Kebakaran Hutan di Kaltim Masih Terkendali, Terutama Kutim
- account_circle Redaksi Kaltim12
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

oplus_2097154
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya masih dalam kondisi terkendali. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Puncak Karhutla secara nasional yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Senin (7/9/2026).
Rakor digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti Pemkab Kutim dari Ruang Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi hadir bersama Ketua DPRD Kutim Jimmi. Turut mengikuti rakor Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim Sulastin serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk jajaran TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri Kutim
Dalam rakor tersebut, kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur secara umum dinilai masih terkendali. Kaltim, termasuk Kutim tidak masuk dalam wilayah yang membutuhkan penanganan khusus maupun dukungan darurat dari pemerintah pusat.
“Dari Rakor yang kami ikuti dipimpin Kemenko Polkam ternyata Kaltim pada umumnya masih belum menjadi perhatian Karhutla. Ini artinya Karhutla di Kaltim masih terkendali. Terkusus di Kutai Timur, Karhutla masih bisa dikendalikan pemerintah daerah dengan baik,” jelas Mahyunadi pada wartawan usai mengikuti Rakor di Kantor Dinas Kominasi Informatika (Diskominfo) Kutim .
Dikatakan, dari rakoor tersebut, diketahu bahwa yang menjadi perhatian pemerintah pusat terkait dengan Karhutlah adalah daerah-daerah yang sudah mendapat bantuan penanganan Karhutla dari pemerintah pusat.
Sementara itu, menurut data Badan Penanggulangan Bencaa Daerah (BPBD ) Kutim, sejak Februari lalu hingga kini sempat terjadi sekitar 81 titik api . Namun semua masih bisa ditangani dengan baik.
“Sejak Bulan Februari, terjadi 81 titik api, namun masih bisa dikendalikan dan ditangani,” kata Kepala BPBD Kutim Silastin. (Fhany/ADV/*)
![]()
- Penulis: Redaksi Kaltim12


