Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Ardiansyah Dorong Dana RT Rp250 Juta Fokus pada Keterampilan dan Pengembangan Usaha Warga

Ardiansyah Dorong Dana RT Rp250 Juta Fokus pada Keterampilan dan Pengembangan Usaha Warga

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGALON – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong agar pemanfaatan program dana Rp250 juta per Rukun Tetangga (RT) benar-benar diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Ardiansyah saat memberikan sambutan dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan tujuh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Penggantian Antarwaktu (PAW) di Kecamatan Bengalon, Minggu (27/9/2026).

Ardiansyah menegaskan, program Rp250 juta per RT tidak harus diwujudkan dalam bentuk pembangunan balai latihan keterampilan. Kegiatan pelatihan dapat dilaksanakan di berbagai tempat, termasuk kantor desa maupun lapangan.

“Tidak fokus kepada balai latihan keterampilan. Tapi ini luar biasa. Kalau saya lihat tadi itu disebut dengan kreativitas masyarakat hampir sama. Nah, jangan sampai bangunannya ada, tapi tidak ada kreativitas di dalamnya,” kata Ardiansyah.

Ia mencontohkan Desa Sepaso Selatan yang telah mendapatkan anggaran Rp250 juta per RT setiap tahun. Pada tahun ini, Rp100 juta telah diberikan melalui anggaran sebelumnya, sementara Rp150 juta dialokasikan dalam perubahan anggaran sehingga totalnya kembali mencapai Rp250 juta.

Menurut Ardiansyah, apabila program tersebut berjalan dengan baik, peningkatan keterampilan masyarakat diharapkan dapat berdampak terhadap penurunan kemiskinan di wilayah tersebut pada 2028 atau 2029.

“Asumsi yang saya coba buat ya, apabila program ini berjalan dengan baik, insyaallah di 2028 atau 29 tidak ada lagi orang yang miskin di wilayah tersebut. Kenapa? Karena sudah mendapatkan keterampilan,” ucapnya

Ia mencontohkan warga yang telah mengikuti pelatihan menjahit atau membuat kue tetapi terkendala modal. Untuk itu, pemerintah melalui Dinas Koperasi Kutai Timur menyiapkan akses permodalan dengan mengikuti aturan yang berlaku.

“Jadi itu maksudnya. Keterampilan ada lalu modal kita siapkan. Dan perusahaan-perusahaan juga tidak boleh tinggal diam. Berikan kesempatan modal kepada warga-warga setempat yang sudah melakukan keterampilan tapi tidak punya modal untuk mengembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ardiansyah juga mengingatkan agar pelatihan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan. Warga yang sudah memiliki keterampilan atau usaha rumah tangga dinilai tidak perlu kembali mengikuti pelatihan yang sama.

“Dan perusahaan-perusahaan juga tidak boleh tinggal diam. Berikan kesempatan modal kepada warga-warga setempat yang sudah melakukan keterampilan tapi tidak punya modal untuk mengembangkan. Ya,” ucapnya

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar program pelatihan tepat sasaran. Warga yang sudah terampil atau memiliki usaha rumah tangga tidak perlu lagi diikutkan dalam pelatihan. Jika suatu RT tidak membutuhkan pelatihan, dana tersebut dapat dialihkan untuk program lain.

“Saya berharap bahwa pemanfaatan dana RT itu juga harus betul-betul on the track dan saya berharap juga perusahaan membantu apabila ada pengembangan berikutnya dari warga yang ingin maju silakan untuk diberikan bantuan,” tambahnya

Lebiah lanjut, salah satu inovasi pemanfaatan dana RT yang diapresiasi Bupati adalah pemasangan tiang listrik mandiri oleh warga di daerah terpencil dengan biaya efisien sekitar Rp40 juta hingga Rp50 juta. Menurutnya, langkah ini terinspirasi dari semangat ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’.

Melalui pemanfaatan dana RT yang produktif dan tepat sasaran ini, Ardiansyah optimistis kemandirian ekonomi masyarakat dapat terwujud. “Hari ini kemiskinan di Kutai Timur masih masuk di angka 9 persen. Kita berharap pada tahun 2029 rencana kita itu turun sampai ke 4 atau 5 persen,” pungkasnya. (ADV/*)

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Kutim Perketat Proyek Pembangunan, Kontraktor Harus Siap Modal dan Tanggung Jawab

    Pemkab Kutim Perketat Proyek Pembangunan, Kontraktor Harus Siap Modal dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Kaltim12.com,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperketat pelaksanaan proyek pembangunan dengan menekankan kesiapan finansial dan tanggung jawab para kontraktor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas yang baik. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan kontraktor yang mengikuti proyek pemerintah tidak boleh lagi bergantung pada uang muka […]

  • Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) sebagai upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pertanian. Namun, ia juga menyoroti perlunya pengembangan pusat pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri. Pandi menjelaskan, hilirisasi […]

  • RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    RS Pratama Muara Bengkal Rampung Akhir 2022

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Masyarakat di pedalaman Kutai Timur diminta tak perlu khawatir dengan pelayanan kesehatan yang memadai dan profesional, dalam wilayah tempat tinggal mereka. Jika selama ini masyarakat pedalaman harus menempuh waktu yang lumayan panjang dari tempat tinggal mereka, menuju ke RSUD Kudungga Sangatta. Maka untuk tahun 2023 mendatang, warga tak perlu jauh-jauh ke Sangatta […]

  • Selama Kemarau, Peternak Kutim Andalkan Fermentasi Pakan Sapi

    Selama Kemarau, Peternak Kutim Andalkan Fermentasi Pakan Sapi

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta – Musim kemarau membuat ketersediaan pakan hijauan bagi ternak sapi menjadi salah satu perhatian peternak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, peternak memanfaatkan rumput yang tersedia dan mengolahnya melalui proses fermentasi agar dapat disimpan dan digunakan dalam beberapa hari. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Peternakan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan […]

  • Serapan Anggaran Kutim Rendah Jelang Akhir Tahun, Baru Capai 45 Persen

    Serapan Anggaran Kutim Rendah Jelang Akhir Tahun, Baru Capai 45 Persen

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Realisasi serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun anggaran 2025 tercatat baru mencapai 45 persen menjelang penutupan tahun. Angka ini menuai perhatian serius karena dinilai sangat rendah oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengingat waktu efektif pengerjaan proyek dan penyelesaian administrasi hanya menyisakan beberapa minggu saja. Kondisi ini membuat Pemkab Kutim harus […]

  • Ekspresi Kritik Lewat Bendera, Jimmi: Demokrasi Itu Boleh, Tapi Jangan Lupakan NKRI

    Ekspresi Kritik Lewat Bendera, Jimmi: Demokrasi Itu Boleh, Tapi Jangan Lupakan NKRI

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, fenomena pengibaran bendera One Piece yang identik dengan tokoh-tokoh bajak laut dalam serial anime asal Jepang menjadi sorotan publik. Simbol ini, bagi sebagian masyarakat, dinilai sebagai bentuk kritik terhadap ketimpangan sosial dan kebijakan pemerintah yang kontroversial. Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, angkat bicara menanggapi tren […]

expand_less