Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Bupati Menilai  Badan Bank Tanah Memperpanjang Alur Kepemilikan Tanah

Bupati Menilai  Badan Bank Tanah Memperpanjang Alur Kepemilikan Tanah

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA. Program Tora (Tanah Objek reforma agraria) yang digaungkan pemerintah beberapa tahun lalu, ternyata bukan akhir dari proses kepemilikan tanah redisttribusi bagi masyarakat. Sebab, lahan Tora, masih masuk Badan Bank Tanah,  selama sepuluh tahun, baru sertifikatnya diberikan pada masyarakat, jika memang benar-benar digarap kontinyu.

Dengan proses yang masih panjang, tak salah, dalam rapat koordinasi  gugus tugas reforma agraria kabupaten kutai Timur 2026, yang berlangsung di Ruang Damar, Geduang Serba Guna kompleks perkantoran Bukit Pelangi, Kutim,  Selasa (29/9) ,Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, jika awalnya berharap program Tora menyelesaikan masalah kepemilikan tanah bagi masyarakat secara cepat, namun ternyata masih masuk Badan Bank Tanah terlebih dahulu.

“Artinya apa, Badan Bank tanah ternyata memperpanjang  proses kepemilikan lahan bagi masyarakat,” katanya.

Meskipun demikian Bupati tetap berharap ke depan semua proses berjalan lebih cepat.

Seperti diketahui, Badan Bank Tanah dibentuk berdasarkan  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2021. Di Kutim sendiri Badan Bank Tanah Belum berdisi sebagai instansi. Meskipun demikian, mereka mengadakan rapat  kordinasi untuk  pelaksana Tim gugus tugas reforma agraria (GTRA) dalam rangka kordinasi lintas sector untuk mempercepat pelaksanaan program strategis nasional reforma agraria. 

Dimana reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan atau kepemilikan penggunaan dan pemanfaatan lahan menjadi lebih baik dan merata.

Dalam rapat tersebut, Badan Bank Tanah pun mendapat banyak banyak pertanyaan dari berbagai pihak, terutama dinas instansi di Kutim, termasuk masalah tumpang tindih lahan antara perusahan dan transmigrasi, yang terjadi di beberapa lokasi transmigrasi. Tebaru transmigrasi di SP 8 Bengalon, yang bersengketa dengan PT MKC, perusahan hutan tanaman industti (HTI), yang memiliki perkebunan karet.

Dimana permasalah ini menjadi sorotan Bupati, karena telah berlangsung selama 20 tahun, namun tidak selesai. “Saya awalnya berharap, warga transmigrasi datang, memiliki dua lahan. Pertama lahan I untuk lokasi pemukiman dan lahan II untuk lahan garapan. Tapi sekarang, mereka datang jauh-jauh dari Jawa, NTB, ternyata lahan garapannya masih bermasalah hingga kini. Bahkan di sana juga sudah ada masuk Tora tapi juga belum selesai. Saya berharap masalah seperti ini cepat diselesaikan,” katanya. (fhany/ADV/*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    ‎Wakil Bupati: PSR Momentum Benahi Tata Kelola Kebun Sawit Rakyat Kutai Timur

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    ‎Sangatta – Yayasan Solidaritas Indonesia bersama Dinas Perkebunan Kutai Timur menggelar Lokakarya Penguatan Akses Petani Swadaya terhadap Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Kamis, (3/9/2026), di Hotel Royal Victoria, Sangatta. ‎ ‎Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, dan diikuti perwakilan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perkebunan Kutai Timur, […]

  • Kalahkan Daerah Lain, Kutim Kantongi 20 Kuota Polbit Kemenhub untuk Putra Daerah

    Kalahkan Daerah Lain, Kutim Kantongi 20 Kuota Polbit Kemenhub untuk Putra Daerah

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil memperoleh alokasi beasiswa ikatan dinas pola pembibitan (Polbit) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan banyak daerah lain di Indonesia. Raihan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi C DPRD Kutim, Pandi Widiarto, yang menilai langkah pemerintah daerah sebagai upaya strategis menyiapkan sumber daya manusia (SDM) […]

  • Sorotan DPRD Kutim: 32 Proyek Tahun Jamak Disiapkan, Fokus Pembangunan Jalan dan Infrastruktur Tertinggal

    Sorotan DPRD Kutim: 32 Proyek Tahun Jamak Disiapkan, Fokus Pembangunan Jalan dan Infrastruktur Tertinggal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) telah merampungkan pembahasan awal terkait usulan sejumlah proyek tahun jamak yang krusial bagi daerah. Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari usulan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Jumat (21/11/2025) Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, membenarkan bahwa proyek-proyek tersebut telah masuk dalam […]

  • Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Dr. Tyty Novel Paembonan, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur agar lebih aktif dalam menyosialisasikan program beasiswa. Ia berharap informasi terkait program ini diumumkan secara luas, khususnya di kantor desa dan sekolah-sekolah, agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi tersebut. “Saya meminta pemerintah agar […]

  • STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    STIPER Kutim Siap Dukung Program “Gratis POL” dari Pemprov Kaltim

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sangatta – Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur (STIPER), Dr. Ismail Fahmy Almadi, S.Pi., MP., menyatakan kesiapan dalam menyambut program bantuan pendidikan “Gratis POL” yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Program ini ditujukan untuk meringankan beban biaya kuliah mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Kaltim. “Karena kita berada di wilayah Kalimantan Timur, tentu kami siap […]

  • Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

    Tak Cukup Anggaran, Pedagang Trotoar di Kutim Tak Bisa Direlokasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Upaya penertiban pedagang yang berjualan di trotoar dan atas parit di sejumlah kawasan pasar di Kutai Timur belum bisa berjalan maksimal. Penyebab utamanya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum mampu menyediakan lokasi relokasi yang layak bagi para pedagang pasar tumpah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur mengakui, penertiban tanpa solusi tempat usaha […]

expand_less