Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Tinggalkan Cara Lama, Disbun Kutim Sebut Karet Petani Kini “Wangi” dan Bebas Sampah

Tinggalkan Cara Lama, Disbun Kutim Sebut Karet Petani Kini “Wangi” dan Bebas Sampah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Timur terus mendorong peningkatan kualitas hasil panen karet petani lokal melalui penerapan standar Bahan Olah Karet (Bokar) Bersih. Salah satu perubahan signifikan yang terjadi adalah hilangnya stigma bau busuk menyengat yang selama ini identik dengan perkebunan karet.

Kepala Bidang Usaha, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis, menjelaskan bahwa bau busuk tersebut sebenarnya akibat penggunaan pembeku yang salah, seperti pupuk TSP. Kini, petani telah beralih menggunakan penggumpal cair khusus yang lebih higienis.

“Perbedaannya kalau dulu itu kan karet itu bau kan? Enggak ada lagi sudah sekarang. Penggumpalannya itu kalau dulu kan pakai pupuk TSP, makanya baunya enggak enak,” jelas Aminudin,Minggu (23/11/2025).

Menurut Aminudin, cairan penggumpal modern ini memiliki efektivitas ganda. Selain mempercepat proses pembekuan getah, cairan ini juga menetralisir aroma tidak sedap.

“Sekarang ada bentuknya cairan. Jadi punya dua fungsi. Pertama adalah sebagai penggumpal. Kedua untuk menghilangkan bau yang enggak enak tadi. Jadi baunya segar, bau karet tapi segar,” tambahnya.

Disbun menekankan pentingnya “Bokar Bersih”, yakni karet yang murni tanpa campuran kotoran. Hal ini penting agar harga jual petani tetap tinggi dan diterima oleh pabrik.

“Jadi kualitas karet yang bagus itu kalau namanya dia karet bersih, bokar bersih. Bokar bersih itu ya tidak ada kotoran di dalamnya,” tegas Aminudin.

Ia juga mengingatkan bahwa era petani “nakal” yang memasukkan batu atau tanah untuk menambah berat timbangan sudah berakhir. Sistem sortiran pabrik saat ini sangat ketat, sehingga kecurangan justru akan merugikan petani itu sendiri.

“Sekarang enggak ada lagi petani yang mau begitu (curang). Karena rugi sendiri, tahu sudah kan? Rugi ongkos angkutnya,” tutupnya.(Adv/Kominfo).

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA-Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr.H .Nurullah, M.Pd hadir di Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  yang digelar oleh masyarakat Suku Dayak Kenya yang berada di Dusun Rindang Benua jl. Poros Sangatta Bontang KM.10 Kecamatan Sangatta Selatan Kutai Timur,Sabtu(27/05/2023). Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Timur  Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. […]

  • Kutim Usulkan 32 Proyek Senilai Rp2,1 Triliun dalam Skema MYC 2026–2028

    Kutim Usulkan 32 Proyek Senilai Rp2,1 Triliun dalam Skema MYC 2026–2028

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat arah pembangunan jangka menengah melalui penerapan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract/MYC). Langkah ini dilakukan guna memastikan keberlanjutan proyek strategis yang tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan […]

  • Polres Kutim Periksa Keamanan MBG untuk 2.337 Penerima, Seluruh Menu Layak Konsumsi

    Polres Kutim Periksa Keamanan MBG untuk 2.337 Penerima, Seluruh Menu Layak Konsumsi

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Polres Kutai Timur melalui Tim Sidokkes dan tim pengawasan melakukan pemeriksaan food safety terhadap makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan di SPPG Polres Kutai Timur, Kamis (17/9/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan dan kelayakan konsumsi. Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel makanan dinyatakan layak dikonsumsi. […]

  • Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    Kasmidi : Perlinsos Bentuk Perhatian Pemkab Pada Nelayan

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kaltim12.co, Sangatta – Penyerahan bantuan perlindungan sosial (Perlinsos) yang dilakukan oleh Pemkab Kutim melalui Dinas Kelautan dan Perikanan pada Selasa (14/11/2022) lalu. Dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kabupaten dalam menunjang kemajuan di sektor kelautan yang menyentuh sasaran langsung pada nelayan. “Bantuan diberikan pada kelompok nelayan yang ada di 7 kecamatan, tentu kecamatan yang lokasinya berdekatan […]

  • Sangatta Utara Juara Umum MTQ ke XVI Kutim

    Sangatta Utara Juara Umum MTQ ke XVI Kutim

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XVI Kabupaten Kutai Timur 2022, menghantarkan kecamatan Sangatta Utara sebagai Juara Umum. Keputusan ini disampaikan Ketua Dewan Hakim M Arafah saat penutupan MTQ di Masjid Agung Al-Faruk Sangatta, pada Sabtu (3/12/2022) malam. “Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa keputusan Dewan Hakim ini, tidak […]

  • Kalahkan Daerah Lain, Kutim Kantongi 20 Kuota Polbit Kemenhub untuk Putra Daerah

    Kalahkan Daerah Lain, Kutim Kantongi 20 Kuota Polbit Kemenhub untuk Putra Daerah

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil memperoleh alokasi beasiswa ikatan dinas pola pembibitan (Polbit) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan banyak daerah lain di Indonesia. Raihan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi C DPRD Kutim, Pandi Widiarto, yang menilai langkah pemerintah daerah sebagai upaya strategis menyiapkan sumber daya manusia (SDM) […]

expand_less