknya kerap mendampingi pelaku usaha saat berhadapan dengan bank untuk mempermudah proses. Ia berharap perbankan terus memberikan perhatian khusus pada sektor UMKM, karena kemajuan sektor ini secara otomatis akan meningkatkan perputaran uang di daerah.

“Yang penting sekarang bagaimana kita bangun kepercayaan. Kalau pelaku usaha disiplin, bank juga enggak akan ragu bantu,” tutupnya.(Adv/kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jalan Muara Calong Terkendala Cuaca dan Kekurangan Alat Berat

    Pembangunan Jalan Muara Calong Terkendala Cuaca dan Kekurangan Alat Berat

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Muara Calong. Namun, upaya ini menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama faktor cuaca dan keterbatasan alat berat di lapangan. Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al-Rasyid, menjelaskan bahwa peningkatan badan jalan sepanjang empat kilometer saat ini menjadi prioritas utama pemerintah kecamatan. Pekerjaan […]

  • Pelantikan Pengurus KONI, Bupati Kutim :”para pelaku dan organisasi olahraga menggelar event  secara mandiri”

    Pelantikan Pengurus KONI, Bupati Kutim :”para pelaku dan organisasi olahraga menggelar event  secara mandiri”

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras melantik pengurus KONI Kutai Timur priode 2023-2027. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan KONI Kaltim Nomor 024 Tahun 2023 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus KONI Kutim periode 2023-2027. Pelantikan yang digelar di Ruang Meranti Kantor sekrtariat bupati,pada Kamis (4/5/2023) pagi, dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi […]

  • Atasi Konflik Lahan dengan Warga, Pemkab Dorong Perusahaan Lakukan Enclave

    Atasi Konflik Lahan dengan Warga, Pemkab Dorong Perusahaan Lakukan Enclave

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA. Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengakui jika ada konfilk antara masyarakat dan pihak kehutanan terutama perusahan karena ketidak tahuan masyarakat. Terutama terkait dengan lahan hutan industry. Sebab, mungkin lahan hutan itu dibuat ’diatas meja ‘ tidak dilakukan verifikasi lapangan sehingga tidak tau jika di lokasi itu sudah ada masyarakat yang bermukim, berkebun. “jadi […]

  • Trisno: Setiap Konflik Pertanahan Punya Pola Penanganan Berbeda

    Trisno: Setiap Konflik Pertanahan Punya Pola Penanganan Berbeda

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    SANGATTA.  Konflik pertanahan khususnya perusahan dan masyarakat sekitar, seperti transmigrasi atau warga lokal, diakui memang banyak di Kutai Timur (Kutim). Namun kasusnya berbeda-beda, sehingga pola penangannya juga berbeda. Demikian dikatakan Asisten Pemerintahan umum dan Kesra Trisno, Stp. “Konflik pertanahan antara perusahan dan masyarakat, seperti dengan transmigrasi memang banyak di Kutim. Tapi pola kasusnya beda, sehingga […]

  • Kementerian Agama Kutim Rilis Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 2026

    Kementerian Agama Kutim Rilis Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur secara resmi menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah sebagai pedoman bagi umat Muslim dalam menunaikan kewajiban ibadahnya. Penetapan ini diharapkan memberi kepastian, keseragaman, serta kemudahan dalam pelaksanaan zakat di tengah masyarakat. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala […]

  • Dipisahkan Sungai Besar, Infrastruktur Telen Tertinggal Jauh Dibanding Kongbeng dan Wahau

    Dipisahkan Sungai Besar, Infrastruktur Telen Tertinggal Jauh Dibanding Kongbeng dan Wahau

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Aidil Fitri, menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur yang terjadi di Kecamatan Telen. Ia menilai, kemajuan fisik di wilayah tersebut masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan kecamatan tetangga di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, seperti Muara Wahau dan Kongbeng. ​Menurut Aidil, lambatnya pembangunan di Telen utamanya […]

expand_less