Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Camat Kaliorang : Kesadaran dan Dokumen Jadi Kendala Anak Kaliorang Sekolah

Camat Kaliorang : Kesadaran dan Dokumen Jadi Kendala Anak Kaliorang Sekolah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan di wilayahnya. Meski sarana dan prasarana belajar mengajar tergolong mencukupi, masih ada tantangan lain yang tak kalah penting: kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

Camat Kaliorang, Rusmono, menjelaskan bahwa secara umum kondisi pendidikan di Kaliorang berjalan dengan baik. Sekolah-sekolah di wilayah itu memiliki ruang belajar yang cukup, tenaga pendidik yang tersedia, dan proses belajar yang relatif stabil. Namun di lapangan, masih ada anak-anak yang tidak bersekolah, bukan karena tidak ada fasilitas, melainkan karena kurangnya kesadaran orang tua.

“Kalau sekolahnya aman, ruang kelas cukup. Tapi ada juga anak-anak yang tidak sekolah, terutama dari saudara kita suku Dayak Pase. Rata-rata karena kesadaran orang tua masih rendah,” ujar Rusmono, Selasa (11/11/2025).

Ia menuturkan, ada sebagian keluarga yang menganggap pendidikan bukan hal mendesak. Beberapa anak lebih memilih membantu orang tua bekerja di ladang atau di kebun daripada berangkat ke sekolah. Situasi ini, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kecamatan dan tenaga pendidik di lapangan.

Selain persoalan kesadaran, kendala administrasi kependudukan juga menjadi masalah besar. Banyak anak tidak memiliki dokumen identitas seperti Kartu Keluarga, KTP orang tua, atau akta kelahiran, sehingga sulit untuk didaftarkan ke sistem pendidikan nasional yang kini sudah terhubung secara digital.

“Untuk mendapatkan NISN, datanya harus masuk sistem pusat. Kalau anak belum punya identitas resmi, otomatis tidak bisa didaftarkan,” jelas Rusmono.

Mengetahui hal ini, pihak kecamatan langsung bergerak cepat. Ia memanggil seluruh kepala desa, koordinator wilayah pendidikan, serta para wali murid untuk duduk bersama membahas solusi. Dari hasil pertemuan itu, ditemukan sekitar 15 anak yang belum memiliki dokumen lengkap.

“Anak-anak itu langsung kami fasilitasi ke Dinas Capil untuk perekaman. Setelah punya data kependudukan, barulah bisa mendaftar sekolah,” katanya.

Rusmono menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal gedung dan guru, tetapi juga tentang kesadaran kolektif bahwa sekolah adalah kunci masa depan. “Kalau administrasi lengkap dan orang tua sadar pentingnya sekolah, tidak ada alasan lagi anak-anak Kaliorang tertinggal,” tutupnya.(Adv/Kominfo)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, melaporkan sejumlah provider ke Direktorat jendral Telekomunikasi kementerian Kominfo terkait pembangunan tower dan BTS di sejumlah kecamatan di Kutim. Laporan tersebut di sampaikan Kasmidi bulang saat mengikuti rapat evaluasi Program 3435 Non T3 oleh Direktorat Telekomunikasi sebagai komitmen Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dikatakan, Pemkab […]

  • Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bambang Bagus Wondo Saputro, S.A.P., menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan akses pupuk yang terjangkau bagi petani di wilayahnya selama lima tahun ke depan. Menurutnya, ketersediaan pupuk yang memadai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani. “Jika kebutuhan pupuk tercukupi, produktivitas kebun akan meningkat. Hasilnya, kesejahteraan petani pun […]

  • Pembangunan Jalan Muara Calong Terkendala Cuaca dan Kekurangan Alat Berat

    Pembangunan Jalan Muara Calong Terkendala Cuaca dan Kekurangan Alat Berat

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong terus mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Muara Calong. Namun, upaya ini menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama faktor cuaca dan keterbatasan alat berat di lapangan. Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al-Rasyid, menjelaskan bahwa peningkatan badan jalan sepanjang empat kilometer saat ini menjadi prioritas utama pemerintah kecamatan. Pekerjaan […]

  • ‎Cegah Banjir, PUPR Kutim Gencarkan Normalisasi Drainase dan Pemeliharaan Irigasi

    ‎Cegah Banjir, PUPR Kutim Gencarkan Normalisasi Drainase dan Pemeliharaan Irigasi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎Kutai Timur – Menghadapi curah hujan tinggi yang mulai melanda wilayah Kutai Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus bergerak cepat dengan menggencarkan program normalisasi drainase dan pemeliharaan jaringan irigasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencegah banjir serta menjaga kelancaran aliran air di wilayah perkotaan dan sentra pertanian. ‎ ‎Plt. Kepala Dinas […]

  • 30 Persen Capaian di Legislatif – Peran Perempuan dalam Pesta Demokrasi

    30 Persen Capaian di Legislatif – Peran Perempuan dalam Pesta Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, tentu pemahaman akan pentingnya keterwakilan perempuan di kursi legislatif yakni Dewan Perwakilan Rakyat harus diraih dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keterwakilan perempuan dalam politik saat ini masih dianggap rendah, untuk itulah diharap kesadaran dan partisipasi muncul agar mampu mencapai 30 persen peranan di politik. Dalam kegiatan sosialisasi […]

  • Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    Soroti Keterlambatan Administrasi Pemkab, Fraksi NasDem: Kalau Berulang Kali, Bisa Jadi Kesengajaan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Aldriansyah, memberikan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah daerah. Politisi Partai NasDem ini menyoroti pola keterlambatan administrasi yang terus berulang dan mengganggu ritme kerja kedewanan serta pembangunan daerah. Aldriansyah mengungkapkan bahwa masalah ini menyebabkan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD […]

expand_less