Kecamatan Sandaran Sangat Tertinggal Pembangunanya Sulaeman : Harus Proyek Tahun Jamak Fokus di Sana
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kutai Timur – Kecamatan Sandaran merupakan salah satu kecamatan di Kutai Timur, yang cukup jauh, bahkan untuk menuju ke sana, harus menggunakan transportasi laut. Mungkin karena jauhnya sehingga pembangunan di sana juga tertinggal.
Untuk mengejar ketertinggal pembangunan tersebut, anggota DPRD Kutai Timur Akgmad Sulaiman, dalam pembahasan proyek tahun jamak yang akan dikerjakan dalam empat tahun ke depan mengajukan lima buah proyek, yang pada umumnya pembangunan infrstruktur jalan.
“Dalam pembahasan proyek tahun jamak dengan pemerintah, kami mengusulkan lima usulan proyek tahun jamak. Ini juga merupakan usulan masyarakat. Usulan kami cukup banyak, karena kecamatan Sandaran ini masih sangat tertinggal dibanding kecamatan lainnya di Kutim. Paling utama adalah pembangunan jalan Tanjung Mangkaliat sampai ke Tanjung Manis. Karena tertinggal, maka seharusnya, saatnya proyek tahun jamak focus ke Sandaran ,” Jumat (14/11/2025).
Menurutnya, sebelum mengusulkan proyek tersebut, sebenarnya memang sudah ada komunikasi dengan pemerintah terkait dengan proyek-proyek tersebut, dengan harapan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di Sandaran.
Meskipun usulan tersebut sudah masuk, namun dia mengaku realistis, dengan anggaran APBD Kutim yang kini terus turun. Namun pihaknya tetap berharap disetujui, dibangun dalam lima tahun hingga 2028.
Selain lima proyek tersebut, dia mengakui, karena Sandaran daerah pesisir, untuk itu minta agar juga dibangun pelabuhan di sana.
“Kecamatan dengan batas laut terpanjang di Kutim itu Sandaran. Karena itu ironi kalau tidak ada pelabuhan. Untuk itu kami berharap dibangunkan pelabuhan di Manubar,” harapnya.(Adv/DPRD)
![]()
- Penulis: Redaksi


