Breaking News
light_mode
Beranda » Kalimantan Timur » Belajar dari Sumatra, Koperasi di Kutim Berpeluang Bangun Pabrik Sawit CPO

Belajar dari Sumatra, Koperasi di Kutim Berpeluang Bangun Pabrik Sawit CPO

  • account_circle Redaksi Kaltim12
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong koperasi daerah untuk mengambil langkah berani dengan membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) secara mandiri. Langkah ini dinilai menjadi solusi strategis untuk mengakhiri ketergantungan petani sawit lokal terhadap perusahaan besar yang kerap mempermainkan harga Tandan Buah Segar (TBS).

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, mengungkapkan bahwa peluang tersebut sangat terbuka lebar. Pasalnya gagasan ini mengemuka setelah Dinas Koperasi Kutai Timur melakukan studi banding ke Pulau Sumatra beberapa waktu lalu. Di sana, sebuah koperasi terbukti berhasil mendirikan dan mengelola pabrik Crude Palm Oil (CPO) sendiri dengan menghimpun para petani sawit mandiri.

“Kepala Dinas Koperasi sudah melakukan studi banding ke Sumatra. Di sana ada koperasi yang murni memiliki pabrik CPO sendiri. Padahal, koperasi tersebut hanya menghimpun masyarakat dengan total luas lahan sekitar 1.400 hektare, tetapi mereka sudah mampu membangun pabrik,” ujar Mahyunadi belum lama ini

Lebih lanjut, Menurutnya, keberhasilan model pengelolaan di Sumatra menunjukkan bahwa kemandirian industri sawit berbasis masyarakat sangat mungkin diterapkan di Kutai Timur. Dengan memiliki pabrik sendiri, posisi tawar petani akan semakin kuat sehingga monopoli maupun permainan harga sepihak oleh pabrik swasta dapat dicegah.

Pasalnya menurut Mahyunadi selama ini, ketimpangan harga TBS masih menjadi keluhan utama para petani mandiri di Kutim. Walaupun pemerintah daerah telah menetapkan standar harga resmi, beberapa perusahaan perkebunan besar kerap mengabaikan acuan tersebut dengan beragam alasan teknis.

Kehadiran pabrik CPO milik koperasi diyakini dapat memutus rantai persoalan tersebut. Koperasi dapat bertindak sebagai wadah resmi yang menjamin penyerapan hasil panen warga secara adil.

“Jika koperasi punya pabrik CPO, permainan harga itu tidak akan terjadi lagi. Koperasi bisa menjadi jaminan dan langsung membuat perjanjian kerja sama terkait pembelian TBS dengan masyarakat. Artinya, masyarakat lokal mendapat andil langsung dalam rantai hilirisasi sawit,” pungkasnya (Fhany/ADV/*)

 

Loading

  • Penulis: Redaksi Kaltim12

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutim Incar Juara Umum di Porprov VII Kaltim

    Kutim Incar Juara Umum di Porprov VII Kaltim

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,Sangatta – “Menangkan setiap pertandingan dan kembali membawa kemenangan,” ucap Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyemangati atlet-atlet yang dilepas berangkat ke Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur ke-VII di Berau. Hal yang membangkitkan semangat juang atlet-atlet yang mengikuti acara pelepasan di Polder Ilham Maulana Sangatta pada Sabtu (19/11/2022). Dimana dilanjutkan orang Nomor Satu di Kutim itu, […]

  • Dorong Ketahanan Pangan, STIPER dan Polres Kutim Kelola Puluhan Hektare Lahan Produktif

    Dorong Ketahanan Pangan, STIPER dan Polres Kutim Kelola Puluhan Hektare Lahan Produktif

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan produktif yang melibatkan kalangan akademisi, aparat, hingga perusahaan swasta. Program ini dijalankan melalui kerja sama antara Polres Kutai Timur dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur dalam pengelolaan lahan di area milik PT […]

  • Kadispar Kutim Menutup Kegiatan Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023

    Kadispar Kutim Menutup Kegiatan Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SANGATTA. Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr. H. Nurullah,  M.Pd resmi menutup Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023 pada Rabu (24/05/2023). Kegiatan awalnya di buka bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Senin 22/05/2023 lalu di hotel Royal Victoria Sangatta tersebut, menghadirkan sejumlah nara sumber  diantarannya Awang Muhammad Jumri, S.Pd (Ketua HPI Kalimantan Timur) , Askhar Muzakkar,  […]

  • AKBP Kadek Adi Budi Astawa Kasubdit 3 Tipidkor Polda Kaltim (Ciaa/Kaltim12)

    Dinas Ketahanan Pangan di Geleda, Polda Kaltim Usut Pengadaan Proyek RPU Kutim Bernilai Rp40,1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR – Tim Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Timur melakukan penggeledahan dan pemeriksaan sejumlah dokumen serta barang bukti yang diduga berkaitan dengan proyek Rice Processing Unit (RPU) di Kabupaten Kutai Timur, Kamis (23/10/2025). Kegiatan pemeriksaan berlangsung sejak pagi hingga petang. Beberapa penyidik terlihat keluar dari lokasi sambil […]

  • Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    Ramainya Pantai Jepu-Jepu Dongkrak Hunian Vila dan Usaha Lokal

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/,KUTIM – Lonjakan kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Jepu-Jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar, terutama pada momen libur Tahun Baru 2026. Sejak pagi hingga siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke pantai yang dikenal dengan panorama lautnya yang masih alami tersebut. Kepadatan pengunjung […]

  • 30 Persen Capaian di Legislatif – Peran Perempuan dalam Pesta Demokrasi

    30 Persen Capaian di Legislatif – Peran Perempuan dalam Pesta Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    www.kaltim12.com/, Sangatta – Menjelang pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang, tentu pemahaman akan pentingnya keterwakilan perempuan di kursi legislatif yakni Dewan Perwakilan Rakyat harus diraih dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keterwakilan perempuan dalam politik saat ini masih dianggap rendah, untuk itulah diharap kesadaran dan partisipasi muncul agar mampu mencapai 30 persen peranan di politik. Dalam kegiatan sosialisasi […]

expand_less