Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penataan Permukiman Batu Ampar Dipercepat Usai Kebakaran Besar, Pemkab Siapkan Langkah Strategis

Penataan Permukiman Batu Ampar Dipercepat Usai Kebakaran Besar, Pemkab Siapkan Langkah Strategis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.kaltim12.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat mendorong penataan ulang permukiman di Kecamatan Batu Ampar pascakebakaran besar yang menghanguskan puluhan rumah warga di Desa Batu Timbau.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat kebakaran serupa telah berulang dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak yang semakin besar terhadap masyarakat.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi permukiman saat ini sudah tidak layak dipertahankan tanpa adanya penataan menyeluruh.

“Kejadian seperti ini sudah berulang dengan jumlah yang terbakar cukup besar. Memang itu sudah dalam kondisi luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penataan kawasan akan difokuskan pada perbaikan tata ruang permukiman, termasuk pengaturan jarak antar rumah dan penyediaan akses jalan yang lebih memadai.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang padat dan minim akses menjadi faktor utama yang memperparah dampak kebakaran serta menghambat proses penanganan di lapangan.

Pemerintah daerah telah menginstruksikan camat setempat untuk segera mengajukan permohonan kajian teknis kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama instansi terkait.

Kajian tersebut akan menjadi dasar dalam merancang konsep penataan kawasan yang lebih aman, tertib, dan sesuai dengan standar mitigasi bencana.

“Semoga dalam waktu dekat kita sudah punya perencanaan yang jelas, sehingga penanganan tidak hanya sementara, tapi juga jangka panjang,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Kutim juga membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat untuk membantu realisasi penataan kawasan tersebut, baik dari sisi anggaran maupun program pembangunan.

Ardiansyah menargetkan dalam waktu satu pekan, rencana awal penataan sudah dapat disusun dan segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.

Upaya ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi pascakebakaran, tetapi juga mampu mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

“Penataan ini penting agar masyarakat bisa tinggal lebih aman dan risiko kebakaran bisa diminimalisir,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA – Desa Pulau Miang yang terletak di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, resmi menjadi Kampung Bahari Nusantara. Peresmian yang dilaksanakan melalui zoom di Pantai Kenyamukan dan dihadiri Wakil Presiden RI H Ma’aruf Amin. Senin (15/5/2023) pagi. Wakil bupati Kutai Timur Kasmidi bulang menyambut positif penetapan pulau Miang sebagai Kampung Bahari Nusantara. […]

  • PUPR Kutim Bawa Pelatihan Konstruksi Hingga Pelosok Lewat Mobil Keliling

    PUPR Kutim Bawa Pelatihan Konstruksi Hingga Pelosok Lewat Mobil Keliling

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi lokal, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutai Timur menghadirkan inovasi pelatihan keliling menggunakan Mobile Training Unit (MTU). Program ini memungkinkan pekerja di seluruh 18 kecamatan mengikuti pembinaan langsung tanpa harus datang ke pusat kabupaten. Kepala Dinas PUPR, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa MTU menjadi […]

  • Luruskan Mekanisme Dana RT, Ardiansyah: Desa Pengawas, RT Pelaksana

    Luruskan Mekanisme Dana RT, Ardiansyah: Desa Pengawas, RT Pelaksana

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) meningkatkan fungsi pengawasan terhadap realisasi pembangunan daerah, khususnya program unggulan bupati berupa dana RT senilai Rp250 juta. Langkah ini diambil untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran. Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, menegaskan bahwa mekanisme pelaksanaan dana RT telah diatur […]

  • Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    Distribusi dari Jawa dan Sulawesi Picu Kenaikan Harga Beras di Kutim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, KUTIM – Lonjakan harga beras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) selama bulan suci Ramadan dipicu tingginya biaya distribusi dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Ketergantungan terhadap pasokan luar wilayah membuat harga beras di pasaran sulit menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional. Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual di tingkat […]

  • Kunjungi Long Masengat Bupati Ardiansyah Lantik Camat dan Anggota BPD

    Kunjungi Long Masengat Bupati Ardiansyah Lantik Camat dan Anggota BPD

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LONG MESANGAT – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman melantik dan mengukuhkan Camat Long Mesangat (Longmes) Rapichin. Pelantikan tersebut digelar Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Jalan Pembangunan Desa Sumber Sari Kecamatan Longmes, Kamis (18/5/2023). Selain mengukuhkan Camat, mantan wakil bupati kutim 2 priode ini juga melantik anggota BPD di 4 desa di Longmes.  Kegiatan ini turut […]

  • Daya Terbatas, DPRD Kutim Minta Pemerintah Tambah Mesin Genset untuk 4 Desa di Telen

    Daya Terbatas, DPRD Kutim Minta Pemerintah Tambah Mesin Genset untuk 4 Desa di Telen

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Aidil Fitri, menyoroti mendesaknya kebutuhan penambahan kapasitas mesin pembangkit listrik di Kecamatan Telen. Meskipun saat ini aliran listrik PLN telah masuk dan menyala 24 jam di delapan desa se-Kecamatan Telen, kapasitas daya di empat desa tertentu dilaporkan sudah mencapai batas maksimal atau overload. […]

expand_less