Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Pemerintah Dorong Riset Pengadaan Bibit Unggul Sawit

Pemerintah Dorong Riset Pengadaan Bibit Unggul Sawit

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meminta agar perusahan melakukan riset untuk pengadaan bibit unggul  sawit yang cocok dengan daerah di Kutim bahkan Kalimantan pada umumnya. Riset perlu untuk pengadaan bibit unggul karena selama ini  bibit yang ditanam di Kutim, masih didatangkan dari daerah lain, terutama Sumatra. Padahal, potensi lahan sawit yang ada di Kutim sendiri, sangat besar, sekitar 600 ribu hektar.

“Saya berharap, ke depan, seiring makin menuanya sawit yang ada, dan akan dilakukanya penanaman kembali, maka saya ingin mendorong perusahan yang ada di Kutim mengadakan riset pengadaan bibit yang lebih cocok dengan kondisi Kutai timur, bahkan Kalimantan pada umumnya,” katanya.

Disebutkan, Kutim tergolong ketinggal dengan daerah Sumatra di bidang riset bibit. Di Sumatra, ada perusahan baru berumur tiga tahun, sudah bisa mengadakan riset pengadaan bibit unggul sawit. Bahkan telah memasok bibit ke berbagai daerah. Sementara di Kutim ini, perusahan sawit sudah beroperasi sekitar 25 tahun, namun belum ada yang melakukan riset untuk menemukan bibit unggul yang memang lebih cocok dengan kondisi tanah dan cuaca di Kutim .

“karena itu saya berharap, momentum akan dilakukanya penanaman sawit kembali  ke depan, dimanfaatkan untuk pengadaan bibit unggul yang lebih cocok karakteristik tanah di Kutim atau kalimantan pada umumnya,” kata Mahyunadi dalam sambutan belum lama ini saat membuka lokakarya yang dilakukan LSM Solidaridad di Hotel Victoria, dalam rangka penanaman kembali sawit rakyat (PSR).

Diakui, selama ini  masih ada sawit petani yang tidak maksimal hasilnya karena bibit yang ditanam kualitasnya kurang baik. Termasuk bibit-bibit copotan. Akibatnya, meskipun berbuah,  hasilnya tidak maksimal, bahkan ada yang hanya bertahan 15 tahun,  sudah mulai tidak produktif. Sementara sawit dengan bibit unggul yang baik bertahan hingga 25 tahun.

“jadi hasilnya beda. Karena itu, dalam rangka penanaman kembali sawit rakyat, perlu dipastikan menggunakan bibit unggul untuk hasil yang lebih bagus,” pungkasnya

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/ – Menjelang Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak, pemkab Kutai Timur mengupayakan pemilu 2024 menjadi pemilu yang benar benar demokratis dan partisipasi masyakarat ikut meningkat. Salah satu yang di lakukan Pemkab Kutim dalam mengsukseskan Pemilu 2024 dengan melibatkan melalui organisasi kemasyarakatan. Melalui Kesbangpol Kutim, Pemkab Kutim mengundang  seluruh Ormas untuk mengikuti […]

  • DPRD Kutim Dorong Perda Keolahragaan untuk Majukan Atlet Daerah

    DPRD Kutim Dorong Perda Keolahragaan untuk Majukan Atlet Daerah

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD tengah menyiapkan dasar hukum yang kuat untuk mendorong kemajuan dunia olahraga di daerah. Melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Keolahragaan, pihaknya berupaya menghadirkan payung hukum yang mengatur pembinaan atlet, pengelolaan fasilitas, hingga penyelenggaraan kegiatan olahraga secara berkelanjutan. Menurut Jimmi, selama […]

  • Polisi Usut Kasus Kebakaran Lahan di Sangatta Selatan, Terduga Pelaku 66 Tahun Diamankan

    Polisi Usut Kasus Kebakaran Lahan di Sangatta Selatan, Terduga Pelaku 66 Tahun Diamankan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Kaltim12
    • 0Komentar

    Sangatta Selatan – Polsek Sangatta Utara Polres Kutai Timur mengamankan seorang pria berusia 66 tahun yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan di Jalan HM Ardans RT 003, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Pria tersebut diamankan polisi pada Kamis (3/9/2026) setelah kepolisian menindaklanjuti laporan terkait kebakaran lahan yang terjadi pada Minggu (30/8/2026). […]

  • Disbun Kutim Perkuat Pembinaan Petani Karet, Jamin Kualitas dan Stabilitas Harga

    Disbun Kutim Perkuat Pembinaan Petani Karet, Jamin Kualitas dan Stabilitas Harga

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perkebunan (Disbun) terus memperkuat pembinaan terhadap petani karet di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan mutu getah yang dihasilkan sekaligus memperluas akses pasar agar harga jual lebih stabil. Kabid Usaha, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Disbun Kutim, Aminudin Azis, menyebutkan bahwa komoditas karet masih menjadi salah […]

  • Segera Rapat Persiapan Pilkades Serentak di Akhir November

    Segera Rapat Persiapan Pilkades Serentak di Akhir November

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Dalam rangka menyikapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang jatuh pada 5 Desember 2022 mendatang. Segala persiapan baik teknis maupun non teknis dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim. Hal itu termasuk dengan melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) akhir terkait persiapan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tingkatan desa. Yang akan dilaksanakan […]

  • Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

    Perusahaan Tambang dan Sawit Mulai Dilibatkan dalam Penanganan Stunting di Kutim

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ‎KUTAI TIMUR – Perusahaan tambang dan perkebunan sawit di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai dilibatkan secara lebih sistematis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Hingga saat ini, tercatat 11.973 kepala keluarga di Kutim masuk kategori keluarga berisiko stunting. ‎Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Kutim telah menurun signifikan, dari […]

expand_less