Bupati Minta Perusahaan Segera Padamkan Api, Tak Perlu Menunggu Petugas
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Jumat, 6 Nov 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kaltim12.com,KUTIM – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meminta perusahaan pertambangan dan perkebunan bergerak cepat ketika menemukan kebakaran di sekitar area operasional.
Ia menegaskan, upaya pemadaman harus segera dilakukan tanpa menunggu kedatangan petugas, terlebih saat daerah masih menghadapi kemarau panjang.
Ardiansyah menyebut kondisi kering membuat api mudah meluas apabila sumber kebakaran tidak segera ditangani. Ia juga mengingatkan bahwa kebakaran dapat berawal dari aktivitas pembukaan atau pembersihan lahan yang dilakukan dengan cara dibakar.
“Jangan sampai ada yang melakukan ini, pertama atau yang kedua kalau melihat segera lakukan pemadaman jangan menunggu orang,” kata Ardiansyah belum lama ini.
Lebih lanjut, ia menceritakan kejadian kebakaran di sekitar kilometer 26 jalur Sangatta–Bontang. Berdasarkan informasi warga yang diterimanya, lahan yang sebelumnya dibersihkan kemudian dibakar, sementara pemiliknya meninggalkan lokasi. Api masih terlihat hingga keesokan harinya dan meluas ke area sekitar.
“Hampir sekitar 30 hektar yang kena,” ujarnya.
Bupati meminta perusahaan memastikan jajaran di lapangan memiliki respons cepat ketika muncul titik api. Pimpinan perusahaan, termasuk manajer, diminta mengambil tindakan atau segera menginstruksikan petugas untuk membantu pemadaman.
“Kalau memang melihat berhenti dan lakukan kegiatan,” tegasnya.
Ardiansyah menilai pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab aparat. Perusahaan, pemerintah, dan masyarakat perlu saling membantu menjaga lahan serta lingkungan, termasuk memastikan ketersediaan dukungan air dan peralatan pemadam di lokasi rawan.
Ia berharap kewaspadaan bersama dapat mencegah kebakaran meluas dan melindungi sumber daya alam Kutim selama musim kemarau.(Adv/Kominfo)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


