Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

Polisi dan Perusahaan Bersinergi Cegah Karhutla, KTPA Marah Haloq Diperkuat Pelatihan

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muara Wahau – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kutai Timur terus diperkuat melalui sinergi kepolisian, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran bersama Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Marah Haloq.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur, Selasa (15/9/2026). Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga pengenalan peralatan serta praktik pemadaman kebakaran di lapangan.

Kapolsek Muara Wahau Ipda Sapril mengatakan, peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran menjadi langkah penting dalam mencegah Karhutla sejak dini.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi semua pihak. Masyarakat, khususnya kelompok yang tergabung dalam KTPA, perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam melakukan pencegahan maupun penanganan awal ketika terjadi kebakaran,” ujar Ipda Sapril.

Dalam kegiatan tersebut, kepolisian bersama pihak perusahaan memberikan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan pemadam serta diberikan kesempatan melakukan praktik pemadaman.

Pelatihan melibatkan unsur kepolisian, Brimob, pemerintah desa, manajemen perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan anggota KTPA Marah Haloq.

Kepala Desa Marah Haloq Gusti Mandala, Administratur PT KED Satria Abdi Catur Pamungkas, Administratur PT SAP Rido Nugraha, serta unsur kepolisian dan perusahaan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak 10 anggota MPA dan 10 anggota KTPA Marah Haloq mengikuti rangkaian pelatihan. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan masker sebagai bagian dari dukungan terhadap kesiapsiagaan masyarakat.

Menurut Ipda Sapril, keberadaan kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan penanganan kebakaran dapat mempercepat respons apabila muncul titik api di wilayah sekitar.

“Semakin cepat api diketahui dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas. Karena itu, kesiapsiagaan dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Yang paling utama adalah pencegahan. Jangan sampai kelalaian menimbulkan kebakaran yang kemudian berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

Pelatihan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan KTPA Marah Haloq dalam melakukan pencegahan, deteksi dini dan penanganan awal Karhutla sekaligus menjaga kelestarian ekosistem hutan di wilayah Kecamatan Telen. (*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaimaiman belum lama ini melakukan kunjungan kerja di kecamata Telen. Kunjugan tersebut untuk meninjau langsung proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh pemkab Kutim yang menggunakan dana APBD. Pada kesempatan tersebut, mantan wakil ketua DPRD Kutim ini, meninjau beberapa lokasi infrastruktur yang akan dibangun diantara nya pembangunan tempat ibadah, Pembangunan jembatan […]

  • Bupati Ardiansyah Usulkan Sejumlah Wilayah di Kutim Untuk di Enclave

    Bupati Ardiansyah Usulkan Sejumlah Wilayah di Kutim Untuk di Enclave

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardianysah Sulaiman mengatakan,  Enclave wilayah Sangatta Selatan dan Teluk Pandan masih terus berproses dan sudah ada perkembangannya. Usulan Pemkab Kutim terkait dengan enclave tersebut telah diajukan ke kementerian Kehutanan. Hal tersebut di katakan Bupati Ardiansyah, saat wartakutim dan www.kaltim12.com/ melakukan wawancara eksklusif di rumah jabatan bupati di Bukit pelangi Sangatta, […]

  • Lahan Capai 4.220 Hektare, Kakao Jadi Potensi Perkebunan Unggulan Baru di Kutim

    Lahan Capai 4.220 Hektare, Kakao Jadi Potensi Perkebunan Unggulan Baru di Kutim

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Selain potensi sawit, yang sudah mendunia Kutai Timur (Kutim) juga ternyata punya potensi perkebunan lain yang cukup menjanjikan, seperti Kakao. Kepala Dinas Perkebunan, Arief Nur Wahyuni , SPM.SC, pada sejumlah awak media belum lama ini, mengatakan bahwa di beberapa wilayah di Kutim saat ini sudah dikembangkan tanaman kakao, seperti di Kecamatan Karangan, Kaubun […]

  • Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Batu Balai, Polsek Muara Bengkal Gerak Cepat Lakukan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    MUARA BENGKAL – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bengkal bergerak cepat menangani laporan seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Batu Balai, RT 01, Desa Batu Balai, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (11/9/2026). Korban diketahui bernama Abdul Efal, pelajar kelahiran Loa Janan, 25 Mei 2009. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WITA saat […]

  • Asisten I Kutim: Konflik Lahan PT BAS Harusnya Clean and Clear Sejak 2023

    Asisten I Kutim: Konflik Lahan PT BAS Harusnya Clean and Clear Sejak 2023

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa sengketa dan konflik pertanahan antara masyarakat dengan PT Bima Agri Sawit (PT BAS) di Kecamatan Karangan seharusnya telah selesai sejak tahun 2023. Penegasan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setkab Kutim, Trisno, menyusul kembali munculnya aduan masyarakat terkait persoalan lahan yang sama. Menurut […]

  • Bupati Kutim Lepas 65 Tim di Fishing Tournament Bupati Cup 2025

    Bupati Kutim Lepas 65 Tim di Fishing Tournament Bupati Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Suasana Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, Sabtu (18/10/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya. Sorak semangat dan dentuman mesin kapal nelayan berpadu dengan gelombang laut yang bergulung pelan. Di tempat inilah, Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah Sulaiman, secara resmi melepas 65 tim peserta Fishing Tournament Bupati Cup 2025, sebuah ajang olahraga bahari yang telah […]

expand_less