Optimalkan Anggaran Terbatas, Dinas PUPR Kutim Utamakan Perawatan Infrastruktur
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
- print Cetak

Foto : Kepala Dinas Pekerjan Unum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kutai Timur (Kutim) Tabrani Aji ST
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sangatta – Kepala Dinas Pekerjan Unum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kutai Timur (Kutim) Tabrani Aji ST mengakui jika pihaknya tidak bisa melaksanakan secara maksimal rencana kerja (Renja) serta rencana strategis (Rentra) yang telah direncanakan . Karena renja dan renstra mengacu pendapatan yang besar dan stabil sementara anggaran yang ada, bisa berubah ubah, turun naik atau tidak stabil. Untuk itu, pihaknya memaksimalkan anggaran yang ada, untuk penyelesaian dan pemeliharaan proyek yang ada.
“Dinas PUPR tidak bsa maksimal kerja sesuai dengan renstra dan Renja, karena angaran yang turun naik. Kalau renja dan rentra kan dengan hitungan APBD yang besar, stabil tapi karena pendapatan tidak stabil, makanya kita gunakan anggaran yang ada semaksimal mungkin sesuai kebutuhan,” kata Tabrani saat ditemui sejumlah awak media pada Kamis (1/10/2026)
Seperti anggaran untuk Bidang Cipta Karya, tidak melulu untuk membangun gedung baru, tapi justru dimaksimalkan untuk menyelesaikan bangunan yang belum selesai saat ini. Sebab dia melihat masih banyak gedung-gedung, yang dibangun dari tahun 2017, hingga kini belum selesai.
“Gedung ini yang kami akan selesaikan, dengan anggaran yang ada saat ini, sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada,” katanya.
Hal sama dengan anggaran untuk Bidang Bina Marga. Tidak harus hanya untuk membangun jalan dan jembatan baru, tapi juga digunakan untuk melakukan perbaikan jalan, untuk memaksimalkan pelayanan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.
“Untuk itu, karena anggaran terbatas, maka kami mungkin akan lebih banyak anggaran untuk melakukan perawatan jalan dari pada untuk membangun jalan baru, agar mobilitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Meskipun ,mengakui anggaran banyak untuk perbaikan jalan, namun Tabrani belum bisa menyebut nilainya perbaikan dan pembangunan jalan berapa. (Fhany/ADV/*)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


