Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Pergeseran Anggaran Hanya Diizinkan untuk Kondisi Mendesak dan Pembayaran Utang

Pergeseran Anggaran Hanya Diizinkan untuk Kondisi Mendesak dan Pembayaran Utang

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sangatta Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Kutai Timur (Kutim), Noviari Noor, memberikan penjelasan terkait kebijakan pergeseran anggaran yang sempat dinilai menghambat dimulainya sejumlah program pembangunan. Ia menegaskan bahwa pergeseran anggaran pada dasarnya diizinkan apabila memenuhi unsur urgensi, seperti kebutuhan insidental, efisiensi, hingga penyelesaian utang.

Pernyataan tersebut disampaikan Noviari saat ditemui di Kantor Bupati Kutim, Selasa (14/9/2026) kepada sejumlah awak media. Bahkan ia menyebutkan bahwa kebijakan pergeseran anggaran memiliki paying hukum yang memperbolehkannya dalam kondisi tertentu.

“Kalau di aturan itu diperbolehkan. Artinya ada hal-hal yang semacam apa namanya, insidental, efisiensi, dan seterusnya itu bisa. Karena itu bagian dari urgensi,” ujar Noviari.

Ia menjelaskan, bahwa pergeseran anggaran yang bersifat normatif umumnya hanya terjadi antar sub-kegiatan. Salah satu contoh nyata yang mendasari kebijakan tersebut adalah pemenuhan pembayaran utang tahun sebelumnya yang dikategorikan sebagai kejadian luar biasa. Kendati demikian, langkah ini tetap harus berlandaskan pada persetujuan resmi dari pemerintah pusat.

“Jadi pemerintah pusat juga yang mengeluarkan, boleh diperbolehkan dalam keadaan mendesak. Nah, bagian dari pemenuhan pembayaran utang tahun sebelumnya itu diperbolehkan. Nah, itu yang terjadi,” terangnya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai proyeksi keuangan untuk tahun 2027 mendatang, Noviari menyebutkan bahwa jika kondisi keuangan berjalan normal, pergeseran anggaran tidak menutup kemungkinan tetap ada namun dengan batasan yang ketat. Penyesuaian tersebut hanya diperbolehkan dalam lingkup sub-kegiatan, sedangkan pergeseran lintas investasi dipastikan tetap dilarang.

“Kalau normal aja, tapi tidak menutup kemungkinan pasti ada. Tapi itu dalam hal dalam sub-kegiatan. Tapi kalau antar lintas investasi itu enggak boleh,” pungkasnya. (Fhany/ADV/*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekeringan Landa Kutai Timur, DTPHP Akui Sumber Air Jadi Persoalan Utama Petani

    Kekeringan Landa Kutai Timur, DTPHP Akui Sumber Air Jadi Persoalan Utama Petani

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    ‎Kutai Timur, – Petani Kutai Timur menghadapi ancaman gagal panen akibat kekeringan yang melanda dalam sebulan terakhir, seiring dampak perubahan iklim yang dirasakan langsung oleh sektor pertanian daerah tersebut. ‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur Purno Edi mengatakan, laporan kekeringan telah diterima dari sejumlah kelompok tani yang baru […]

  • Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Hj. Uci, S.E., menyoroti masih minimnya peran perempuan di dunia politik Kutim. Menurutnya, keterwakilan perempuan di parlemen hingga saat ini belum mencapai 20 persen, jauh dari harapan yang diamanatkan dalam undang-undang. “Keterlibatan perempuan dalam politik seharusnya menjadi perhatian serius, karena suara perempuan sangat penting dalam pengambilan […]

  • Dua Tantangan Pemulihan Ekonomi 2022 Ungkap BI Kaltim

    Dua Tantangan Pemulihan Ekonomi 2022 Ungkap BI Kaltim

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Samarinda – Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Kaltim Hendik Sundaryanto dalam Pertemuan Tahunan dengan tema Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan & Kebangkitan Menuju Indonesia Maju dilaksanakan di Ruang Maratua, Kantor Perwakilan BI, Rabu (30/11/2022). Menyebutkan terdapat dua tantangan pada perekonomian Kalimantan Timur di tahun 2022. Kendati ekonomi Kaltim telah mampu pulih dan mengalami peningkatan […]

  • Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA. Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas, menyoroti rendahnya realisasi anggaran APBD Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 yang dianggap belum mencapai target. Menurutnya, penyerapan anggaran yang rendah akan berdampak langsung pada berbagai program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterima www.kaltim12.com/, realisasi anggaran APBD Kutai Timur tahun 2024 baru […]

  • Seragam Khas Sekolah Swasta dan Madrasah di Kutim Belum Terakomodasi Pemerintah

    Seragam Khas Sekolah Swasta dan Madrasah di Kutim Belum Terakomodasi Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Meskipun Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menyalurkan empat jenis seragam gratis beserta tas dan sepatu bagi siswa TK, SD, hingga SMP, ketimpangan masih dirasakan oleh sekolah swasta dan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Pasalnya, seragam khas atau seragam identitas yayasan masih harus dibeli secara […]

  • Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP(Ciaa/Kaltim12)

    STIPER dan Pemda Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Modern di Kutim

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur (Kutim) bersama pemerintah daerah berkomitmen berkolaborasi mewujudkan pertanian modern demi memperkuat ketahanan pangan di daerah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong Kutim menuju kemandirian pangan yang berbasis pada sumber daya manusia (SDM) unggul dan pemanfaatan teknologi. Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, S.Pi., MP […]

expand_less