Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

Retribusi Parkir RSUD Kudungga Dipersoalkan, HMI Soroti Keadilan untuk Driver Ojol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Kebijakan retribusi parkir di RSUD Kudungga kembali menuai perhatian publik. Kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sangatta Kutai Timur (HMI) menyampaikan kritik atas sistem tarif yang dinilai belum mengakomodasi kondisi di lapangan, khususnya bagi pengemudi ojek online (ojol) yang hanya berhenti dalam waktu singkat.

Ketua Umum HMI Cabang Sangatta Kutai Timur, Siswandi, mengatakan pihaknya menerima berbagai keluhan dari para driver yang merasa terbebani dengan tarif parkir yang diberlakukan tanpa mempertimbangkan durasi singgah. Untuk kendaraan roda dua dikenakan Rp2.000 dan roda empat Rp4.000.

Menurutnya, banyak pengemudi ojol yang sekadar mengantar pasien atau keluarga pasien hingga ke area depan layanan, bahkan hanya dalam hitungan menit. Namun demikian, mereka tetap diwajibkan membayar tarif penuh sebagaimana kendaraan yang parkir lebih lama.

“Realitanya di lapangan, ada yang hanya berhenti sebentar, tidak sampai dua menit. Tapi sistem tetap menghitungnya sama dengan yang parkir berjam-jam. Ini yang menurut kami perlu dievaluasi,” ujar Siswandi, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, situasi kerap kali tidak memungkinkan bagi driver untuk menurunkan penumpang di luar kawasan rumah sakit. Selain berpotensi mengganggu arus lalu lintas, sebagian penumpang juga meminta diantar hingga mendekati pintu layanan medis karena kondisi kesehatan.

Di sisi lain, ketika kendaraan masuk melalui portal parkir, tarif otomatis dikenakan tanpa ada toleransi waktu. Kondisi tersebut, lanjutnya, pada akhirnya membuat biaya tambahan dibebankan kembali kepada penumpang.

HMI menilai, sebagai fasilitas layanan publik, rumah sakit semestinya memiliki kebijakan yang lebih adaptif. Skema khusus seperti jalur drop-off atau toleransi waktu singkat dinilai dapat menjadi solusi tanpa harus menghapus retribusi yang menjadi bagian dari pendapatan daerah.

“Kami tidak dalam posisi menolak retribusi. Tapi perlu ada kebijakan yang lebih proporsional. Bisa saja dibuat aturan teknis untuk kendaraan antar-jemput singkat,” tegasnya.

Siswandi juga menyinggung dasar hukum kebijakan tersebut yang merujuk pada Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 4 Tahun 2025 tentang perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai pajak dan retribusi daerah. Menurutnya, regulasi turunan seperti Peraturan Bupati memungkinkan adanya pengaturan lebih rinci terkait pengecualian tertentu.

Selain persoalan tarif, HMI turut menyoroti aspek transparansi pengelolaan parkir yang diketahui dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Dengan tingginya mobilitas kendaraan setiap hari, potensi pendapatan dari sektor parkir dinilai cukup besar dan perlu diawasi secara terbuka.

Ia memaparkan, jika dalam sehari terdapat ratusan kendaraan roda dua saja, maka akumulasi pendapatan bulanan bisa mencapai jutaan rupiah. Belum lagi jika dihitung dengan kendaraan roda empat yang tarifnya lebih tinggi.

“Karena ini menyangkut uang masyarakat, maka mekanisme pengelolaannya juga harus jelas. Publik berhak mengetahui sistemnya, mulai dari setoran hingga pengawasannya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari solusi, HMI mendorong penerapan sistem pembayaran nontunai seperti QRIS agar seluruh transaksi tercatat secara digital. Langkah tersebut dinilai mampu meminimalkan potensi kebocoran sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan retribusi.

Menurut Siswandi, digitalisasi parkir juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem keuangan berbasis elektronik. Dengan sistem yang lebih transparan, kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan retribusi pun dapat meningkat.

HMI berencana mengajukan audiensi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis guna membahas lebih lanjut mekanisme dan evaluasi tarif parkir di RSUD Kudungga. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa, pengelola, dan pemerintah daerah.

“Kami ingin ini dibahas bersama. Jika ruang diskusi dibuka, tentu itu lebih baik. Prinsipnya kami mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Hj. Uci, S.E., menyoroti masih minimnya peran perempuan di dunia politik Kutim. Menurutnya, keterwakilan perempuan di parlemen hingga saat ini belum mencapai 20 persen, jauh dari harapan yang diamanatkan dalam undang-undang. “Keterlibatan perempuan dalam politik seharusnya menjadi perhatian serius, karena suara perempuan sangat penting dalam pengambilan […]

  • ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    ‎Sangatta – Yayasan Solidaritas Indonesia bersama Dinas Perkebunan Kutai Timur menggelar Lokakarya Penguatan Akses Petani Swadaya terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Kamis, (3/9/2026), di Hotel Royal Victoria, Sangatta. ‎ ‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, dan diikuti perwakilan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perkebunan Kutai Timur, […]

  • Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    Anak Disabilitas Perlu Ruang Ekspresi dalam Event Pemerintah Agar Tidak Merasa Tersisih

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Kholid, kembali menegaskan pentingnya memberi ruang bagi anak-anak disabilitas dalam setiap kegiatan pemerintah. Dalam FGD PUG di Sangatta, ia menyampaikan bahwa anak-anak dengan keterbatasan fisik maupun intelektual sering terabaikan dalam event-event OPD. Ia meminta agar seluruh OPD mulai membuka kesempatan bagi mereka untuk tampil dalam kegiatan resmi, […]

  • Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    Teken P-KUA dan P-PPAS 2026, Bupati Sebut Postur Anggaran Masih Bisa Berubah

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyebut angka dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026 masih berpotensi berubah, sembari berharap ada tambahan alokasi dari pemerintah pusat. Pernyataan itu disampaikan Ardiansyah usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-II DPRD Kutim tentang penandatanganan Nota Kesepakatan P-KUA […]

  • Cek Administrasi hingga Tes Urine Acak, 15 Personel Polsek Sangkulirang Jalani Pemeriksaan Propam

    Cek Administrasi hingga Tes Urine Acak, 15 Personel Polsek Sangkulirang Jalani Pemeriksaan Propam

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Polres Kutai Timur melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) melaksanakan kegiatan penegakan, ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di Polsek Sangkulirang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah internal Polres Kutai Timur dalam memitigasi potensi pelanggaran kode etik profesi maupun disiplin anggota Polri, sekaligus memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Kapolres […]

  • Bupati Sampaikan Tantangan Kutim di COP27 Sharm el-Shiekh Mesir

    Bupati Sampaikan Tantangan Kutim di COP27 Sharm el-Shiekh Mesir

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Mesir – Upaya memanfaatkan konfrensi iklim PBB Tahun 2022 atau COP27 yang berrlangsung di Sharm el-Shiekh Mesir, terkait lobi dengan Bank Dunia membhas opsi penjulan kelebihan emisi karbon. Dilakukan bersama antara Pemprov Kaltim dibawah Gubernur Isran Noor dan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman. Pemaparan dilakukan mengenai Peran Pemerintah Daerah dalam Aksi Indonesia FOLU (Forestry […]

expand_less