DLH Kutim Dorong Optimalisasi TPA Mini Landfill dan Pemilahan Sampah di Bengalon
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGALON – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong peningkatan pengelolaan sampah di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, melalui optimalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mini Landfill dan penguatan edukasi pemilahan sampah dari sumbernya.
Upaya tersebut dilakukan setelah DLH melaksanakan verifikasi lapangan terhadap kondisi pengelolaan sampah di kawasan 14 Ribu, Bengalon. Hasil verifikasi kemudian disampaikan kepada pemerintah kecamatan dan desa, termasuk kepala desa, sekretaris kecamatan, serta Camat Bengalon.
Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kutim, Jurianto SP, mengatakan pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan mengarahkan sampah ke TPA Mini Landfill. Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Tidak hanya membuang sampah langsung ke TPA Mini Landfill, tetapi kita harus mengedukasi masyarakat bagaimana melakukan pemilahan sampah,” ujar Jurianto belum lama ini
Ia menjelaskan, sampah organik maupun anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dipisahkan dan dimanfaatkan. Dengan demikian, volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan.
Pemilahan tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu langkah penting untuk memperpanjang masa manfaat TPA Mini Landfill sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Sebagai tindak lanjut hasil verifikasi, DLH juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk menangani sampah yang masih ditemukan di sepanjang jalan. Sampah tersebut diarahkan agar dibuang dan dikelola pada lokasi yang telah disediakan.
“Sudah ada perbaikan dan kerja sama dari pihak desa untuk mendorong pembersihan sampah-sampah yang sebelumnya tidak terbuang pada lokasi yang sesuai peruntukannya,” jelasnya. (*)
- Penulis: Redaksi Kaltim12


